Dangmerdu – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam menyelesaikan persoalan terhadap banjir sesaat yang ada di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani.

“Karena saat ini kita berbatasan langsung dengan Kampar yakni seperti Kecamatan Binawidya dan Kecamatan Tuah Madani, itu tidak akan bisa selesai persoalan banjirnya jikalau tidak ada dukungan dari kabupaten Kampar,” ujar Walikota Pekanbaru Bapak Dr. H. Firdaus, S.T., M.T, pada Jumat (29/10).

Menurutnya, sudah berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota dalam menyelesaikan banjir yang ada di Binawidya dan Tuah Madani ini tidak akan berhasil tanpa adanya sinergi dari Pemerintah kabupaten Kampar termasuk juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

“Jadi sekarang kita harus ada kerjasama mulai dari walikota, gubernur dan juga bupati. Sebab aliran dari anak sungai kita ini menuju ke Sungai Kampar. Kalau saat ini pada hilirnya (Kampar) tidak lancar, maka yang di hulu (Pekanbaru) pasti akan kebanjiran,” ucapnya.

Baca juga: Program Di 2022 Masih Akan Fokus Dalam Penanganan Covid-19

“Oleh sebab itu dengan kerjasama antar kawasan itu sangat penting. Kita harus saling mendukung. Persoalan ini baru bisa diselesaikan jikalau kita saling bersinergi bersama,” tegas walikota pekanbaru menambahkan.

Di samping itu, walikota juga akan terus menghimbau dan mengajak warga sekitar agar lebih peduli lagi terhadap kebersihan lingkungan, yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama yang ada di saluran pembuangan air atau drainase kita.

“Yang lebih penting, kita juga harus senantiasa menjaga lingkungan. Harus ikut peduli dengan lingkungan ini, terutama pada musim hujan seperti saat ini. Karena dengan sampah masuk ke dalam parit, itu akan sangat bisa mengganggu air mengalir ke hilir. Oleh karenanya kepedulian kita terhadap lingkungan ini harus kita tingkatkan terus,” pintanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here