Tips Membangun Ikatan dengan Anak Remaja Anda

DANG MERDU – Masa remaja tidak pernah mudah. Untuk anak-anak Anda, tahun-tahun ini penuh dengan perubahan. Saat mereka mulai menegaskan kemandirian mereka, Anda mungkin merasa mereka menarik diri dari Anda. Dengan berusaha memahami apa yang mereka rasakan, dan tantangan yang mereka hadapi, Anda akan merasa tidak terlalu frustrasi. Hubungan orangtua dan remaja Anda juga akan tumbuh lebih kuat.

1. Bersikaplah Peka terhadap Perubahan Tubuh Mereka

Saat anak remaja Anda mengalami serangkaian perubahan tubuh, mereka menjadi sensitif dan cemas tentang perkembangan fisik mereka. Sadar akan penampilan mereka dan persepsi orang tentang mereka. Berikut adalah beberapa tips komunikasi antara orang tua dan remaja:

  • Bersikaplah peka dengan komentar Anda tentang tampilan tubuh dan pakaian remaja Anda. Bantu mereka terlihat dan merasa lebih baik dengan tidak menunjukkan perbedaan tetapi dengan meyakinkan mereka bahwa apa yang mereka alami adalah normal.
  • Jangan membandingkannya dengan orang lain. Beri mereka kesempatan untuk berkembang dengan kecepatan mereka sendiri di masa remaja mereka. Ini akan meningkatkan kesehatan mental mereka.
  • Dorong remaja untuk terlibat dalam kegiatan yang akan membangun harga diri. Misalnya, mengambil peran kepemimpinan di sekolah atau memulai hobi baru. Anda bahkan bisa mengejar minat bersama.

2. Mengatasi Emosi Remaja Bersama

Selama masa pubertas, saat menghadapi perubahan hormonal secara fisik, anak remaja Anda mungkin juga sering mengalami perubahan suasana hati. Hormon dan emosi remaja dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Berikut adalah beberapa tips untuk menanganinya dengan anak remaja Anda:

  • Bersabarlah jika anak remaja Anda sulit atau tidak masuk akal. Yang dibutuhkan anak remaja Anda adalah waktu untuk menenangkan diri dan kemudian mendiskusikannya.
  • Dengarkan dan pahami perasaan mereka serta alasan di balik emosi mereka. Mendengarkan akan membantu menenangkan mereka karena mereka merasa didengar dan diperhatikan.
  • Cobalah untuk tidak berdebat dengan mereka. Daripada berdebat, bicaralah dengan mereka secara objektif, pertahankan segala sesuatunya dalam perspektif dan jelaskan pendirian Anda dengan hati-hati.

Baca Juga: Apa itu Diet Seimbang?

Ketika anak-anak memasuki masa remaja, mereka mulai menginginkan lebih banyak kendali atau kontrol untuk membuat keputusan sendiri. Mereka mencoba mencari tahu bagaimana mereka berbeda dari orang lain dan bagaimana mereka cocok dengan lingkungannya. Ini normal dan bukan tanda penolakan terhadap Anda.

Teman mungkin menjadi lebih penting bagi mereka dan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pikiran dan perilaku mereka. Tidak semua pengaruh teman sebaya itu buruk. Ketika pengaruh menjadi tidak diinginkan, Anda harus berada di sana untuk menetapkan batasan dan aturan dasar. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  • Hormati privasinya – biarkan mereka memiliki ruang sendiri di rumah, tetapi cobalah untuk melibatkan mereka dalam percakapan untuk mengetahui lebih banyak tentang kehidupan mereka. Misalnya, tanyakan tentang teman-teman mereka, kegiatan ekstrakurikuler, kehidupan di sekolah, film yang mereka tonton, daripada hanya fokus pada pelajaran mereka di sekolah.
  • Miliki rasa ingin tahu yang sehat tentang apa yang disukai remaja – berhati-hatilah agar tidak terlihat seperti sedang mengintip. Memperhatikan kehidupan mereka dan belajar dari anak remaja Anda akan meningkatkan harga diri dan kesehatan mental mereka.
  • Percayai mereka dan beri mereka waktu untuk bersosialisasi dengan teman-teman mereka – Meskipun Anda mungkin tidak setuju dengan teman yang mereka pertahankan, cobalah untuk tidak berkomentar tentang teman-teman mereka. Daripada melakukan hal tersebut, dorong jalur komunikasi dengan bertanya tentang apa yang mereka lakukan bersama, diskusikan resiko terlibat dalam kegiatan yang berbahaya atau tidak sehat dan sarankan alternatif yang menarik untuk mereka lakukan. Jika memungkinkan, undang teman mereka ke rumah Anda dan cari tahu lebih banyak tentang mereka.
  • Cobalah untuk tidak menegur anak remaja Anda di depan umum – Jika Anda perlu menghukum mereka, lakukanlah secara pribadi dan berhati-hatilah agar tidak melukai perasaan dan harga diri mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here