Presiden Joko Widodo dan Komisi III DPR RI memanggil Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo atas desakan dari Criminal Justice Reform (ICJR). Hal ini mengenai dari tindakan yang telah dilakukan oleh Polres Tuban yang mengamankan pedagang kaos 404 ( Not Found ) yang diduga mirip dengan gambar Jokowi.

Komisi III DPR RI memanggil Kapolri untuk mencari tau tentang sikap sewenang – wenang dari oknum aparat yang melanggar hak untuk berpendapat dan kebebasan dalam berekspresi masyarakat yang selalu terulang dilapangan, atas seruan dari ICJR Iftitahsari.

Oleh sebab itu, pihak dari ICJR memohon kepada Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja dari Kapolri. Sebab sebelumnya Presiden Jokowi pernah mengatakan tentang kebebasan demokrasi yang bertempat didalam Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (16/9/2021). Tindakan sewenang – wenang ini dilakukan oleh para petugas, yang merupakan tindakan pelangaran dari kebebasan berpendapat dan berekspresi semakin sering terjadi pada saat ini, ulasnya.

Penilaian dari ICJR, bahwa respon yang dilakukan oknum aparat belakangan ini sangatlah berlebihan terhadap warga. Karena rakyat hanya ingin menyampaikan pendapatnya semata akan tetapi perlakuan dari oknum aparat ini semakin meresahkan masyarakat, apalagi dalam hal demokrasi menyampaikan aspirasi rakyat.

Sehingga rakyat pun menjadi takut untuk menyampaikan pendapatnya, salah satunya menyampaikan kritikan ataupun hanya untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan didalam ruangan publik. Padahal belum beberapa lama ini Presiden Jokowi dalam isi pidatonya mengatakan perihal tentang kritikan masyarakat sangat dianggap penting, sebab menjadi masukan dan pertimbangan untuk tanggung jawab dari pemerintah, ungkapan dari Ifti.

Pelaku ditangkap oleh aparat kepolisian setelah usai mengunggah gambar kaos yang telah didesainnya, 404 : Not Found. Pelaku yang berinisial RS kedapatan mengupload gambar desain tersebut di akun Twitter miliknya @OmBrewok3.

Kaos tersebut di perkirakan bergambar mirip dengan Presiden Jokowi, berdasarkan dari sebuah mural yang pada saat itu sempat viral dimedia sosial. Setelah selesai mengunggah (RS), salah satu warga dari Desa Karang Agung, Kecamatan Palang, Tuban ini langsung ditangkap oleh aparat polisi, Rabu ( 18/8/2021 ).

Pria (RS) yang memiliki usaha sablon pakaian ini diamankan untuk dimintai keterangannya, ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko. Konten (RS) ini terjaring oleh patroli siber yang dilakukan oleh kepolisian setempat, ujar Kombes Gatot. Akan tetapi setelah melakukan pemeriksaan yang intensif pihak kepolisian langsung memperbolehkan (RS) pulang setelah melakukan permintaan maaf, kata Kombes Gatot kepada wartawan, Rabu ( 18/8/2021 ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here