Kenali Penyebab Rem Mobil Overhead Dan Cara Pencegahannya
Kenali Penyebab Rem Mobil Overhead Dan Cara Pencegahannya

Melakukan perjalanan baik dengan keluarga ataupun dengan sahabat tentunya merupakan hal yang menyenangkan. Terlebih jika melakukan perjalanan hingga menyusuri daerah pegunungan yang menyuguhkan pemandangan yang indah dipandang mata. Tetapi, dibalik keindahan tersebut terdapat potensi yang dapat menyebabkan bahaya seperti jalanan yang menanjak juga menurun. Dalam kondisi seperti itu tentunya masalah yang kerap timbul adalah rem yang overhead.

Seperti pada kampas rem dikarenakan penggunaannya yang terlalu berat yang melakukan gesekan saat menuruni pegunungan yang tak mampu menahan putaran dari tromol rem ataupun cakram. Penyebab rem blong dikarenakan kampas rem yang overhead, yang mengakibatkan laju mobil tak dapat dikurangi dan akhirnya kecelakaan pun tak lagi dapat dihindari dikarenakan tak terkendalikannya mobil terebut.

Penyebab Rem Overheat

Pergesekan yang terjadi pada kampas rem dengan bidang kontak rem seperti halnya tromol maupun cakram yang akan menyebabkan sistem pada rem menjadi panas. Rem akan menjadi blong, apabila panas yang dihasilkan tersebut hingga melebihi batas maksimalnya dari brake fluid dan kampas rem.

Baca juga : Kawasaki Versys 650 2022 Hadir Dengan Peningkatan Yang Signifikan

Kemudian apa sebabnya? Bukan suatu hal yang tiba-tiba saja terjadi, rem overhead dapat disebabkan karena prilaku yang hanya menggunakan rem utama saat berada dijalan menurun untuk mengurangi laju dari kendaraan. Semua bahan pada kampas rem tentunya mempunyai kurva koefisien geseknya. Apabila titik puncak dari kurva gesek tersebut terlampaui, rem akan otomatis menjadi blong yang disebabkan hilangnya daya cengkram pada kampas ke bidang kontak rem.

Ada banyak cara yang dapat dimanfaatkan, salah satunya adalah dengan cara memanfaatkan efek dari engine brake dengan menurunkan rasio dari gigi transmisi. Walau tetap ada saja pada bagian lainya pada sistem rem yang masih terdampak panas yang berlebih atau dikatakan pula over head adalah minyak rem. Terdapatnya udara di sirkulasi minyak rem yang dapat menyebabkan terjadinya oksidasi sehingga menimbulkan uap air saat panas terjadinya penguapan akibatnya tekanan pada minyak rem jadi menurun yang menjadikan rem gagal dalam pengoperasiannya.

Penyebab yang lain bisa dikarenakan kualitas minyak rem yang kurang baik sehingga berpengaruh terhadap suhu ataupun kadaluarsanya, terdapat endapan lumpur pada sistem rem, terdapatnya karat pada bagian rem yang terbuat dari besi yang merusak senyawa kimia yang ada pada minyak rem, selang yang getas karena terbuat dari bahan karet pun bisa menjadikan penyebab sehingga ta fleksibel lagi kemudian pecah ketika menerima tekanan yang berat.

Terdapatnya kandungan air yang ada di dalam brake fluid bisa disebabkan dari sifat higroskopsis atau yang dikenal dengan kemampuannya dalam melakukan serap air dari udara, seperti kita ketahui jika kelembaban udara di Indonesia sangatlah tinggi. Jadi wajar jika melakukan penggantian brake fluid setiap 20.000 km atau sekurangnya sekali dalam setahun, agar titik didih dari brake fluit terjaga dan tak terlewati pula.

Solusi Pencegahan Rem Overheat

Terdapat beberapa cara pencegahan agar rem tak menjadi terlalu panas.

Yang pertama, janganlah menginjak rem terlalu sering atau injak ketika memang benar-benar dibutuhkan, dan jangan terlalu memaksa dan mengandalkan rem utama pada saat melintasi jalan yang menurun. Disarankan untuk memanfaatkan engine brake dengan cara mengurangi gigi pada transmisi.

Tak hanya itu saja, rem tak akan dapat bekerja dengan maksimal apabila sedang turun hujan atau pun ketika jalanan sedang basah. Usahakan untuk mengurangi kecepatan mobil saat melintasi jalan yang basah, minimal sempatkan waktu 3 jam sekali untuk beristirahat agar sistem dari rem mendapatkan waktu untuk melepaskan panasnya.

Pencegahan lainnya agar tidak terjadi overhead dengan melakukan service secara rutin di bengkel resmi, dimana pengecekan secara menyeluruh akan dilakukan pada sistem pengeraman mobil, baik dari minyak rem hingga ke pada komponen yang lainnya yang berada pada bagian kolong mobil yang sering tak terlihat oleh pemilik dari kendaraan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here