Apa itu Diet Seimbang?

DANG MERDU – Ketika kita mendengar kata “makan sehat”, pikiran pertama kita mungkin adalah kita sedang makan wortel dengan lahap atau biasa disebut “makanan kelinci”. Jangan khawatir! Diet yang sehat dan seimbang seharusnya tidak (dan tidak akan) membuat kita lapar dan kekurangan. Sebaliknya, kita ingin membidik keseimbangan, moderasi, dan variasi. Mari kita cari tahu apa yang membuat diet itu sehat, apakah kita mencoba mengubah kebiasaan makan kita untuk mengurangi risiko diabetes, atau hanya ingin makan lebih baik.

Lalu, apa itu diet seimbang? Ini memastikan bahwa kita makan makanan yang seimbang dari kelompok makanan penting: karbohidrat, daging dan protein lain, serta buah dan sayuran.

Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi utama kita, yang menggerakkan aktivitas mulai dari bernapas, berpikir, hingga berlari mengejar bus. Ada banyak jenis karbohidrat. Beberapa meningkatkan glukosa darah Anda dengan cepat sementara yang lain melakukannya dengan lambat. Jika Anda menderita diabetes, makan terlalu banyak karbohidrat yang meningkatkan glukosa darah Anda dengan cepat dapat mempersulit Anda untuk mengontrol kondisi Anda. Ini juga meningkatkan risiko masalah serius.

Ingin karbohidrat yang lebih bergizi? Pilih biji-bijian daripada biji-bijian olahan: nasi merah dari pada nasi putih, roti gandum dari pada roti putih. Makan lebih banyak biji-bijian telah terbukti menurunkan risiko mengembangkan penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker tertentu. Manfaat kesehatan dari biji-bijian tidak hanya disumbangkan oleh serat atau nutrisi tunggal. Sebaliknya, semua komponen yang berbeda bekerja sama untuk melindungi kesehatan Anda.

Protein

Protein, bahan pembangun tubuh kita, adalah komponen berikutnya. Itu berasal dari makanan seperti ayam, bebek, babi, sapi, ikan, produk kacang-kacangan (seperti tahu dan  tempe), dan produk susu. Hindari mengonsumsi makanan olahan yang mengandung kadar garam, gula, dan lemak yang tinggi.

Sementara sebagian besar daging mengandung protein, mereka tidak diciptakan sama. Daging tanpa lemak seperti ayam dan ikan memberikan lebih banyak protein per kalori daripada daging berlemak seperti beef brisket dan T-bone steak. Selalu pilih daging tanpa lemak sehingga Anda mendapatkan protein tanpa menyumbat arteri Anda.

Baca Juga: Bantu Anak Anda Mengatasi Pubertas dan Harga Diri

Setidaknya dua kali seminggu, pilih ikan sebagai protein Anda. Tuna, mackerel, sarden, salmon, tenggiri batang dan ikan tenggiri papan adalah ikan berminyak (jenis minyak yang baik) karena mengandung asam lemak omega-3, “lemak baik” yang mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. Asam lemak omega-3 telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan termasuk melawan depresi dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Buah dan Sayur-Sayuran

Terakhir, jangan lupakan buah dan sayuran, yang rendah kalori dan dikemas dengan vitamin dan mineral penting, serat, nutrisi, dan antioksidan. Sayuran berdaun hijau gelap mengandung banyak nutrisi dan Anda harus menargetkan setidaknya dua porsi sayuran dan dua porsi buah setiap hari.

Buah-buahan dan sayuran juga bagus sebagai camilan. Hindari mengemil junk food yang tinggi gula atau sodium, dan pilihlah buah-buahan. Sementara buah dan sayuran segar pasti memiliki keunggulan nutrisi, pilihan lain seperti buah sayur beku, kering atau kalengan dapat menambah variasi pada makanan Anda.

Buah dan sayuran beku sama bergizinya dengan produk segar. Jadi, simpan beberapa di rumah. Anda dapat menggunakan beberapa saat persediaan segar Anda habis di tengah minggu. Untuk mengawetkan nutrisi, keluarkan langsung dari freezer dan tambahkan ke piring Anda. Jangan dicairkan atau direndam sebelum digunakan.

Saat memilih buah kering, pilihlah yang mengandung lebih sedikit gula. Jika Anda ingin membeli buah kalengan, pilih produk kalengan dalam bentuk jus daripada yang kalengan dalam sirup kental. Jika Anda membeli buah kalengan dalam sirup kental, tiriskan cairan pengalengannya. Periksa label sayuran kaleng dan pilih yang kalengan dalam air. Jika sayuran dikalengkan dalam air garam, pastikan cairan pengalengan dikeringkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here