Review dan Sinopsis Film 27 Steps of May

DANG MERDU – 27 Steps of May merupakan sebuah film Indonesia yang memiliki tema berbeda. Film ini mengangkat luka serta trauma yang dialami oleh seorang korban pemerkosaan. Film ini sudah bisa Anda saksikan di Netflix mulai 1 Oktober 2021. Drama yang digarap oleh sutradara Ravi Bharwani ini berhasil memperoleh nominasi pada ajang Festival Film Indonesia 2019 dan juga Festival Film Tempo 2018.

Film ini memberikan pesan inti yang dikemas secara apik untuk disampaikan kepada masyarakat melalui beragam tampilan simbol pada setiap alur serta plot film. Salah satu keunggulan film ini adalah adanya tokoh yang tampil dari sisi audio visual yang bertujuan untuk efektivitas penyampaian pesan kepada audiens.

Disamping itu, variasi dalam alur film ini juga akan mengantarkan para penonton untuk ikut merasakan baik secara emosi sampai psikologis. Selain sebagai media hiburan, film ini memang menjadi media persuasif yang menjadi bagian dari edukasi. Film ini menjadi perwakilan pikiran dari pembuat film menjadi sebuah karya menarik. Film yang terinspirasi dari kisah nyata ini memang bisa saja terjadi di lingkungan terdekat atau sekitar. Hal tersebutlah yang kemudian menjadi dasar terbentuknya pesan moral dalam film untuk para penonton. Yuk simak sinopsisnya berikut ini:

Film 27 Steps of May merupakan kategori film yang dominan secara visual. Film ini mengisahkan cerita tentang May (yang di perankan oleh Raihanun) sebagai korban pelecehan seksual. Ia mendapat perlakuan yang tidak pantas adari dari sekelompok orang yang menyebabkannya mengalami trauma psikologis berkepanjangan.

Trauma yang dialami oleh May disampaikan dengan beragam bentuk komunikasi non verbal, seperti: menarik diri dari kehidupan sosial, menghindari situasi yang mengingatkannya akan tragedi kelamnya di masa lalu dan menyendiri di kamar. Akibat trauma mendalam yang ia alami, May sepenuhnya menarik diri dari kehidupan. Ia kemudian menjalani hidupnya tanpa koneksi, emosi, maupun kata-kata. May hidup seperti ini selama kurang lebih 8 tahun.

Baca Juga: Review dan Sinopsis Film Perempuan Tanah Jahanam

Visualisasi dari kondisi kehidupan May dikisahkan secara rinci melalui kegiatan berulang yang dilakukan seperti tatapan kosong ke satu arah, menghitung boneka dan bahkan ia menenangkan pikiran dengan cara meloncat. Gangguan yang dialami pasca kejadian tersebut diceritakan dalam beberapa adegan. Hal tersebut dibuat untuk menekankan kepada penonton bagaimana dampak traumatik yang akan dialami oleh korban perkosanaan ataupun pelecehan sexsual.

Disamping itu, setting yang digunakan juga sangat mendukung kondisi psikologis korban, yakni tempat / ruang kosong dengan sangat sedikit warna yang ditonjolkan.

May kemudian bertemu dengan seorang pesulap yang di perankan oleh Ario Bayu. Scene dalam tahap upaya memperbaiki gangguan tersebut dimulai dari sini. Sang pesulap melalui celah kecil di dinding kamarny, mencoba untukmembangkitkan rasa penasaran May dan juga emosinya.

Meskipun pada awalnya timbul ketakutan pada diri May, tapi lama Рkelamaan May terbiasa untuk melihat pesulap tersebut. Hal ini ditunjukan dengan gesture tubuh May dalam film ini yang menunjukan ketidaknyamanan, namun pada akhirnya bersedia untuk membuka diri. Ia juga mulai menceritakan kronologi kejadian pemerkosaan  yang telah ia alami di masa lalunya.

Apakah dengan bantuan pesulap tersebut May berani untuk keluar dari trauma masa lalunya tersebut?  Bisakah ia membebaskan diri dari masa lalu kelamnya? Anda bisa menyaksikan kisah selengkapnya dalam film 27 Steps of May di Netflix mulai 1 Oktober 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here