Hal Kecil Yang Dianggap Sepele Ini Bisa Bikin Ban Mobil Kamu Rusak
Hal Kecil Yang Dianggap Sepele Ini Bisa Bikin Ban Mobil Kamu Rusak

Saat berkendara di jalan raya keamanan dan kenyamanan tak selalunya berasal dari jenis mobil yang dipakai. Ban merupakan salah satu faktor penunjang kedua hal tersebut.

Walau posisinya ada pada bagian paling bawah dari bodi kendaraan, ban termasuk dalam salah satu komponen yang sangat penting. Mobil tidak akan bisa melaju atau berjalan tanpa adanya ban. Tetapi, tak sedikit pemilik kendaraan yang kurang memperhatikan  atau menyepelekan ban mobil.

Baca juga : Terdapat Masalah Pada Suspensi Mobil? Begini Ciri dan Cara Merawatnya

Tak jauh berbeda dengan komponen lainnya, ban mobil pun harus dirawat secara rutin. Umur pemakaian ban akan menjadi singkat apabila tidak dilakukannya perawatan terhadap  ban mobil.

Agar dapat dihindari, berikut ada beberapa hal yang menjadi penyebab kerusakan pada ban.

Kurangnya Tekanan Udara Ban

Selain berfungsi untuk menggerakkan kendaraan, ban juga menjadi pusat tumpuan dari beratnya kendaraan. Oleh karena itu, guna untuk meringankan beban ban tekanan dari ban harus tetap terjaga hal tersebut juga dapat menghindari adanya defleksi yang berlebih. Tapak ban pun akan menjadi cepat aus apabila mendapat tekanan yang berlebih, untuk menghindari hal tersebut pastikan untuk memeriksa tekanan udara ban minimal satu minggu sekali.

Membawa Muatan Berlebihan

Salah satu penyebab utama dari ausnya ban adalah muatan berlebih. Ban akan menopang bobot yang berlebih sehingga memaksanya untuk bekerja lebih keras. Alangkah baiknya jika bobot muatan disesuaikan dengan kapasitas yang di anjurkan.

Tidak Pernah Spooring dan Balancing

Spooring perlu dilakukan dimana fungsinya untuk menyetel ulang kaki-kaki mobil yang telah lama tak digunakan. Penyimpangan pada roda yang diakibatkan oleh pergerakan pada komponen kaki-kaki akan menimbulkan penyimpangan sesuai dengan pemakaian mobil dalam jangka waktu yang cukup panjang. Sehingga akan menimbulkan efek pada kerja roda yang tak seimbang dan habisnya tapak ban yang tidak merata. Spooring menjadi langkah pencegahan terjadinya hal tersebut.

Rusaknya  Kaki-kaki Kendaraan

Shock absorber merupakan komponen dari kaki-kaki kendaraan yang mana jika bocor dapat menyebabkan kinerja ban menjadi tidak optimal sehingga terjadi keausan pada mobil. Kerusakan pada kaki-kaki akan menyebabkan sisi ban yang mendapatkan tekanan beban berlebih tersebut akan membuat tapak ban jadi cepat aus. Itu sebabnya mengapa disarankan untuk melakukan spooring saat melakukan service mobil.

Rotasi Ban

Keausan yang tidak merata juga dapat terjadi apabila ban mobil tidak pernah dilakukannya rotasi. Untuk menjaga keseimbangan supaya tapak ban tak menipis dengan merata juga bertahap, setiap 10.000 km atau dalam kurun waktu 6 bulan sekali lakukan rotasi pada ban.

Gaya Dalam Mengemudi

Gaya dalam mengemudi yang agresif pun dapat membuat ban mobil jadi cepat tipis dikarenakan gesekan permukaan jalan. Gaya berkendara seperti ini merupakan hal yang paling umum yang membuat ban menjadi cepat habis (tipis). Sebaiknya mengemudi lah dengan kecepatan yang konstan dan juga lebih tenang.

Tak sulit melakukan perawatan pada ban mobil, hal tersebut juga dapat dilakukan dirumah. Dilakukannya perawatan pada ban sebaiknya mulai dilakukan sejak ban baru dipasang pada velg, dan tak perlu menunggunya hingga beberapa waktu kemudian terlebih setelah terjadinya kerusakan baru dilakukan perawatan.

Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan pada ban mobil.

  • Jaga tekanan angin pada ban sesuai standar yang dianjurkan oleh pabrikan.
  • Usahakan mobil di-spooring dan ban di-balancing sehingga kenyamanan dan juga performanya tetap maksimal.
  • Bersihkan dengan sampo atau sabun apabila ban terlihat kotor..
  • Bersihkan pula sisa kotoran dengan melepas ke empat roda untuk hasil yang maksimal.
  • Pilihlah jenis dan ukuran ban yang sesuai sengan medan jalan yang selalu dilewati. Dan pastikan pula sesuai dengn velg yang digunakan.
  • Jangan lupa pula merotasi ban mobil. Dilakukannya hal tersebut untuk mencegah keausan yang tak merata, dan dapat memperpanjang umur pakai ban tersebut.

Jika sudah waktunya tiba, pergantian ban baru memang harus dilakukan. Apabila ban sudah menyentuh TWI  dimana artinya ban sudah harus diganti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here