Pelat Nomor Kendaraan Berwarna Putih Disertai Chip Akan Segera Berlaku
Pelat Nomor Kendaraan Berwarna Putih Disertai Chip Akan Segera Berlaku

Berita Pekanbaru  – Langkah baru yang sedang dipersiapkan oleh Korlantas Polri dengan tujuan memperkuat bidang registrasi serta identifikasi untuk kendaraan bermotor. Direncanakan untuk tahun 2022 akan dilakukan pergantian warna dasar pada plat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dari yang warnanya hitam diubah menjadi warna putih.

Untuk perubahan warna plat nomor kendaraan yang tercantum dalam peraturan polisi (perpol) Nomor 7 Tahun 2021 perihal Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang juga ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Perubahan warna pada pelat kendaraan dengan tujuan untuk dapat memaksimalkan program ETLE (Electronik Traffic Law Enforcement) tilang elektronik.

Seperti yang dikatakan oleh pihak kepolisian jika teknologi ETLE terdapat sedikit kesulitan saat mengidentifikasi pelat nomor hitam dengan warna huruf dan angka berwarna putih. Dengan penggunaan pelat dengan warna dasar putih dan teks berwarna hitam akan meminimalisir kesalahan saat mengidentifikasi melalui kamera ETLE.

Baca Juga : Rem Mobil Blong, Apa Yang Harus Dilakukan

Dikutip dari Polda Metro Jaya News (PMJNews), Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus berkata jika kedepannya pelat nomor baru dengan warna dasar putih juga akan dipasangi chip yang berlaku untuk sepeda motor dan juga mobil.

Dikarenakan kedepannya nanti semua itu akan berbasis elektronik, hal tersebut untuk mendorong ETLE. Di dalam plat nomor kendaraan tersebut akan disematkan chip yang akan tertera data-data si pemilik kendaraan. Jika data tersebut tak sesuai, tentunya akan ditindak lanjuti atau dikenakan sanksi tilang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk saat ini, implementasi tersebut masih dalam proses persiapan. Jika sudah tuntas barulah masuk ke tahap sosialisai yang kemudian akan diterapkan di lapangan. Meskipun prosesnya masih panjang karena banyak yang harus dipersiapkan baik itu aturan atau pun data. Meski begitu, kedepannya akan mengarah pada basis teknologi.

Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri Kombel Pol M. Taslim Chairuddin menjelaskan untuk penggantian warna pelat seperti yang disebutkan diatas akan dilaksanakan secara bertahap, apabila sesuai dengan target akan berlaku pada pertengahan tahun 2022.

Sedangkan untuk pengaplikasian chipnya tak bersamaan dengan penggunaan TNKB warna yang baru. Yang mana chip tersebut merupakan sistem Radio Frequency Identification yang dikenal dengan RFID.

Ketahui 4 Jenis Warna Baru TNKB

Berdasarkan pada pasal 45 Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 yang menjelaskan adanya 4 jenis pelat nomor dengan warna yang baru yaitu putih, kuning, merah dan juga hijau.

Pelat Nomor Kendaraan Berwarna Putih Disertai Chip Akan Segera Berlaku
Pelat Nomor Kendaraan Berwarna Putih Disertai Chip Akan Segera Berlaku

Pelat dengan warna putih serta tulisan yang berwarna hitam yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor perorangan, perwakilan negara asing  badan hukum dan Badan Internasional.

Pelat dengan warna kuning dengan tulisan berwarna hitam yang ditunjukan bagi kendaraan umum atau yang sejenis dengan transportasi umum.

Sedangkan untuk pelat kendaraan dengan warna merah disertai dengan tulisan berwarna putih yang diperuntukan pada kendaraan dinas atau juga kendaraan instansi pemerintahan.

Dan pelat dengan warna hijau disertai dengan tulisan berwarna hitam diperuntukan oleh kendaraan bermotor pada kawasan perdagangan bebas yang memang mendapatkan fasilitas.

Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 menjelaskan perihal Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang mana telah menggantikan payung hukum lama. Pihak kepolisian sebelumnya menggunakan Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2012 terkait tentang Registrasi Kendaraan dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Tak Ada Perubahan Terkait Biaya

Dalam hal penerapannya nanti, untuk penggunaan pelat nomor kendaraan dengan warna putih tersebut akan dimulai pada kendaraan baru yang kemudian diterapkan pada kendaraan lama secara bertahap ketika melakukan perpanjangan STNK.

Jangan khawatir terkait biaya tambahan, polisi pun telah memastikan untuk tidak adanya pemungutan biaya tambahan untuk penggantian pelat baru tersbut.

Pemilik kendaraan hanya akan dikenakan biaya seperti biasanya pada saat melakukan perpanjangan pajak 5 tahunan. Untuk biaya penerbitan STNK yang dibayarkan yaitu Rp. 100 ribu untuk kendaraan berjenis roda dua dan juga roda tiga, dan Rp. 200 ribu untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Perlu diketahui jika biaya tersebut tak termasuk dengan tarif pajak progresif dan juga tarif SWDKLLJ (sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Jangan lewatkan pula Berita Otomotif Terbaru  lainnya hanya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here