Dangmerdu – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, akan mengikuti arahan kebijakan Pemerintah Pusat dalam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 secara serentak yang sudah dijadwalkan mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

“PPKM level 3 serentak ini nantinya bertujuan membatasi dalam mobilitas warga guna mengantisipasi dari sebaran wabah covid-19 selama libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (nataru),” disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pekanbaru Bapak Drs. H. Syoffaizal, M.Si, pada Rabu (24/11).

Berdasarkan dari kebijakan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, disebutkannya, terdapat sejumlah dari pembatasan yang akan dilakukan selama PPKM level 3 nanti, di antaranya:

Yang pertama, melarang adanya pesta kembang api, pawai, arak-arakan dan juga kegiatan yang dapat berpotensi menimbulkan banyak kerumunan.

Kedua, dilarang untuk pulang kampung dan ketiga tidak diperbolehkannya bepergian selama libur Natal dan tahun baru.

Baca juga: Saat ini Penataan PKL Yang Ada di Tiap Kecamatan Akan Terus Digesa

Kemudian yang keempat, semua fasilitas umum termasuk juga alun-alun dan lapangan akan ditutup.

Kelima, pelaku dari perjalanan yang menggunakan transportasi umum minimal sudah menjalani vaksinasi dosis tahap pertama.

Keenam, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dan karyawan swasta akan dilarang cuti dan memanfaatkan libur Natal dan juga tahun baru.

Ketujuh, kegiatan-kegiatan ibadah dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Kedelapan, bioskop akan dibuka dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.

Kesembilan, kafe, tempat makan dan restoran dibuka dengan ketentuan pengunjung yang hanya diperbolehkan 50 persen dari kapasitas yang ada.

Terakhir atau yang kesepuluh, pusat perbelanjaan dan mall akan dibuka dengan syarat maksimal kapasitas pengunjung hanya 50 persen serta mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan tutup pukul 21.00 WIB.

“Selama dari penerapan PPKM level 3 secara serentak ini nanti, kita akan menghimbau semua pihak wajib mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Mari sama-sama kita jaga dan laksanakan protokol kesehatan ini secara ketat,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here