Komputer kuantum adalah sebuah komputer yang lebih kencang dari pada superkomputer. Ya, perlu diketahui bahwa IBM, Google dan juga beberapa perusahaan yang tersebar di seluruh dunia sedang berlomba-lomba untuk membuat serta menyempurnakan komputer yang satu ini.

Mereka meyakini bahwasannya superkomputer ini akan segera beralih ke komputer kuantum seiring dengan perkembangan zaman di masa depan nanti. Karena adanya zaman yang semakin modern dan terus berkembang menuntut semua aktivitas dan juga mobilitas bekerja dengan serba cepat dan praktis.

Nah, komputer kuantum ini akan segera hadir dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sehingga begitu cocok digunakan dan layak mendapat sebutan komputer ‘masa depan’. Sebelum memahami lebih dalam komputer kuantum, tak ada salahnya Anda mengetahui cara kerja komputer biasa yang ada pada umumnya.

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut adalah ulasan komputer kuantum yang bisa Anda pahami.

Cara Kerja Komputer Normal Bekerja
Seperti yang sudah disebutkan pada halaman sebelumnya, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara kerja dari komputer normal atau komputer biasa pada umumnya. Dirangkum dari tek.id, bahwa unit terkecil dari komputasi normal ini disebut dengan ‘bits’ yang terdiri dari dua kondisi.

Kondisi tersebut ialah kondisi 0 dan biasa disebut dengan wrong state, serta kondisi 1, yang biasa disebut dengan sebutan right state. Adanya kombinasi dari bits inilah yang pada nantinya mampu dieskalasi sehingga dapat memproses lebih banyak data sekaligus.

Dan perlu diketahui bahwa untuk memproses suatu data hingga muncul hasil yang kita inginkan, prosesor menggunakan metode yang dinamakan ‘logic gate’. Kombinasi ini terdiri dari OR, AND dan lainnya inilah nanti akan menentukan hasil pemrosesan. Untuk mengolah logika tersebut, mereka membutuhkan transistor sebagai ‘switch yang menentukan alur logika.

Perbedaan Komputer Kuantum dan Biasa
Adanya perbedaan dari Bits dan Quibits merupakan kekuatan pemrosesannya. Apabila dalam 4 bits hanya akan mampu menghasilkan satu dari 16 probabilitas, 4 Quibits maka memiliki semua hasil 16 probabilitas sekaligus.

Perlu diketahui bahwa Quibits ini mempunyai sifat yang khusus bernama Entaglement yang mampu mengubah kondisi satu Quibits dengan hanya berdekatan satu sama lain. Sehingga ini akan membuat pengguna mampu memprediksi isi dari Quibits lainnya hanya dengan mengukur 1 Quibits.

Hal itu menyebabkan komputer kuantum bisa mengerjakan satu tugas dan mendapatkan semua probilitas yang ada dalam waktu bersamaan. Pemrosesan data yang dilakukan oleh komputer kuantum pun akan sangat lebih cepat.

Komputer kuantum ini banyak digunakan untuk mencari suatu di dalam database dan ia dapat mencari dan mengecek probabilitas di semua tempat sekaligus. Tak hanya itu, komputer kuantum ini juga digunakan dalam bidang IT untuk menghasilkan sebuah kode enkripsi yang sangat aman, dimana superkomputer baru dapat membuat enkripsi tersebut dalam waktu ratusan tahun lamanya.

Dampak Komputer Kuantum bagi Perusahaan Raksasa
Komputer kuantum ini memiliki dampak bagi perusahaan-perusahhaan besar. Seperti dilansir dari Teki.id bahwa Google tengah menyebutkan bahwa mereka akan mengggunakan komputer kuantum ini untuk membuat sebuah algoritma guna membuat proses pembelajaran machine learning yang lebih cepat lagi dan efisien.

Ini tentunya akan memengaruhi kemampuan dari Al yang mereka punya. Perusahaan mesin pencari asal Amerika pun juga mengklaim prosesor Sycamor 54 Qubit yang telah diciptakan mampu melakukan kalkulasi sebuah masalah dalam waktu 200 detik. Sedangkan pada masalah yang sama dijalankan di superkomputer paling mutakhir dan baru akan dapat diselesaikan selama 10 ribu tahun.

Pada sisi lain, IBM Q yang merupakan komputer kuantum milik IBM saat ini akan ditawarkan digunakan di berbagai bidang seperti bisnis, peneliti, pengembangan aplikasi dan para pengedukasi. Bahkan merak sudah dapat menggunakannya melalu cloud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here