Dangmerdu Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, saat ini kembali ramai dikunjungi untuk pengurusan perizinan dan non perizinan dengan diberlakukannya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru Bapak F Rudi Misdian menyampaikankan, saat ini kunjungan ke MPP sudah ada 800 orang dalam satu hari.

“Jadi dalam kunjungan ke MPP, saat ini sudah ada rata-rata sudah lebih dari 800 orang per hari,” ungkapnya, pada Jumat (3/12).

Disampaikan juga oleh Rudi, tingkat dari kunjungan ke MPP ini selama penerapan PPKM level 1 sangat meningkat yakni 50 persen, ini jika kita dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada saat PPKM level IV dan level III yang lalu.

“Saat level IV dan III, itu rata-rata hanya 300 sampai 400 orang per hari. Karena memang kunjungan itu dibatasi, sebagai antisipasi dari sebaran wabah covid. Alhamdulillah, sekarang kunjungan ini sudah mulai meningkat dari sebelumnya,” ucap dia.

Baca juga: Sudah 100 Pedagang Agus Salim Yang Mendaftar Untuk di Relokasi

Meskipun sebaran dari wabah covid yang ada di Kota Pekanbaru saat ini terus berkurang semenjak satu bulan ini, terang Rudi, namun pengunjung dari MPP selalu diwajibkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Kemudian, kita juga akan selalu menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi setiap pengunjung. Sebelum masuk ke gedung MPP, pengunjung harus scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi terlebih dulu di pintu masuk,” ujarnya.

“Alhamdulillah, sekarang ini penerapan dari aplikasi PeduliLindungi tidak mengalami kendala. Karena setiap pengunjung yang kurang paham ataupun tidak bisa melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi, mereka bisa juga meminta bantuan kepada petugas yang berjaga dilokasi MPP,” tutup Rudi.

Penerapan dari aplikasi PeduliLindungi merupakan arahan langsung berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 21 Tahun 2021 yakni tentang Penguatan Protokol Kesehatan Dalam Tata cara Kelola Instansi Pemerintah saat di Masa Pandemi Covid-19 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here