Dangmerdu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini akan segera menertibkan 120 lebih tiang dan objek reklame yang ilegal. Dan ratusan tiang reklame ilegal ini akan segera dilelang.

Tim itu juga diketuai oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Bapak Zulhelmi Arifin. Ia juga menyebutkan, soal reklame ini ada dalam empat kategori, kategori yang pertama dia bayar pajak dan punya izin (tiang), kedua yang tidak bayar pajak tapi sudah punya izin, ketiga dia membayar pajak tapi tidak mempunyai izin, dan yang keempat tidak bayar pajak dan juga tidak punya izin.

Lanjutnya, kategori keempat lah yang akan ditertibkan. Walikota saat ini sudah tandatangani surat keputusan atau SK. Yang menurutnya, tim sudah cek langsung. Tim ini, selain Bapenda ada juga DPMPTSP, Satpol PP, ada BPKAD.

Ratusan tiang itu saat ini berada di Jalan Sudirman, Jalan Riau, Nangka atau Jalan Tuanku Tambusai, Harapan Raya, Soekarno Hatta terakhir di Arifin Achmad.

Saat ini, sedang kami lakukan penilaian untuk mengetahui jumlah angkanya, lantaran akan seger dilakukan pelelangan melalui KPKNL. Jadi berapa total jumlahnya tiang itu akan dilelangkan langsung nanti oleh KPKNL.

Baca juga: DLHK Kota Pekanbaru Akan Dorong Semua Operator Optimalkan Dalam Pengangkutan Sampah

Berdasar pada perda nomor 4 tahun 2018 tentang perubahan atas Perda nomor 04 tahun 2011 yaitu tentang reklame. Pada pasal 24 ayat 1 dijelaskan langsung oleh Walikota dan atau pejabat lain yang ditunjuk oleh pihak berwenang yang melakukan penempelan dan pemberitahuan terhadap subjek pajak yang belum melakukan kewajiban perpajakan, penertiban sewaktu-waktu, membongkar atau menurunkan pada objek reklame, menghentikan dalam pemasangan reklame yang sedang berlangsung.

Apabila, jika tidak membayar pajak reklame sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku, tidak memiliki izin dan dari Walikota atau pejabat yang sudah ditunjuk serta bertentangan dalam kepentingan umum. Pada ayat 2, hasil penertiban ini dan pembongkaran objek pajak reklame yang sebagaimana dimaksud pada ayat 1 akan menjadi milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

“Silahkan siapa saja nanti yang berminat mengambil tiang itu, silahkan menebang sendiri, mengambilnya sendiri, dan membayar ke kas daerah. Tapi kita kawal juga mereka saat melakukan penebangan itu. Kita yang akan kawal, Bapenda, Satpol PP, DPMPTSP, Dishub dan BPKAD. Yang lima ini nanti yang akan mengawal setelah mereka lakukan pelelangan,” jelasnya.

“Mudah-mudahan pada minggu ini selesai penilaiannya, dan minggu depan kan dilaporkan ke pak wali, untuk bisa dilakukan pelelangan di KPKNL,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here