Fakta Buah-Buahan untuk Kesehatan

DANG MERDU – Buah-buahan dikemas dengan manfaat kesehatan karena secara alami rendah lemak, kalori, dan natrium. Ini juga camilan sehat ketika Anda ingin mengunyah sesuatu. Orang Indonesia memiliki hubungan cinta dan benci dengan makanan. Di satu sisi, kita selalu mencari kuliner baru dan menarik.

Di sisi lain, kita menjadi lebih sadar akan kesehatan dan secara aktif merencanakan nutrisi optimal dalam makanan kita. Membaca artikel makanan atau menonton acara memasak di TV bisa jadi “menyakitkan”, karena mengetahui bahwa apa yang ditampilkan mungkin bukan yang terbaik untuk kita.

Buah Sehat untuk Camilan

Ada sebuah pepatah yang sering dikutip “sebuah apel sehari menjauhkan diri dari dokter” mungkin agak menyederhanakannya, buah-buahan jelas merupakan camilan sehat yang dikemas dengan manfaat kesehatan karena secara alami rendah lemak, kalori, dan natrium. Selain itu, banyak buah-buahan kaya serat, membuat kita merasa kenyang lebih lama dan dengan demikian mencegah kita makan berlebihan.

Buah juga menyediakan  sumber nutrisi yang kaya dan dapat dilihat dari warnanya yang cerah. Warna, bau dan rasa buah berasal dari fitokimia tanaman. Bahan kimia tumbuhan ini diyakini menawarkan berbagai manfaat kesehatan, termasuk yang memiliki sifat antioksidan, karotenoid dari buah berwarna oranye, dan antosianin dari buah dan sayuran berwarna merah, biru dan ungu. Jika Anda ingin menjauhkan diri dari dokter, yang paling tepat adalah dua porsi buah per hari.

Manfaat Buah Bagi Kesehatan

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang buah yang dapat Anda gunakan untuk menarik perhatian teman dan keluarga Anda pada percakapan makan malam Anda berikutnya.

Buah Sehat untuk Dimakan

Apel

Selain menjadi sumber fitonutrien dan antioksidan yang terkenal, apel juga berfungsi sebagai penyegar mulut alami, membersihkan gigi dengan setiap gigitan, sambil meninggalkan aroma yang menyenangkan di mulut Anda. Perhatikan bahwa rasa dan aroma apel berasal dari sel-sel pewangi yang ditemukan di kulitnya. Jadi untuk rasa maksimal dan serat tambahan, biarkan kulit itu tetap ada.

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental Anak Anda

Pisang

Pisang mengandung salah satu jumlah potasium tertinggi yang ditemukan di antara buah-buahan. Pisang berukuran sedang mengandung sekitar 422mg potasium (sekitar 10%) dari kebutuhan rata-rata orang dewasa. Kalium adalah nutrisi penting untuk fungsi otot. Untuk mempercepat proses pematangan pisang, masukkan ke dalam kantong kertas. Alasan mengapa ini berhasil adalah karena pisang dan buah-buahan lain seperti apel menghasilkan gas etilen yang membantu memicu pematangan.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, menempatkan pisang di lemari es tidak menyebabkan pisang menjadi lebih cepat busuk. Sementara kulit luarnya memang berubah menjadi hitam dan tidak merata, buah di dalamnya relatif tidak terpengaruh dan dapat bertahan sekitar satu minggu lagi, dibandingkan dengan membiarkannya di luar lemari es.

Buah Berry

Di antara semua buah-buahan, berry mengandung jumlah antioksidan tertinggi. Sifat antioksidan dari buah ini membantu melawan penyakit dan berpotensi mencegah kerusakan sel. Peringkat dalam urutan kandungan antioksidan adalah blueberry, cranberry, blackberry, raspberry dan stroberi.

Durian

Pecinta durian akan senang mengetahui bahwa ada banyak manfaat kesehatan dari mengonsumsi buah yang suka atau tidak suka ini. Buah ini kaya akan vitamin dan mineral, termasuk vitamin B-1 (thiamin) dan B-6 (pyridoxine), masing-masing menyumbang 31% dan 24% kebutuhan vitamin untuk orang dewasa. Ini juga merupakan sumber serat makanan yang baik karena lima biji menyediakan 16% dari kebutuhan serat makanan kita.

Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa durian sebenarnya mengandung nol kolesterol, karena kolesterol hanya ditemukan dalam produk hewani. Namun demikian, karena kandungan gulanya yang tinggi, mereka relatif kaya kalori, (250 kkal selama lima biji), jadi konsumsilah secukupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here