Jangan Sampai Hilang, Inilah Fungsi Penting Faktur Pembelian Mobil
Jangan Sampai Hilang, Inilah Fungsi Penting Faktur Pembelian Mobil

Berita Pekanbaru Terbaru – Setiap kali kita melakukan pembelian mobil tentu akan mendapatkan faktur pembelian. Perlu diketahui jika faktur tersebut harus anda simpan dengan baik, sebab pada faktur tersebut ternyata berisikan beberapa informasi penting yang berhubungan dengan kendaraan tersebut.

Akan tetapi tak sedikit orang yang menyadari fungsi sebenarnya dari faktur pembelian tersebut. Apa saja hal penting yang tersimpan pada faktur pembelian mobil yang harus anda ketahui. Terkait hal tersebut, mari simak ulasan berikut ini.

Kenali Fungsi Faktur Pembelian Mobil Anda

Faktur pembelian mobil merupakan sebuah dokumen yang berisikan beberapa informasi yang berhubungan dengan kendaraan anda. Informasi tersebut seperti nomor rangka, nomor mesin, nama pembeli serta harga yang dijual.

Baca juga : Justin Bieber di Blacklist Oleh Ferrari, Apa Sebabnya?

Jika anda membeli unit mobil baru, tentu pihak dari dealer akan memberikan faktur tersebut. Umumnya faktur akan dibuat menjadi empat rangkap.

Dua lembar diberikan kepada pembeli serta dua lembar berikutnya diberikan pada pihak Samsat.

Dari tiap-tiap lembar faktur tersebut tak dapat ditukar sebab dibuat berdasarkan peruntukannya. Sebagai contoh adalah faktur yang bertuliskan “Untuk Pembeli”

Faktur sendiri memang digunakan sebagai dokumen dalam pengurusan pembuatan STNK dan BPKB yang menjadi salah satu bukti  jika kendaraan tersebut memang punya anda.

Nyatanya, terdapat beberapa fungsi dari faktur yang memang dapat membantu dalam proses kepengurusan surat-surat di kantor Samsat, seperti :

  • Faktur menjadi bukti secara sah terkait kepemilikan kendaraan bermotor sebelum diterbitkannya BPKB dan STNK.
  • Faktur menjadi dasar dalam pembuatan BPKB dan STNK
  • Faktur menjadi bukti jika kendaraan bermotor yang dimiliki telah membayar pajak.
  • Faktur juga berguna sebagai dokumen dalam pengajuan mutasi luar daerah atau pindah alamat pada BPKB.

Meskipun keberadaan faktur kendaraan tersebut penting, akan tetapi saat BPKB dan STNK telah terbit, legitimasinya akan menjadi tak dapat digunakan saat berada di jalan. Sehingga, keberadaan faktur yang menjadi dokumen penting yang harus dibawa tak lagi berlaku dikarenakan BPKB dan STNK telah diterbitkan.

Meski begitu, faktur pembelian bukan berarti tak perlu disimpan. Data-data yang ada pada faktur masih penting.

Bagaimana Jika Membeli Mobil Bekas

Lalu, bagaimana terkait faktur tersebut jika membeli mobil bekas?

Berbeda dengan faktur pembelian untuk mobil bekas yang nyatanya tak begitu penting lagi. Mengapa demikian? Faktur tersebut tak lagi memiliki posisi yang begitu krusial.

Untuk mobil bekas sendiri telah dilengkapi dengan BPKB yang digunakan dalam proses pembalikan nama dari pemilik pertama ke pemilik yang baru. Untuk seluruh keterangan yang ada pada faktur juga telah tersedia di dalam BPKB.

Akan tetapi, berbeda pula jika melakukan pembelian mobil bekas dengan menggunakan skema kredit, maka faktur tersebut juga terbilang krusial. Biasanya perusahaan pembiayaan tak akan menyetujui permohonan terkait kredit mobil yang tak mempunyai faktur.

Perlu anda ketahui, jika fungsi faktur mobil nyatanya memanglah penting pada saat dalam proses menjualnya dengan sistem kredit, terlebih untuk si pembeli. Para pembeli bisa memastikan bagaimana sejarah terkait kendaraan tersebut.

Oleh karena itu, untuk menjaga proses jual beli kendaraan anda tetap aman terkait dokumennya, ada baiknya tetap menjaga faktur pembelian tersebut dengan baik-baik, begitupun dengan BPKB dan STNKnya agar dalam keadaan baik dan tidak hilang.

Untuk informasi seputar Berita Otomotif Terbaru lainnya pastikan hanya di laman Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here