Dangmerdu – Kota Pekanbaru menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Walikota Pekanbaru Firdaus menerima penghargaan dalam kategori Walikota sangat inovatif.

Pemberian penghargaan digelar di Kantor Kemendagri di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Penghargaan IGA 2021 kali ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, para pejabat dibawahnya dan juga oleh para pemenang penghargaan dari provinsi beserta kabupaten/kota.

Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus, Sekretaris Daerah Muhammad Jamil, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Azwan dan juga Camat Rumbai Vemi Herliza. Piala dan sertifikat diserahkan langsung secara simbolik oleh Menteri Dalam Negeri.

“Kota Pekanbaru memperoleh nilai Indeks Inovasi Daerah tahun ini yaitu sebesar 60,14. Artinya, Pekanbaru masuk kedalam kategori Kota Sangat Inovatif,” ujar Kepala BPP Pekanbaru Azwan yang menggawangi ajang kegiatan ini.

Penghargaan ini disiarkan secara langsung melalui zoom dan YouTube Kemendagri dan berlangsung Rabu (29/12) mulai pukul 08.30 WIB. Walikota Pekanbaru menerima penghargaan sebagai Kota Sangat Inovatif.

Baca juga: Penipuan melalui WhatsApp dapat merampok data pribadi dan keuangan Anda

“Penghargaan akan diserahkan di Kantor Kemendagri hari ini. Pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan pemerintah kabupaten lainnya juga mendapat penghargaan,” ujarnya.

Daerah yang menerima penghargaan IGA 2021 serta daerah penerima penghargaan kategori sangat inovatif dibagi menjadi beberapa bagian. Untuk kategori provinsi, penerima IGA 2021 antara lain, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Jambi, dan Banten.

Kategori kabupaten yaitu Banyuwangi, Wonogiri, Bogor, Tabalong, Tegal, Indragiri Hilir, Muara Enim, Sungai Selatan, Tanggamus, Bojonegoro, Lampung Barat, Musi Rawas, Malang, Aceh Jaya, Sumedang, Situbondo, Pangkajene dan Kepulauan.

Kategori kota ialah, Surabaya, Singkawang, Padang Panjang, Tangerang, Cihami, Yogyakarta, Makassar, Mojokerto, Probolinggo, Pariaman, Bandung, dan Pekanbaru.

Kategori daerah perbatasan adalah Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Bintan, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kategori daerah tertinggal antara lain, Kabupaten Sumba Timur,  Kabupaten Belu, dan Kabupaten Nabire. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here