Mungkinkah Stres Itu Baik untuk Anda?

DANG MERDU – Situasi stres, baik di sekolah maupun di tempat kerja, bisa membuat kita mengalami gejala stres. Ketika kita merasa stres, apakah itu selalu menjadi hal yang buruk bagi kesehatan mental kita? Pelajari lebih lanjut tentang efek stres.

Stres Bisa Menjadi Teman Anda

Saat ujian sudah dekat, Anda mungkin akan melihat pembaruan status seperti “10 hari lagi!” atau “belum tidur dalam 40 jam” muncul di beranda media sosial Anda. Ujian adalah salah satu bab yang paling menekan dan menuntut dalam hidup. Selama masa-masa seperti ini, Anda mungkin merasa kewalahan dan sistem fisik serta emosional Anda mungkin sedikit di luar kendali. Apa yang Anda rasakan semacam ini juga bisa disebut “stres”. Jadi apa sebenarnya yang dimaksud dengan merasa stres? Apa hubungan antara stres dan kesehatan Anda? Mari kita cari tahu.

Apa Itu Stres?

Ketika kita merasa terancam oleh sesuatu yang dapat membahayakan kita, tubuh kita akan masuk ke mode “lawan atau lari” dan mempersiapkan kita untuk bertahan serta menghadapi ancaman atau melarikan diri. Ancaman ini bisa apa saja, dari pemangsa yang lapar hingga presentasi besar; itu berbeda dari satu orang ke orang yang lain. Sekarang, mari kita lihat tanda dan penyebab stres, dan apa yang membuat stres “baik” atau “buruk”.

Tanda-Tanda Stres

Tanda-tanda secara fisik

  • Masalah kesehatan seperti sering sakit kepala atau sakit punggung
  • Ketegangan otot
  • Susah tidur di malam hari
  • Mudah jatuh sakit
  • Kehilangan selera makan

Tanda-tanda secara mental

  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Pelupa
  • Blok mental
  • Peka terhadap kritik
  • Kurang percaya diri

Tanda-tanda secara perilaku

  • Menggunakan perilaku agresif (misalnya memukul, menindas orang lain) untuk memecahkan masalah
  • Kehilangan minat dalam aktivitas dengan mudah
  • Menjauhi teman
  • Menghindari tugas
  • Mudah terganggu, ceroboh, atau rawan kecelakaan
  • Gelisah
  • Kebiasaan gugup, misalnya gagap atau menggigit kuku

Tanda-tanda secara emosional

  • Merasa sedih atau tertekan
  • Mudah marah atau tersinggung
  • Sangat khawatir
  • Takut akan sesuatu
  • Mengalami rasa putus asa

Baca Juga: Manajemen Stres: Jadilah Ahli Stres

Apa itu Stres Buruk dan Apa Itu Stres Baik?

Stres Buruk

Apa pun jenis stresnya, kita semua memiliki batas akan seberapa banyak stres yang bisa kita terima, dan untuk berapa lama. Stres menjadi hal yang buruk ketika kita mengalami stres kronis atau tingkat stres yang berlebihan dalam waktu yang lama.

Stres “buruk” ini bisa berasal dari pekerjaan, sekolah, atau kehidupan secara umum, katakanlah pekerjaan tambahan yang Anda lakukan setelah rekan kerja berhenti, atau banyaknya tuntutan untuk merawat anak dan orang tua Anda yang sudah lanjut usia pada saat yang bersamaan. Beberapa tanda bahwa kita terlalu stres:

  • Anda mudah tersinggung dan frustrasi.
  • Anda terus melupakan banyak hal dan Anda membuat lebih banyak kesalahan dari biasanya.
  • Anda kehilangan nafsu makan dan merasa lelah hampir sepanjang waktu.
  • Anda mengalami kesulitan tidur nyenyak sepanjang malam.

Stres yang Baik

Di sisi lain, stres yang baik memberi Anda energi untuk melakukan yang terbaik, dan membuat Anda bersemangat untuk menghadapi tantangan serta termotivasi untuk menyelesaikan tugas. Stres yang baik memberi kita “dorongan” atau motivasi tambahan untuk mencapai tujuan hidup kita.

Anda mungkin pernah mengalami stres yang baik seperti perasaan “siap untuk beraksi” yang Anda dapatkan sebelum presentasi besar, atau rasa antisipasi yang Anda dapatkan untuk menyelesaikan perabotan sebelum pindah ke rumah baru Anda.

  • Anda merasa bersemangat sebelum presentasi atau kompetisi.
  • Anda merasa termotivasi untuk menyelesaikan tugas.
  • Anda mengungkapkan minat dalam menjalani hidup sepenuhnya, menetapkan tujuan dalam hidup.
  • Anda mendapatkan energi ‘ekstra’ untuk melakukan yang terbaik.

Jadi, bisa dibilang bahwa stres dalam jumlah kecil adalah stres yang baik. Itu bisa membuat Anda tetap waspada, siap menghadapi tantangan. Sedangkan stres ekstrem atau jangka panjang adalah termasuk stres buruk. Itu bisa membuat tubuh Anda lelah, membuat Anda merasa terkuras atau kewalahan. Bahkan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here