Dangmerdu Pemko Pekanbaru kemarin menerima penghargaan pada peringkat pertama dalam Kepatuhan Penyampaian Laporan Investasi. Penghargaan ini juga langsung diberikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) wilayah Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T, M.T. dalam kegiatan Rilis Realisasi Investasi Triwulan III bertempat di Hotel Prime Park, pada Selasa (2/11), mengatakan, bahwa investasi yang di Pekanbaru saat ini tertinggi di Provinsi Riau. Pada tingkat nasional, Riau saat ini berada di peringkat keempat. Bahkan pada sektor ekspor non migas, Riau sekarang berada di peringkat kedua yaitu melalui Pelabuhan Dumai.

“Kita wajib syukuri bahwa Provinsi Riau ini masih berkontribusi bagi devisa negara yang selain minyak dan gas (migas). Bahkan saat ini secara nasional, Riau sudah masuk dalam lima besar,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini juga Pemko Pekanbaru langsung menerima penghargaan dari gubernur Riau sebagai peringkat pertama dalam Pembinaan Kepatuhan dalam Penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal mulai dari tahun 2019 hingga triwulan ketiga pada 2021. Penghargaan ini juga diberikan kepada DPMPTSP.

Baca juga: Saat ini Kecamatan Bukit Raya Membuka Layanan Vaksinasi Bagi Lansia

“Kami sekarang bukan hanya nomor satu di Riau. Tapi, kota Pekanbaru ini juga mendapat predikat terbaik nasional,” ucap Firdaus.

Sebagaimana diketahui, Pekanbaru saat ini telah menjadi rujukan dalam pelayanan perizinan dan non perizinan. Pelayanan itu sekarang tergabung dalam Mal Pelayanan Publik (MPP).

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP kota Pekanbaru Bapak Rudi Misdian juga mengatakan, pihaknya saat menerima penghargaan pelaporan investasi ini. Penghargaan yang terbaik ini atas penilaian langsung dari Gubernur Riau Bapak H. Syamsuar.

“Kami juga mendapat nilai tertinggi dalam pelaporan investasi. Mudah-mudahan, dengan pencapaian investasi pada triwulan ketiga ini akan semakin meningkat,” ucapnya.

Diharapkan pada akhir 2021 nanti, target dari investasi Rp4,5 triliun sudah dapat tercapai. Perlu kita ketahui, dalam penanaman investasi yang ada di dalam negeri dan investasi asing juga meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2020.

“Investasi pada tahun ini lebih banyak dan di bidang jasa dan industri,” jelas Rudi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here