Dang Merdu – Film bergenre horor, The Medium, merupakan kerja sama antara dua negara, yaitu Thailand dan Korea yang bercerita tentang peninggalan dukun di wilayah Isan, Thailand. Peninggalan tersebut kemudian menjadi cerita kehidupan beberapa anggota keluarga yang kerasukan dan kemudian menjadi jahat.

Film yang direkomendasikan oleh seorang sutradara ternama Indonesia, Joko Anwar melalui akun instagramnya memang sempat ramai dibicarakan. Nah, bagi kamu yang belum nonton film ini, berikut beberapa alasan yang perlu kamu tahu kenapa harus menonton The Medium.

  1. Banjir Berbagai Penghargaan

Film ini telah memenangkan berbagai penghargaan, diantaranya memenangkan Hadiah Utama di Edisi Hibrida Festival Film Fantasi BiFan dan memenangkan kategori Best feature Film di gelaran Bucheon International Fantastic Film Festival.

Juri pada festival tersebut menilai bahwa The Medium, “Mendominasi dan memainkan variasi pada semua formula eksorsisme dan mockumentary. Sangat menyakitkan untuk menyaksikan ketidakbahagiaan wanita dihancurkan oleh dosa dan kutukan yang tidak adil, dan pemandangan neraka yang bervariasi dan penuh warna yang berhembus kencang di babak kedua melampaui horor sinematik.”

Menurut Dewan Film Korea (KOFIC), The Medium juga sukses bertengger di peringkat pertama di box office Korea di hari penayangan, dengan pendapatan kotor sebesar USD $5,73 juta. Selain itu, film ini juga berada di posisi ke-2 di antara semua film Korea yang dirilis pada 2021, dengan mengumpulkan 129.917 penonton.

  1. Kerjasama Dua Sutradara Horror Ternama dari Korea Selatan dan Thailand

Bagi kamu pecinta film horor sejati, film ini merupakan kolaborasi Na Hong-Jin, seorang produser terkemuka Korea Selatan, yang dikenal atas film The Yellow Sea serta film thriller dan horor sukses, The Wailing, pada 2016.

Bersama dengan Banjong Pisanthanakun, sutradara Thailand, yang dikenal oleh hasil garapan hebatnya seperti Shutter pada 2004 dan dibuat ulang beberapa versi termasuk Hollywood, dan juga film Alone, dan Pee Mak yang telah menjadi salah satu film terlaris di Thailand.

Mereka berkolaborasi dan memproduksi film horror dokumenter yang menceritakan kisah nyata kehidupan sebuah daerah di Thailand yang konon masih mempercayai shamanisme.

Baca Juga: Sinopsis Film Terbaru The Matrix Resurecctions (2021)

  1. Lengkap dengan Adegan Kerasukan, Dukun, Darah, dan Eksorsisme

Terkait review film ini yang dikutip dari detikHot, film The Medium menyuguhkan pemandangan ritual pengusiran roh yang menggila. Kamu juga akan disuguhkan Di dalam film, adegan-adegan pengusiran roh dan kerasukan, dukun atau shaman, serta persembahan-persembahan yang diletakkan di rumah.

Menonton film ini, maka Kamu bakal diberikan pengalaman nonton film horor yang mencekam, dan siap menghanyutkan kamu ke dunia warga lokal di wilayah Isan, Thailand yang sungguh kelam, yang ada banyak tempat sembahyang di mana-mana dan masih percaya pada roh selama berabad-abad.

Adegan pengusiran roh dan kerasukan yang ditampilkan pun sangat mencekam dan membuat antisipasi penonton meningkat. Menambah ketegangan saat menantikan “apa” yang akan muncul selanjutnya.

  1. Plot Menuju Klimaksnya Yang “Slow Burn”

Film dengan durasi 131 menit ini berjalan perlahan, menghadirkan detail-detail penting yang tidak boleh terlewat hingga pada 50 menit terakhir alur mulai mencapai klimaksnya. Penonton akan dituntun masuk ke dalam kompleksitas ceritanya yang pada akhir film, semakin banyak adegan mengagetkan, menjijikan dan menegangkan secara bertubi-tubi.

Film horor ini memang direkomendasikan bagi kamu pecinta film horor sejati yang menyukai sensasi merasakan teror secara intens dari kursi bioskop. Yakin masih gak mau menonton The Medium?

Baca juga informasi Berita Film Terbaru Lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here