Pahami dengan Baik Apa dan Bagaimana Stres Itu

DANG MERDU – Stres adalah bagian dari kehidupan. Itu terjadi pada setiap orang di setiap hari saat kita menghadapi peristiwa biasa, berinteraksi dengan orang-orang dan memenuhi segala macam tuntutan. Stres dalam jumlah sedang bisa baik untuk Anda; itu membuat Anda bersemangat tentang hidup, memotivasi Anda dan meningkatkan kinerja Anda. Namun, ketika stres menjadi terlalu kuat atau berlanjut untuk jangka waktu yang lama, itu menjadi berbahaya dan berdampak negatif pada kehidupan kita.

Semua orang mengalami stres. Beberapa kelompok orang lebih rentan terhadap stres daripada orang yang lainnya. Misalnya, profesional kesehatan, pilot, pemadam kebakaran, petugas layanan pelanggan, pialang saham, guru, siswa, dll. Stres bisa terjadi kapan saja. Ada periode-periode tertentu di mana kita lebih rentan terhadap stres, misalnya saat ujian, musim perayaan, saat ada anggota keluarga yang sakit, dan saat krisis serta keadaan darurat.

Penyebab Stres

Ini mungkin tenggat waktu yang akan datang di tempat kerja, ujian penting, masalah hubungan, atau peristiwa traumatis seperti kecelakaan. Ada banyak sumber stres yang berbeda dan bahkan peristiwa kehidupan yang positif seperti merencanakan pernikahan Anda dapat menyebabkan stres. Keadaan yang menyebabkan stres disebut stresor dan kita mengalami berbagai stresor setiap hari.

Sumber Eksternal

  • Masalah pribadi
  • Masalah pekerjaan
  • Kesulitan hubungan
  • Tekanan studi
  • Masalah kesehatan
  • Krisis keuangan
  • Pengangguran
  • Kehilangan seseorang misalnya berkabung
  • Berita tak terduga
  • Kerepotan sehari-hari

Sumber Internal

Gaya berpikir

  • Negatif: “Saya tidak berguna, pecundang, gagal.”
  • Mudah curiga: “Mengapa mereka begitu baik padaku?”
  • Keterampilan sosial
  • Pemalu, tidak tegas
  • Agresif, suka memerintah

Tipe kepribadian

  • Tipe A: Bermusuhan, tidak sabar, mengerjakan banyak hal sepanjang waktu, selalu bepergian, kompetitif, terlalu bertanggung jawab
  • Tipe B: Santai, introspektif, tenang
  • Tipe C: Tenang di luar tapi gelisah di dalam, sering menekan dan tidak mengungkapkan perasaan

Baca Juga: Merokok untuk Menghilangkan Stres? Pikirkan Lagi!

Tanda dan Gejala Stres

Jika beberapa bentuk stres itu baik, bagaimana seseorang tahu kapan itu berubah menjadi dampak negatif pada kehidupan seseorang? Ada tanda-tanda perilaku, mental, emosional, dan fisik yang harus diwaspadai yang memberi tahu kita saat stres menjadi terlalu berat untuk ditangani. Ketika stres ini berkepanjangan dan tidak dikelola, dapat menyebabkan kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, kondisi jantung, dan depresi.

Fisik

  • Sakit & nyeri
  • Sakit kepala
  • Kelelahan / kelesuan
  • Debaran jantung
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Disfungsi Seksual

Emosional

  • Cemas / khawatir
  • Tegang
  • Mudah tersinggung / gelisah
  • Depresi / murung
  • Merasa terbebani
  • Gelisah

Kognitif

  • Kelupaan
  • Konsentrasi buruk
  • Masalah mental
  • Kesulitan dalam mengatur & membuat keputusan
  • Perilaku
  • Masalah tidur
  • Menangis
  • Nafsu makan buruk
  • Jatuh sakit seperti pilek dan / atau batuk
  • Penarikan
  • Merokok / minum berlebihan

Mengelola Stres

Stres tidak bisa dihindari dan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Untuk mengelola stres secara efektif, penting untuk mengidentifikasi stresor Anda terlebih dahulu. Setelah Anda mengidentifikasi penyebab stres Anda, akan lebih mudah untuk mengelolanya.

Sebagian besar dari kita mungkin sudah memiliki metode untuk mengatasi stres. Berbicara dengan orang yang dicintai atau teman dekat tentang bagaimana hari itu berlalu bisa menjadi pereda stres yang hebat. Terkadang, yang kita butuhkan hanyalah telinga yang mau mendengarkan untuk membantu kita melepaskan ketakutan kita. Namun, tidak semua metode baik untuk kita. Stres makan, stres belanja, atau liburan setelah hari yang panjang mungkin membantu memperbaiki situasi stres dengan memberikan bantuan cepat, tetapi mereka tidak sehat atau solusi jangka panjang yang efektif.

Tubuh yang sehat dan pikiran yang sehat membuat hidup bahagia. Pastikan untuk cukup tidur dan berolahraga secara teratur untuk melepaskan endorfin yang membuat kita tetap positif dan bahagia. Teknik pernapasan, yoga, dan meditasi yang tepat tidak hanya membantu mengelola stres, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan mental Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here