Mengapa Tiba-tiba Ban Motor Bisa Meledak
Mengapa Tiba-tiba Ban Motor Bisa Meledak

Dengan berbagai macam alasan kecelakaan di jalan raya banyak sekali terjadi, diantaranya disebabkan oleh ban yang meletus dengan cara tiba-tiba. Tak sedikit yang menjadi korbannya. Bahkan banyak yang meninggal akibat dari ban yang meledak tersebut.

Membuat orang bertanya-tanya dengan kejadian tersebut. Bagaimana tidak, kondisi awal ban motor tampak baik-baik saja hingga pada saat digunakan ban tersebut meletus hingga memakan korban jiwa. Bagaimana bisa? Mari kita simak penjelasannya, mengapa ban motor tiba-tiba bisa meledak.

Ban Yang Digunakan Tidak Tepat

Bukan hanya mesin yang menjadi perhatian utama sebelum berkendara ban juga menjadi point penting yang harus diperhatikan. Apabila penggerak dari kendaraan tersebut bermasalah, maka kita tidak akan bisa menjalankan motor. Banyak pengguna motor memilih ban yang akan digunakan sesuai keinginan bukan berdasarkan kebutuhan. Padahal keinginan tersebut belum tentu sesuai dengan kebutuhan seperti kondisi jalan yang setiap harinya akan dilalui.

Contohnya saja, setiap harinya jalan yang kita lalui adalah jalan berbatu dan ban yang digunakan bukanlah ban tubeless sehingga ban menjadi cepat kempes dan tak menutup kemungkinan jika tiba-tiba ban bisa meletus dengan tiba-tiba. Hal tersebut menjadi pelajaran agar tidak sembarangan memilih jenis ban, apabila hendak membeli ban sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan yang lebih berpengalaman.

Tekanan Udara Yang Berlebih

Biasanya pengendara motor mengisi udara pada ban lebih banyak dengan tujuan agar ban siap untuk melakukan aktifitasnya di segala medan. Tanpa disadari bahwa hal tersebut justru tidak disarankan. Seperti yang pernah terjadi, pengisian udara yang berlebih pada ban mengakibatkan ban tersebut meletus. Untuk itu saat melakukan pengisian udara pada ban sebaiknya diperkirakan, agar tidak terlalu keras dan sisakan sedikit ruang pada ban sehingga tidak menyebabkan letusan.

Ban Sudah Lewat Kadaluarsa

Perlu diketahui pula kalau ban juga memiliki masa kadaluarsa, dimana penanda kadaluarsa ban berada pada sisi luar roda dengan empat digit angka. Dimana dua digit angka di depan menandakan pada minggu keberapa ban diproduksi dan dua angka dibelakangnya menunjukkan tahun pembuatan ban tersebut. Sedangkan masa kadaluarsa ban itu adalah enam tahun setelah ban diproduksi.

Baca juga : Penyebab Mesin Mobil Overheat dan Cara Menanggulanginya

Akan ada resikonya jika bepergian menggunakan ban yang sudah kadaluarsa, salah satunya ban bisa meletus dengan tiba-tiba. Mengapa begitu? Hal tersebut dikarenakan karet dan kawat pada ban yang sudah kadaluarsa cenderung kering dan getas, sehingga ban akan menjadi sangat rentan pecah saat digunakan.

Ban Yang di Pakai Hasil Dari Produk Gagal

Beberapa hal yang menjadi alasan tak memperhatikannya ban yang akan digunakan adalah terburu-buru sehingga tak sempat memeriksanya. Sehingga tak dapat diketahui kalau ban tersebut merupakan hasil dari produk gagal. Entah itu keretakan atau bahkan berlubang, hal tersebutlah yang menjadi pemicu ban yang meledak dengan tiba-tiba.

Ban Tipis

Meski ban masih dapat digunakan untuk berkendara walau kondisinya sudah mulai menipis, tapi resikonya adalah nyawa yang menjadi ancamannya. Bagaimana tidak, ban yang sudah tidak layak digunakan masih saja dipakai alhasil ban bisa saja meledak sewaktu-waktu. Terlebih jika ban yang tipis dengan tekanan udara yang berlebih melintas dijalan berbatu.

Hal tersebut merupakan pemicu dari sebagian besar penyebab terjadinya ban meletus dengan tiba-tiba. Oleh karena itu kita harus lebih teliti lagi sebelum menggunakan ban yang akan digunakan untuk berkendara. Dan jangan lupa pula untuk rutin melakukan perawatan roda secara berkala, agar terhindar dari ledakan ban yang terjadi dengan tiba-tiba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here