Berita Pekanbaru Terkini – Suasana haru tampak terlihat saat rangkaian prosesi penyambutan kedatangan Kapolda Riau yang baru, serta bersamaan denga itu pelepasan pejabat lama yang ada di Mapolda Riau, dan Irjen Pol Muhammad Iqbal yang resmi menjadi pimpinan Polisi se-Riau, langsung memeluk ibunya.

Momen ini terlihat, setelah adanya penyerahan Pataka dan tongkat komando dari Irjen Agung ke Irjen Iqbal.

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat ini, sudah beberapa kali menyatakan, jabatan yang ia emban selama ini tak lepas dari doa ibundanya.

“Alhamdulillah. Hari ini hadir juga seorang pahlawan yang sangat berharga bagi saya, yakni ibu saya yang sangat saya sayangi. Hari ini hadir dan duduk ditenda,” ujar Irjen Iqbal.

Iqbal juga melanjutkan, jabatan yang sudah diembannya saat ini, mungkin atas doa ibu saat 5 tahun berdinas di Polda Riau, yakni pada tahun 2000 hingga tahun 2005.

“Mungkin di antara lima tahun itu, ibu kandung saya mendoakan ingin melihat anaknya memegang tongkat. Ingin melihat anaknya jadi Kapolda,” tutur Iqbal, sambil memandang ibunya.

“Alhamdulillah. Ridho Allah yaitu ridho walidai. Terima kasih mama yang sudah selalu mendoakan saya. Terima kasih istri saya, mertua dan adek-adek saya dan lainnya,” lanjut Kapolda.

Saat ia menjalankan tugasnya, Irjen Pol Mohammad Iqbal meminta dan berharap dukungan kepada masyarakat agar dirinya bisa selalu mendedikasikan diri dalam membangun Provinsi Riau.

“Dengan kerendahan hati, saya juga memohon support dari seluruh elemen masyarakat yang ada di Bumi Lancang Kuning agar bisa menerima dirinya. Kerjasama dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan jurnalis, khususnya dari keluarga besar Polda Riau sangat diharapkan agar tercipta kondusif di masyarakat,” pintanya.

Kapolda juga meminta, tolong terima dirinya agar menjadi bagian tim yang besar ini, yakni tim yang mendedikasikan diri kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau demi terwujudnya pembangunan di segala bidang di Riau.

Bertugas di Riau, lanjut Iqbal, serasa dirinya bernostalgia di Bumi Melayu. Karena pertama kali bertugas datang dengan pangkat AKP di tahun 2000 silam.

“Sudah 16 tahun tahun sejak saat itu, sekarang berkat doa ibu, saya kembali ke Riau menjadi Kapolda,” ujar Iqbal.

Dengan jabatannya saat ini, Irjen Iqbal, berharap dukungan dari teman-temannya saat pertama bertugas di Riau. Agar niatnya bekerja segenap hati untuk kepentingan masyarakat dapat dicapai.

Baca juga: YLBHR Kecewa Kinerja Dari Polda Riau Atas 2 Laporan Limbah Pabrik Kelapa Sawit

“Tolong support saya dengan segenap keikhlasan. Khususnya teman-teman yang dulunya satu tim sama saya Berikan semuanya ke saya karena saya sadar selaku Kapolda tidak bisa maksimal melaksanakan tupoksi mengemban amanah sendiri tanpa didukung seluruh elemen masyarakat. Doa dan restu itu yang saya harapkan beserta keluarga,” pinta Irjen Iqbal dengan sungguh-sungguh.

Mengakhiri masa tugasnya di Riau, Kapolda lama Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi menyampaikan terimakasih kepada semua elemen masyarakat Riau, yang telah mendukung tugasnya.

Asisten Operasi Kapolri (Asopri) ini mengakui, suatu kehormatan bagi dirinya bisa bertugas di Provinsi Riau.

“Terimakasih atas dukungan luar biasa masyarakat Riau, tokoh adat, tokoh agama dan elemen masyarakat Riau lainnya. Saya harap, dukungan itu juga diberikan kepada Kapolda yang baru,” harap Agung.

Dia menyadari, masa 2 tahun 3 bulan bertugas di Provinsi Riau, terasa singkat. Karena masih banyak hal yang ingin dicapai demi kemajuan Provinsi Riau.

“Terima kasih atas penangaman karhutla, penangaman Covid-19. Terima kasih atas dukungan semua. Banyak hal dan apa yang ingin kita capai. Ini tidak lepas dari sinergi dan kerjasama atas dukungan kepada kami. Saya berharap dimasa kepemimpinan Kapolda baru, yang belum dicapai dapat diraih,” tutur Irjen Agung.

Agung juga memohon maaf, apabila semasa bertugas ada hal yang tidak berkenan. Karena dirinya hanya manusia biasa.

“Mohon maaf, bila ada hal yang membuat bapak ibu tidak berkenan di hati dan pikiran. Saya izin bertugas sebagai Asops Kapolri,” katanya.

Agung juga berpesan, agar kita tidak terjebak dalam kesuksesan kecil untuk mencapai kesuksesan besar.

“Sekali lagi saya mohon diri. Terimakasih,” pungkasnya.

Simak juga berita lainnya, seputar topik artikel daerah Pekanbaru Riau di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here