Penutupan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, diperpanjang, hingga 25 Juli 2021. Kebijakan ini menyusul adanya aturan PPKM Level 3-4 dari pemerintah pusat. “Karena PPKM diperpanjang, penutupan TWA juga diperpanjang,” kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi, Purwantono saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/7/2021). Baca juga: Cerita Penambang Belerang Kawah Ijen Beralih Jadi Ojek Troli Wisatawan Penutupan ini juga berdasarkan Surat Edaran (SE) 979/K.2/BIDTEK.1/KSA/7/2021.

Kawasan wisata ini akan dibuka kembali setelah adanya instruksi lanjutan. Jika kawasan Kawah Ijen dibuka kembali, maka akan memberlakukan protokol kesehatan dan pembelian tiket dilakukan secara daring. Kunjungan nantinya akan dibatasi sehari maksimal 300 orang atau 50 persen dari kapasitas. Adapun jam dibuka mulai pukul 00.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB. Sebelumnya kawasan wisata ini sudah ditutup sejak 3 Juli 2021 setelah diterapkannya PPKM Darurat. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Lihat Foto Danau berwarna hijau kebiruan di puncak kawah Ijen (BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COM) Kawah Ijen berada di Gunung Ijen, tepatnya di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Primadona wisata tersebut memiliki sesuatu yang unik. Selain pemandangan alam, Blue Fire atau Api Biru merupakan salah satu daya tarik di sana. Kawah Ijen merupakan satu dari dua tempat di dunia yang memiliki api biru. Tempat lainnya ada di Islandia. Baca juga: 4 Wisata Alam di Banyuwangi, dari Kawah Ijen hingga Alas Purwo Fenomena tersebut terjadi secara alami dan hanya bisa dilihat pada malam hari. Oleh karena itu, pendakian biasanya dimulai pukul 01:00 WIB. Jika kondisi sedang sehat, waktu tempuh yang diperlukan hanya sekitar 2 jam. Kendati tidak perlu buru-buru, namun ada baiknya jangan mendaki terlalu lama. Api biru akan semakin mengecil menjelang pukul 05:00 WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here