Ini Lho, Ciri Orang yang Suka Dihisap Nyamuk Darahnya !
Ini Lho, Ciri Orang yang Suka Dihisap Nyamuk Darahnya !

Dang Merdu – Ternyata memang benar, sejumlah fakta membuktikan bahwa nyamuk lebih cenderung mengincar orang-orang tertentu dengan sejumlah alasan. Terutama yang berhubungan dengan komponen dan aroma yang dikeluarkan dari tubuh seseorang.

 

Jika biasanya orang yang kerap dikerubuti nyamuk sering dibilang ‘belum mandi’, anggapan tersebut belum sepenuhnya benar. Berikut ciri-ciri orang yang lebih disukai nyamuk untuk dihisap darahnya. Siapa tahu kamu salah satu di antaranya.

 

  1. Orang yang ukuran badannya besar daripada yang lain. Bukan karena lebih banyak daging dan darahnya, tapi lebih banyak mengeluarkan karbon dioksida

 

 

Nyamuk mendeteksi keberadaan manusia lewat karbon dioksida yang dihembuskannya saat bernapas. Menariknya, nyamuk bisa mencium pelepasan karbon dioksida dalam jarak yang sangat jauh, yakni sekitar 160 kaki atau 50 meter melalui organ khusus yang disebut maxillary palp.

 

Semakin banyak kamu melepas karbon dioksida, maka akan semakin kuat pula selera nyamuk terhadapmu. Inilah sebabnya nyamuk lebih suka menggigit orang dewasa atau orang yang berukuran lebih besar, baik berat maupun tingginya karena mereka akan menghasilkan karbon dioksida lebih banyak ketimbang orang yang badannya lebih kecil.

 

  1. Pemilik golongan darah O ternyata lebih disukai nyamuk karena jenis protein dalam darahnya dianggap paling baik

 

 

Nyamuk (terutama betina) mengonsumsi darah karena membutuhkan serum protein yang terkandung di dalam darah untuk menghidupi telurnya. Setidaknya berdasarkan indera nyamuk, jenis protein terbaik dengan kadar terbanyak adalah yang terdapat dalam orang bergolongan darah O. Nyamuk mengindentifikasi keberadaan protein dalam darah ini melalui sinyal kimiawi yang dilepaskan oleh tubuh, terutama aroma tubuh.

 

Baca juga : Gaya Renang dan Teknik Dasarnya, Ayo Praktekkan Sekarang !

 

  1. Termasuk juga kamu yang baru saja selesai berolahraga

 

Setelah berolahraga, kamu cenderung menghasilkan lebih banyak karbon dioksida karena bernapas lebih sering dan lebih cepat. Selain itu, komponen lain dalam keringat yaitu asam laktat, juga mengundang nyamuk untuk datang. Kamu juga sangat dianjurkan untuk membersihkan diri usai berolahraga. Tapi ingat, tunggu suhu tubuh menurun dan keringatnya kering dulu, ya!

 

  1. Tinggal di daerah bersuhu panas lebih sering jadi incaran nyamuk dibandingkan tinggal di daerah bersuhu dingin

 

 

Pada dasarnya, nyamuk enggan tinggal di daerah bersuhu rendah. Karena alasan ini juga, nyamuk lebih tertarik pada mereka yang memancarkan suhu tubuh lebih tinggi karena aktivitas fisik atau kadar stres yang memuncak.

 

Kenaikan suhu ini akan memancarkan efek radiasi panas di sekitar tubuh. Mereka yang punya berat badan berlebih juga biasanya memiliki kecenderungan bersuhu tubuh lebih hangat sehingga juga lebih disukai nyamuk. Namun pada kondisi suhu sangat tinggi seperti demam, nyamuk justru enggan mendekat.

 

 

  1. Mereka dengan bakteri yang hidup dalam kulit memiliki kecenderungan untuk disukai nyamuk

 

 

Bakteri menghasilkan sejumlah senyawa kimia yang menghasilkan aroma tertentu pada tubuh. Aroma inilah yang mendorong nyamuk untuk lebih tertarik untuk menyerang. Sebuah riset tahun 2011 mengatakan bahwa pada beberapa kasus pertumbuhan bakteri tertentu pada kulit terutama pada pergelangan kaki, terbukti memicu ketertarikan nyamuk, sedang jenis bakteri lain justru menyebabkan nyamuk menjauh.

 

  1. Ternyata, nyamuk juga suka dengan warna-warna gelap!

 

Pernahkah kamu merasa penasaran, kenapa nyamuk gemar mengerubungi rambut? Alasan utamanya karena rambut berwarna gelap yang menarik mata nyamuk. Sehingga ruangan gelap juga cenderung disukai nyamuk, juga mereka yang mengenakan pakaian berwarna gelap, juga termasuk mereka dengan kulit yang berwarna lebih gelap, mungkin.

 

Baca Berita Nasional Terbaru Lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here