Dangmerdu РKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah membangun Bendungan Bintang Bano yang ada di Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bendungan multifungsi ini sudah mulai dibangun sejak 2015, dan akan ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2021 ini.

Direktur Bendungan dan Danau Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Bapak Airlangga Mardjono menyampaikan, dibangunnya Bendungan Bintang Bano ini sangat memiliki manfaat dan dapat melayani 6.600 ha daerah irigasi, serta memberikan semua layanan air baku sebanyak 550 liter per detik.

“Selain dapat melayani daerah irigasi beserta air baku, bendungan ini juga memiliki potensi tenaga listrik yang lumayan besar, yakni sebesar 8,8 megawatt dan dapat mereduksi banjir Kota Taliwang sebesar 25 persen, ‘terang bapak Airlangga dalam keterangan tertulisnya, pada Sabtu (18/9/2021).

Bapak Airlangga berharap, dengan adanya suplai air ini, secara kontinyu mulai dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya mendapat satu kali tanam dalam setahun bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam per tahunnya.

“Dalam Pembangunan bendungan ini nantinya juga akan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi, yang untuk memberikan manfaat langsung dalam mengairi sawah petani,” infonya.

Baca juga: Berikut 5 Parameter Aman Cara Cek Sertifikat Vaksin Covid-19 di Platform PeduliLindungi

Selain itu Bendungan Bintang Bano juga memiliki potensi pariwisata yang menarik wisatawan, dikarenakan lokasinya memiliki pemandangan alam yang sangat bagus dengan kondisi hutan yang cukup lebat di sekitarnya yang masih terjaga asri.

Selain Bendungan Bintang Bano, Kementerian PUPR juga membangun lima bendungan lainnya yang ada di NTB, yaitu Bendungan Tanju dan Mila yang saat ini sudah selesai, beserta juga Bendungan Meninting, Beringin Sila dan Tiu Suntuk yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Nusa Tenggara Barat khususnya Mandalika saat ini juga telah dijadikan sebagai salah satu dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh pemerintah RI untuk dikembangkan kembali infrastruktur kawasannya.

Dalam mendukung hal tersebut, Kementerian PUPR juga membangun sejumlah infrastruktur untuk mendukungnya pengembangan kawasan DPSP Mandalika tersebut. Diantaranya yaitu Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok – Kuta Mandalika sejauh 17 Km, beserta bersama masyarakat saat ini memperbaiki sebanyak 398 unit rumah untuk dijadikan homestay, adapun ini diperuntukkan sebagai akomodasi bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here