Penghilang Dahaga Terbaik untuk Anak-Anak

DANG MERDU – Kita tahu bahwa pola makan yang baik penting untuk anak-anak, tetapi apakah kita mengetahui minuman yang tersedia di sekolah, di rumah atau di luar rumah itu aman untuk mereka? Sebagian besar minuman mengandung banyak gula tambahan, dan minuman komersial atau minuman kemasan juga mengandung segala macam pengawet dan bahan kimia.

Banyak sekali para siswa di sekolah menengah atas, sekolah menengah pertama dan lembaga-lembaga tertentu mengkonsumsi minuman manis setiap hari, menurut sebuah survey kesehatan. Kebiasaan itu sepertinya sudah dibiasakan sejak mereka masih kecil. Survei lainnya menemukan bahwa banyak juga orang tua dan pengasuh memberikan minuman manis kepada anak-anak mereka, yang berusia antara empat dan sembilan tahun, lebih dari sekali seminggu. Dan ini terus meningkat hingga anak-anak berusia 10 tahun ke atas.

Apa yang salah dengan minuman ringan manis atau bersoda? Mereka seperti permen cair, sarat dengan kalori ekstra dari gula tambahan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman tersebut dikaitkan dengan pilihan makanan yang lebih buruk dan obesitas pada anak-anak. Dimana ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti hipertensi dan diabetes di masa dewasa mereka.

Padahal, kebanyakan minuman beraroma mengandung kalori dari tambahan gula yang tidak dibutuhkan tubuh kita. Pendekatan terbaik bagi orang tua untuk menumbuhkan preferensi gula yang lebih rendah pada anak-anak adalah dengan mengurangi frekuensi dan paparan minuman manis sejak usia muda.

Ide Minuman Sehat untuk Anak

Air putih adalah pilihan terbaik. Ini memiliki nol kalori, menghidrasi tubuh, dan mencegah sembelit dan infeksi saluran kemih, tanpa tambahan kalori atau gula. Untuk membuat anak Anda minum lebih banyak air, batasi pilihan minuman di rumah dan pastikan air putih tersedia di rumah, dan beri mereka sebotol air untuk dibawa ke sekolah atau kapan pun mereka meninggalkan rumah. Jika anak Anda kurang menyukai rasa air tawar, Anda bisa menambahkan sentuhan penyedap alami seperti perasan jeruk. Ini akan memberikan sedikit rasa tanpa tambahan gula.

Baca Juga: Makanan Super Esensial dari Diet yang Lebih Sehat

Untuk kebutuhan sehari-hari

Susu merupakan sumber kalsium, vitamin D, dan protein yang sangat baik. Setiap cangkir susu memiliki jumlah kalsium yang tinggi, yang dibutuhkan anak-anak yang sedang tumbuh. Beri anak Anda hingga 3 gelas susu sehari. Jika anak Anda tidak menyukai susu biasa atau intoleran terhadap laktosa, coba perkenalkan dia dengan susu kedelai yang dijual di supermarket, bebas gula atau telah dikurangi gulanya. Susu kedelai komersial telah ditambahkan kalsium dan dapat menjadi alternatif susu biasa.

Untuk kebutuhan sekarang dan nanti

Beberapa minuman tidak boleh diminum setiap hari, tetapi hanya sekali atau dua kali seminggu.

Susu dengan rasa tertentu. Jika Anda merasa sulit untuk membuat anak Anda minum susu biasa, cobalah mengenalkan susu beraroma seperti susu coklat atau susu stroberi. Susu rasa mengandung lebih banyak gula daripada susu biasa, jadi inilah tipnya. Coba ganti dengan seperempat gelas susu biasa dengan susu rasa daripada memberi anak Anda segelas penuh susu rasa. Ingatlah bahwa preferensi untuk minuman dengan sedikit gula harus menjadi kebiasaan sejak mereka masih muda.

Jus buah. Jus buah segar memang mengandung beberapa nutrisi, tetapi makan buah segar adalah pilihan yang lebih baik. Jus buah memiliki lebih sedikit serat dan nutrisi makanan, dan seringkali lebih banyak gula daripada buah utuh. Karena dibutuhkan tiga hingga empat jeruk untuk mengisi gelas dengan jus jeruk. Tetapi kita tidak mungkin makan empat jeruk sekaligus. Jadi berikan anak Anda buah-buahan segar setiap hari dan jika harus, memberikan jus buah segar sesekali tidak masalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here