Apakah kamu penghobi fotografi?Tau gak sih bahwa foto hasil jepretanmu bisa jadi cuan?
Caranya hanya dengan menjual foto-foto kamu secara online ke situs stok foto, parktis
bukan!

Banyak situs di internet penyedia stok foto, yang dapat kamu jadikan tempat untuk menjual hasil hobi menjepretmu. Kamu gak perlu repot untuk mempromosikan jualan fotomu karena di Shutter stocktersebut udah ada tim marketing yang membantu mempromosikan hasil karya fotomu. Karya fotomu dapat dibeli oleh siapapun dan dimana pun mereka berada sesuai kebutuhan, seperti Blog, majalah, brosur, web, iklan dll.

So, buat deh sebanyak mungkin jepretanmu dan upload semua foto-fotomu. Gimana cukup mudah kan!? Ayo simak terus artikel ini.

Banyak banget platform di internet yang bisa kamu jadikan sebagai tempat menjual fotomu Kamu gak perlu bingung mau milih yang mana satu yang terpercaya untuk berjualan foto online.

Platform tersebut telah di sortir oleh kami pada artikel ini buat kamu penghobi fotografi yang ingin menghasilkan uang dari hobi fotomu.

  1. Shutterstock

Hampir semua orang tahu dengan platform besar yang satu ini. Disini karya foto kamu dapat terhubung dengan para buyyer diseluruh belahan dunia. So, sangat luas jangkauan pasarnya.
Ini menjadikan Shutterstock sebagai tempat jualan foto online terbesar, nilai transaksi
platform ini bisa mencapai 1 miliar dolar lebih dalam 15 tahun terakhir ini, Wow,,gede gak sih!

Dan yang menariknya lagi, di Indonesia tercatat di platform ini jual belinya meningkat 49% tiap tahunnya. Para seller disebut sebagai kontributor, alasan platform ini banyak diminati karena adanya ada fasilitas yang didukung oleh komunitasnya diseluruh dunia berupa tips, dan ini sangat membatu bagi para kontributornya.

Bukan hanya itu aja di platform raksasa ini ada seperti dashboard yang dapat dibuka lewat applikasi di smartphone ataupun browser. Fitur pada dashboardnya bisa dibilang termasuk sangat lengkap. Mulai dari halaman untuk tampilan portfolio, upload foto, content status, mencari keyword untuk tiap konten, status tracker, catalog manager yang membantu susunan kategori foto yang memudahkan para buyyer melihat hasil karya kontributor, hingga melihat besarnya pendapatan dari semua foto yang kamu jual.

Trus gimana cara perhitungan royaltinya? Perhitungan ini biasanya tergantung dari level
konten kamu. Semakain banyak konten atau foto kamu yang di-download oleh buyyer maka akan berpengaruh pada perhitungan persentase pendapatan yang akan kamu dapatin.

Perhitungan pendapatan untuk level penjualan foto dan vektor memiliki nilai yang sama dari level 1 – level 6 sekitar 15% – 40%, Sedangkan nilai perhitungan pada konten video sedikit berbeda.

Baca juga :  Ini nih 7 Tips buat kamu yang masih Newbie di Fotografi

Keunggulan di Shutterstock :

  • Jangkuan pembelian yang luas dari berbagai negara;
  • Aktivitas jual-beli stok foto dan vektor platform ini terbesar di Indonesia;
  • Memberikan royalti yang besar bagi para kontributornya sejalan banyaknya download/lisensi;

Dashboard kontributor yang mudah diakses lewat applikasi maupun website.

2. Dreamstime

Platform ini sudah ada cukup lama ada yang berdiri sejak tahun 2000. Penggunanya juga
sampai tembus di angka 3-4 juta degan 7000 jumlah kontributor.
Dengan besarnya komunitas Dreamstime, memberikan aturan kepada para kontributornya dalam meng-upload konten.

Seperti foto tidak boleh plagiat, memiliki deskripsi yang relevan, serta bukan merupakan konten yang berbahaya, dll. Pembagian hasil untuk kontributor bervariasi bergantung pada konten yang kamu upload dan level kamu yang (ditentukan dari banyaknya download).

Keunggulan dari platform ini :

  • Konten yang di-upload bisa lebih bervariasi;
  • Pembagian Royalti yang bertambah;
  • Kualitas konten dijaga dengan berbagai kriteria wajib.

3. Adobe Stock
Di dunia desain grafis, multimedia dan visual lainnya nama adobe sudah sangat tidak asing
lagi bukan?

Nama platform ini awalnya ialah fotolia dan terintegrasi dengan bermacam produk Adobe.
Seperti Photoshop, Illustrator, InDesign, Lightroom, dan aplikasi dari Adobe lainya.
Dengan demikian, kamu bisa dengan mudah mengupload foto dari applikasi Adobe lightroom.

Sedangkan bagi buyer atau konsumen bisa juga lansung mengedit fotonya dari lisensikan
berbagai aplikasi Adobe tersebut.

Tentunya konsumen senang banget dengan hal praktis bukan? Makanya peluang penjualan foto kamu di platform ini juga bakal meningkat.

Gimana, kamu siap membuat hobi fotomu jadi cuan?
Jangan kamu sia-siakan bakat serta keterampilan menjepret foto yang kamu miliki. Hobi fotografi kamu bisa menjadi cuan buatmu asalkan konsisten memasarkan dengan benar.
Seperti menjual ke berbagai platform seperti diatas sebagai wadah untuk jual foto online.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here