Kiat Mengubah Tantangan menjadi Peluang Bagi Anak

DANG MERDU – Para peneliti telah menemukan bahwa bahkan orang dengan ketahanan rendah pun dapat mengatur emosi mereka ketika mereka melihat ancaman sebagai “tantangan” atau peluang. Di mana mungkin ada sesuatu untuk diperoleh atau dipelajari. Jadi belajar untuk membingkai ulang situasi tertentu sangat penting untuk mengembangkan ketahanan. Inilah yang dapat Anda lakukan:

1. Dorong Belajar Mandiri

Kita dapat membuat “tantangan” kecil dalam kehidupan anak-anak kita dengan tidak terlalu protektif. Dorong kemandirian dengan membiarkan anak Anda mempelajari hal-hal baru sendiri, seperti berpakaian sendiri atau melakukan olahraga baru. Jangan terlalu cepat lari untuk menyelamatkan anak Anda. Pantau untuk melihat apakah mereka menjadi stres luar biasa karena hal itu mungkin menunjukkan bahwa itu di luar kebutuhan perkembangan mereka pada saat itu.

2. Bantu Mereka Melihat Kegagalan Secara Berbeda

Kedengarannya agak kejam, tetapi membiarkan anak Anda “gagal” atau membuat kesalahan sejak dini dapat membantu mereka menjadi lebih tangguh. Gambaran akan “kegagalan” atau kesalahan sebagai bagian normal dari pembelajaran dalam hidup, bukan sebagai kekalahan besar yang menghancurkan.

3. Menangani Stres

Stres juga dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik, emosional, sosial, dan intelektual anak. Bantu anak Anda menghadapi masalahnya dengan mengajarinya keterampilan yang diperlukan untuk menghadapinya. Ajari anak Anda cara mengatasi stres:

Tidur nyenyak

Pastikan anak Anda cukup tidur setiap malam. Pertahankan waktu tidur dan waktu bangun yang teratur.

Santai

Biarkan anak Anda melakukan hal-hal yang ia sukai, baik itu bermain di luar ruangan bersama teman-temannya atau mendengarkan musik, untuk meningkatkan moodnya dan untuk menenangkan dirinya.

Ajari Dia Cara Menangani Kritik

Baik itu ejekan dari teman atau komentar dari guru dan orang dewasa selain Anda, beri tahu anak Anda bahwa tidak ada orang yang sempurna dan bahwa kita dapat belajar dari setiap peristiwa.

Kembangkan Rutinitas

Anak-anak membutuhkan prediktabilitas dan rutinitas. Biarkan anak Anda tahu apa yang diharapkan. Ini memberinya rasa kontrol sehingga dia tak merasa tidak berdaya dan stres.

Baca Juga: Tips Membangun Ketahanan Pada Anak Anda

Ajarkan Keterampilan Pemecahan Masalah

Duduklah bersama anak Anda dan ajari dia cara mengidentifikasi masalah, menemukan solusi yang memungkinkan, dan bertukar pikiran untuk mendapatkan yang terbaik. Akhirnya, dia akan belajar melakukan ini sendiri.

Bicaralah dengan Orang Dewasa Tepercaya

Dorong anak Anda untuk berbicara dengan orang dewasa tepercaya di berbagai situasi setiap kali dia menghadapi masalah sehingga dia tidak menunda-nunda untuk mengatasinya. Bantu dia mengidentifikasi orang-orang yang dapat dia ajak bicara (seperti guru atau konselor sekolahnya) dan praktikkan cara meminta bantuan.

Dengan cara ini, anak Anda dapat mengatur stres dan emosinya dengan lebih baik, mengenali bagaimana mereka dapat belajar dari berbagai situasi untuk mengembangkan ketahanan.

4. Mengelola Amarah

Kemarahan adalah emosi yang normal, dan bahkan beberapa orang dewasa memiliki masalah dalam mengelolanya. Anak-anak cepat marah, tetapi sebagian besar mengatasi panasnya hati mereka saat itu dengan cepat. Beberapa, bagaimanapun, mungkin tidak dapat mengendalikan perasaan mereka sebaik orang lain. Ajari anak Anda cara mengelola amarah:

Identifikasi Pemicu

Tanyakan kepada anak Anda apa atau siapa yang membuatnya marah dan mengapa mereka marah. Bantu dia mengungkapkan perasaannya. Ini akan memungkinkan dia untuk memahami bahwa itu adalah perilaku dan bukan orang yang membuatnya kesal. Diskusikan bagaimana menyelesaikan konflik secara konstruktif.

Afirmasi Positif

Ajari dia untuk berpikir positif. Anak Anda dapat belajar mengatakan pada dirinya sendiri: “Tenang! Saya tidak perlu marah tentang itu”, “Saya tidak akan membiarkan dia mengganggu saya” dan “Saya baik-baik saja”.

Relaksasi akan Membantu

Ajari anak Anda teknik pernapasan untuk menenangkan dirinya. Terlibat dalam aktivitas fisik, seperti jogging, untuk melepaskan ketegangan. Jika anak Anda lebih suka, ia dapat menggambar atau menulis untuk mengungkapkan perasaannya.

Berbicara dengan Seseorang

Dorong anak Anda untuk berbicara dengan seseorang jika dia tidak dapat menyelesaikan konflik dan terus marah. Katakan padanya bahwa berbicara dengan seseorang membantunya merasa lebih baik dan memungkinkan dia menemukan lebih banyak cara untuk memecahkan masalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here