Film Firestarter Yang Mengundang Banyak Aksi Kekuatan Super
Film Firestarter Yang Mengundang Banyak Aksi Kekuatan Super

Dang Merdu – Firestarter adalah remake dari film  berjudul sama yang tayang pada tahun 1984, yang dibintangi Drew  Barrymore sebagai bocah perempuanya. Aslinya, Firestarter adalah sebuah novel  karya penulis cerita horror populer Stephen King , yang dirilis pada tahun 1980.

 

Sinospis Firestarter  versi  terbarunya juga tidak jauh berbeda dengan film aslinya, yaitu perjalanan bocah perempuan dengan kekuatan pyrokinesis atau kemampuan  menciptakan dan mengendalikan api dengan pikiranya, dalam menggunakan  kelebihanya itu.

 

Cerita di awali saat sang bocah, yaitu Charlene atau Charlie Mcgee atau Ryan Kiera Armtrong yang masih sangat bayi. Tak lama kemudian, ,mainan di kotak tempat tidurnya terbakar, membuat sang ayah, Andy (Zac Efron) sangat panik.

 

Cerita lalu maju jauh, kini Charlie sudah berumur 11 tahun. Ia sudah tahu bahwa dirinya punya kekuatan pyrokinesis, dan ini akan muncul jika ia marah. Namun Charlie masih tidak tahu apa yang harus di lakukanya dengan kekuatan nya yang super itu.

 

Ibunya, Vicky atau Sydney Lemmon ingin agar Charlie belajar menggunakanya dan mengendalikanya dengan baik agar bisa digunakan dengan bijak serta tidak melukai siapapun atau orang lain. Namun ayahnya Charlie, Andy (Zac Efron) ingin Charlie diam saja agar memendamnya saja atau merahasikanya.

 

Baca juga : Film Downton Abbey dengan Rating 100%, Film klasik Bangsawan Yang Menggelitik

 

Namun saat pemerintah tahu keberadaan dan kekuatan Charlie, pihak pemerintah ingin mengeksplorasinya. Seorang  kaki  tangan bernama Rainbird atau Michael Greyeyes pun dikirim, dan Charlie harus melarikan diri agar tidak tertangkap.

 

Friestarter  punya banyak potensi untuk menjadi cerita yang lebih dari sekedar kisah horror thriller generic. Charlie yang menjadi korban perisakan di sekolah karena sikap anehnya, Charlie yang bingung dan takut dengan kekuatan super yang dimilikinya, bisa menjadi spot yang menarik jika di eksplorasi lebih jauh.

 

Cara ini juga bisa dipakai untuk menunjukkan Charlie sebagai sosok manusia biasa, membuat penonton bisa lebih berempati padanya. Karena bagaimana pun, ia masih kanak- kanak. Bagian- bagian ini sebenarnya sudah muncul pada awal film.

 

Tapi hanya ditampilkan sekilas saja, sutradara Keith Thomas dan penulis skenario Scott Teems lebih memilih untuk menampilkan ikatan hubungan ayah- anak antara Andy dan Charlie, tapi eksplorasinya juga masih sangat tanggung..

 

Misalnya saja, keinginan Andy agar Charlie memendam kekuatanya langsung hilang begitu saja tanpa  ada konflik yang berarti. Padahal penceritaan latar belakang  Andy dan Charlie saja, banyak durasi yang terbuang, dengan hasil yang juga tidak memuaskan. Ini  membuat ritme filmnya terasa bergerak cukup lambat.

 

Akibatnya, daya tarik Firestarter mayoritas hanya terlihat setiap ada adegan Charlie menggunakanya kekuatanya. Juga acting Ryan Kiera Armstrong yang sanggup menampilkan varian  ekspresi emosi Charlie. Perlu dicatat, usianya tidak beda jauh dengan Charlie, yaitu 12 tahun.

 

Singkat kata, Firestarter bukan film yang buruk. Sebagai film hiburan, ia cukup menarik. Hanya saja, taka da yang istimewa dari film ini.

 

Meski begitu, akhir film  ini mungkin saja jadi kode bahwa  filmnya akan dibuatkan sekuel, dan bisa saja terjadi, lanjutnya ceritanya adalah lebih menarik dari film ini.

 

Bahkan di film ini kalian bisa lihat aksi Andy  Mcgee ( Zac Efron) dan Vicky Tomlinson- Mcgee (Sydney Lemmon) ketika mereka mati-matian berusaha  melindungi putri mereka , Charlie ( Ryan Kiera Amstrong), dari agen pemerintah yang ingin memanfaatkan pirokinesisnya.

 

Sayangnya, kekuatan Vicky dalm film ini tidak ditunjukkan secara jelas seperti Andy atau Charlie.

 

Baca Sinopsis Film Hollywood lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here