Dampak Negatif Kecanduan Media Sosial
Dampak Negatif Kecanduan Media Sosial

Dang Merdu – Platform-platform media sosial saat ini adalah tujuan utama para pengguna smartphone dan internet. Dari media sosial kitab isa menemukan apa saja yang kita inginkan. Namun tahukah Anda bahwa dari keseringan menggunakan media sosial ini juga akan memberikan beberapa dampak buruk bagi kehidupan.

 

Efek yang dialami tak hanya memberi pengaruh buruk terhadap hubungan Anda dengan orang lain, tapi juga kesehatan fisik dan mental. Apa dampak dari kecanduan media sosial?

 

Beberapa dampak negatif yang mungkin diterima akibat penggunaan media secara berlebihan, antara lain:

 

Kesulitan berkonsentrasi

Sering berpikiran negatif

Pola makan menjadi tidak teratur

Kesulitan untuk menyelesaikan tugas

Penurunan prestasi sekolah atau kerja

Meningkatnya risiko kecemasan dan depresi

Hubungan dengan orang lain menjadi renggang

Takut tertinggal tren yang sedang berjalan (fear of missing out)

Berkurang atau hilangnya kemampuan untuk berempati dengan orang lain

Harga diri rendah karena merasa kehidupan orang lain lebih baik dari dirinya

Terganggunya pola istirahat, terlebih jika menggunakannya sebelum jam tidur

Penurunan aktivitas fisik karena lebih memilih menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, yang tentunya tidak baik bagi kesehatan secara keseluruhan

 

Lalu bagaimanasih cara untuk mengatasi kecanduan media sosial ?

Bagaimana cara mengatasi orang yang kecanduan media sosial? Cara mengatasi dampak negatif media sosial adalah dengan mengurangi atau membatasi penggunaannya  supaya tidak berlebihan. Beberapa tips untuk lepas dari kecanduan sosial media, di antaranya:

 

Menghapus aplikasi media sosial dari ponsel. Meskipun Anda masih bisa mengakses akun melalui komputer, penggunaannya jauh lebih dapat ditekan dibandingkan ketika aplikasinya terpasang di ponsel.

Mematikan notifikasi media sosial saat sedang sekolah, makan, bekerja, atau berkumpul bersama keluarga maupun sahabat. Untuk mematikannya, Anda tinggal masuk ke menu pengaturan masing-masing media sosial.

Membatasi penggunaan media sosial dengan menggunakan aplikasi khusus yang bisa memberitahu berapa lama Anda sudah menghabiskan waktu di sana.

Meletakkan ponsel, tablet, atau laptop jauh dari tempat tidur. Hal ini berguna agar Anda tidak mudah menjangkaunya pada waktu istirahat.

Mulailah hobi baru yang tidak berhubungan dengan media sosial. Misalnya berolahraga, membuat karya seni, atau mengikuti kelas memasak.

Luangkan waktu untuk lebih banyak bersosialisasi secara nyata dengan keluarga atau sahabat daripada hanya melalui media sosial.

Beberapa orang mungkin akan kesulitan untuk dapat melepaskan kebiasaan buruk yang sudah tertanam dalam diri mereka. Namun, dengan usaha keras dan demi kehidupan yang lebih baik, kecanduan yang dirasakan bisa hilang sendiri seiring berjalannya waktu.

 

Melakukan puasa media sosial

Menghentikan penggunaan medsos seratus persen memang bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, menjalani detoks media sosial dapat dilakukan secara bertahap selama tiga minggu. Lakukan langkah-langkah berikut ini.

 

  1. Minggu pertama: observasi

Anda bisa memulainya dengan membuat catatan mengenai kebiasan penggunaan medsos. Catat waktu dan tempat ketika Anda membuka aplikasi media sosial, serta durasi penggunaannya.

 

Catat juga alasan untuk menggunakan medsos tersebut, dan manfaat yang Anda dapatkan, secara emosional maupun relasional.Hal ini perlu dilakukan, untuk mencari alternatif dalam memenuhi kebutuhan emosional, yang selama ini terpenuhi melalui pemakaian media sosial.

 

Baca juga : Tanda-tanda Nasi Basi dan Stop untuk Dikonsumsi

 

  1. Minggu kedua: stop penggunaan media sosial

Memasuki minggu kedua, Anda dapat mulai menghapus semua aplikasi media sosial di telepon genggam. Cobalah menikmati hidup dengan menjalankan kegiatan-kegiatan lain yang menghibur. Misalnya, berkumpul dengan teman-teman, membaca buku, atau berolahraga.

 

  1. Minggu ketiga: evaluasi

Pada minggu ketiga, Anda dapat mengevaluasi kemajuan yang dicapai dari detoks media sosial. Apa yang pikiran serta tubuh Anda rasakan? Apakah terasa lebih tenang dan lebih bahagia? Apakah Anda merasakan adanya ketidaknyamanan, kebosanan atau kesepian?

 

Dengan berhenti menggunakan media sosial, Anda diharapkan lebih mempererat hubungan dengan orang-orang sekitar. Selain itu, langkah ini pun diharapkan bisa  membantu mengurangi gangguan kecemasan. Apakah Anda merasakan adanya ketidaknyamanan, kebosanan, atau kesepian?

 

Baca Berita Nasional Terbaru lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here