Inilah Review Film Fast & Furious 9 yang Menegangkan

DANGMERDU РFilm Fast & Furious 9 dapat diprediksi nyaris sama dengan sekuel-sekuel sebelumnya, yakni banyak  dibumbui dengan aksi balapan yang bombastis. Langsung saja kita simak review filmnya berikut ini. Bagian ini menceritakan tentang tokoh utama yang diperankan oleh Vin Diesel, Dominic Toretto dan adiknya Jacob Toretto (John Cena).

Adegan pertama film menunjukkan plot kembali ke masa lalu ketika Dom dan Jacob yang masih menjadi mekanik untuk ayah mereka, Jack Toretto, seorang pembalap Nascar.  Didalam adegan tersebut, Jack mengalami kecelakaan. Mobilnya terbakar karena tersenggol dari belakang oleh rivalnya di lintasan. Insiden tersebut pun menewaskan Jack. Dom sangat terpukul dengan insiden yang telah menewaskan ayahnya tersebut. Berbeda dengan Jacob, yang tidak tampak kesedihan mendalam di wajahnya. Ia justru hanya terlihat terpaku di garasi menyaksikan mobil ayahnya yang terbakar.

Kemudian alur cerita beralih ke kehidupan Dom beserta istri dan anaknya yang hidup tenang di sebuah pedesaan. Dom memilih pensiun dari balapan dan intelijen, kemudian memilih untuk hidup di pedesaan. Kehidupan tenang mereka terganggu oleh berita dari mantan rekan setimnya, Roman Pierce (Therese Gibson), yang telah mengunjungi kediaman Dom. Pierce memberi kabar bahwa pesawat Mr. Nobody yang membawa Cipher (Charlize Theron) jatuh. Vin Diesel dan istrinya diminta untuk bergabung dalam misi untuk menemukan Cipher dan instrumen bernama Ares, sebuah teknologi canggih di bangkai pesawat.

Dom ragu sebab sebelumnya dia memutuskan bahwa dia tidak ingin lagi mengambil bagian dalam tugas apa pun yang terkait dengan Mr. Nobody. Namun, istri Letty (Michelle Rodriguez) bersikeras untuk ikut dalam misi tersebut. Dom akhirnya mengikuti istrinya untuk membantu tim. Tugas terpenting mereka adalah menyelamatkan setengah dari teknologi yang tersimpan di pesawat Mr. Nobody. Namun, sekelompok orang yang juga berniat mengambil item tersebut.

Ketika aksi kejar-kejaran dengan mobil super cepat terjadi, Dom melihat Jacob. Dia adalah pemimpin dari kelompok tersebut. Dom menyadari bahwa musuhnya kali ini adalah saudaranya. Dom sendiri mengetahui bahwa ayahnya mengalami kecelakaan di arena balap karena mesin mobil telah disabotase oleh saudaranya. Dia mengetahuinya setelah dia dipenjara karena memukul saingannya Jack Toretto, yang menabrak mobil ayahnya.

Dendam mendalam yang Dom simpan sepanjang hidupnya. Selanjutnya kali ini dia juga harus berhadapan dengan Jakob yang ternyata juga menginginkan Ares. Dalam film tersebut, Han muncul, karakter dalam sekuel Tokyo Drift. Penampilannya cukup mengejutkan karena dia dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan.

Han berada di pihak tim Toretto. Keberadaannya erat kaitannya dengan teknologi Ares tersebut. Putri angkat Han, seorang gadis muda yang mahir dalam silat, adalah anak kandung dari dua penemu Jepang yang menciptakan Ares. Keduanya membantu Toretto menyelesaikan misinya. Aksi eksplosif khas Fast and Furious kembali ditampilkan di film ini. Teknologi magnetik menciptakan kekacauan dari aksi kejar-kejaran antara Tim Toretto dan gerombolan penjahat yang dipimpin oleh adiknya.

Belum lagi gerakan Toretto dan Letty “menerbangkan” mobil melintasi jurang yang lebar menggunakan kabel baca. Ajaibnya, mobil itu masih berhasil mencapai tepi jurang tanpa meledak atau menabrak. Berbeda dengan sekuel-sekuel sebelumnya, F9 kali ini juga lebih banyak berisi dialog dibandingkan aksi akrobatik lainnya.

Diakhir cerita Jacob dan Dom akhirnya berdamai setelah saling berhadapan. Namun, sejumlah adegan dan dialog lucu sedikit menjadi bumbu di F9. Setidaknya sangat menghibur, meski tidak lagi banyak adegan aksi akrobatik yang dipaksakan.  Vin Diesel sendiri sebelumnya menyatakan akan menghentikan Fast & Furious dalam dua episode lagi. Tentu saja kita berharap 2 episode berikutnya lebih seru dan menantang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here