Pekanbaru, Dangmerdu – Menurut hasil dari evaluasi yang dilakukan tiap pekan oleh Tim Satgas Covid-19, saat ini kota Pekanbaru telah turun level status dari level 4 ke level 3.

Dan juga mengacu pada hasil rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), senin(6-9-2021), dengan mengumumkan bahwa kota Pekanbaru sudah berstatus level 3 terkait kasus Covid-19.

Berdasarkan hasil tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru berencana akan melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Namun sebelumnya para tenaga pendidik akan dilakukan vaksinasi terlebih dahulu.

Seperti yang dikatakan oleh Walikota Pekanbaru, Bapak Firaus ST, MT, bahwa tenaga pendidik wajib menjalani vaksinasi Covid-19 sebelum dimulainya proses belajar mengajar secara tatap muka.

Beliau juga menyampaikan bahwa vaksin ialah salah satu upaya pencegahan penyebaran virus di lingkungan sekolah.

Pada saat ini, kegiatan percepatan vaksinasi bagi kelompok tenega guru terus dilaksanakan.
” Guru ya syaratny untuk bisa sekolah bertatap muka mesti di vaksin “ ujar Firdaus, Selasa (7-9-2021)

Baca juga : Tips hemat Kuota Saat Belajar Online dengan Zoom

Walikota Pekanbaru juga mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi bagi kelompok tenga pendididk hampir tuntas pelaksanaanya. Dari total 11 ribu tenaga pendidik yang terdaftar sebagai wajib vaksin, sudah rampung sekitar lebih dari 90 persen tenaga pendidik yang telah di vaksin.

Sisanya adalah para guru yang memiliki penyakit bawaan sehingga dilakukan penundaan vaksinasi.

“bagi yang ditunda penyuntikan vaksin, nanti akan segera di vaksin. Sebab semalam ada guru yang tidak dapat ikut vaksin karena komorbid” jelas Firdaus.

Bukan hanya para guru saja yang wajib vaksin, namun bagi para pelajar juga menjadi prioritas sebagai penerima vaksin. Namun, diakuinya proses vaksinasi pelajar masi dalam kendala karena keterbatasan stok vaksin.

” Kegiatan penyaluran vaksin dibagi jadi tiga, yaitu di Permerintah daerah, TNI dan Polri. Dan ini penyalurannya dilakukan sedikit demi sedikit” jelasnya.

Ada sekitar lebih dari 100 ribu orang yang tengah menunggu untuk suntikan vaksin dosis ke-2, bahkan ada juga yang sudah menunggu lama yaitu sekitar hampir dua bulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here