Dangmerdu – Sejumlah dari banyaknya kegiatan fisik yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru tertunda. Sebabnya, pendapatan yang minim ini lantaran terpengaruh oleh pandemi Covid-19.

“Pada Tahun 2021 ini kan kita sudah ada dua kali refocusing anggaran. Jadi Dinas PUPR ini tidak ada lagi paket yang berjalan atau yang dilelangkan,” ujar dari Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Bapak Indra Pomi Nasution, pada Kamis (30/9).

Ia juga menjelaskan, sejumlah kegiatan yang tertunda sekarang ini seperti Tugu Roda Terbang yang dialokasikan yang ada di Kantor WaliKota Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, serta juga jembatan ada di Jalan Tujuh Puluh yang senilai Rp15 miliar.

Baca juga: Penasaran dengan Film Stillwater (2021)? Ini Dia Reviewnya

“Termasuk juga rencana kita akan membangun gedung pustaka, gedung trilogi dan gerbang leader corner yang berada di Komplek Perkantoran Tenayan Raya,” jelasnya.

Di dalam APBD yang mengalami Perubahan tahun ini Pemko fokus pada membayar tunda bayar. APBD saat ini dalam Perubahannya sendiri sudah disahkan Rp2,649 Triliun. Angka itu juga sudah termasuk dana BOS dari pemerintah pusat yaitu sebesar Rp108 miliar dan dana dari provinsi juga sebesar Rp12 miliar.

Pada dasarnya, jika tidak ada lagi dana dari dua sumber itu, APBD yang mengalami Perubahan pada tahun ini sebesar Rp2,529 triliun. Angka ini jadi turun dari APBD Murni yang sudah mencapai Rp2,597 triliun. Artinya ada mengalami penurunan sebesar Rp68 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here