Pekanbaru, Dangmerdu – Tidak lama lagi Sekolah tatap muka terbatas tingkat SMA/SMK sederajat di Provinsi Riau akan segera dimulai pekan depan.

Dikarenakan daerah yang wilayahnya sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 diperbolehkan melaksanakan sekolah tatap muka terbatas.

“Sekolah tatap muka terbatas pada minggu depan dimulai. Tadi Kepala Dinas Pendidikan Riau sudah melaporkan ke saya,” kata Gubernur Riau (Gubri), H. Syamsuar, pada Jumat (3/9/2021).

Meski sekolah tatap muka secara terbatas ini diperbolehkan, namun kata Pak Gubri H Syansuar, semuanya harus tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Jadi sekolah-sekolah ini memiliki batasan dan tidak dibuka semua. Tapi ada batasan-batasannya,” singkat Pak Gubri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Bapak Zul Ikram juga mengatakan, batasan pada sekolah tatap muka terbatas SMA/SMK sederajat di Riau ini mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

“Sekolah tatap muka ini Insya Allah akan jadi dimulai pada pekan depan dan itu pada tanggal 8 September. Jadi mulai 1-7 September saat ini satuan pendidikan sudah melakukan persiapan teknis,” infonya.

Baca juga: Konsep Arsitektur yang unik dari bangunan Hacienda

Persiapan teknis ini yang dimaksudkan oleh Zul Ikram ialah membagi jadwal pembelajaran, membagi juga jadwal masuk, dan jadwal daring juga. Sebab pada tahap awal sekolah bertatap muka ini tidak bisa langsung dilaksanakan semua.

“Dua bulan ini yaitu pada awal September dan Oktober ini polanya dimulai masih 50:50. Jadi 50 persen peserta didik bertatap muka dan 50 persen lagi belajar secara daring dari rumah,” terangnya.

Kemudian itu setelah dua bulan kedepan, pihaknya bersama dengan Ahli Epidemologi beserta Satgas Covid-19 akan terus melakukan evaluasi hasil dari pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas pada tahap awal ini.

“Kalau hasil dari sekolah tatap muka ini cenderung melandai, maka akan kita tingkatkan lagi sekolah secara tatap muka menjadi 75 persen. Namun pada daerah-daerah lain belum bisa 100 persen. Selanjutnya, perkiraan pada bulan ke lima (Awal 2022) kita harapkan juga sudah pada adaptasi kenormalan baru. Itu yang kita rancang saat ini,” jelasnya.

Ditanya lagi apakah Pekanbaru termasuk yang juga akan melaksanakan sekolah secara tatap muka terbatas, dan Zul Ikram juga menyatakan, memang pada saat ini Pekanbaru masih berada di PPKM Level 4.

“Makanya kita akan ambil pekan depan pada tanggal 8 September, dikarenakan pada tanggal 6 September PPKM Level 4 di Pekanbaru sudah berakhir. Biasanya setelah PPKM ini selesai dan ada Instruksi lagi dari Mendagri, kita berharap pada saat itu kondisi Covid-19 di Kota Pekanbaru melandai grafiknya. Untuk itu kita semua ambil tanggal 8 September itu sudah bisa masuk sekolah tatap muka terbatas,” cakapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here