Apa Kelemahan Pada Penggerak RWD Seperti Yang Dimilik Toyota Avanza
Apa Kelemahan Pada Penggerak RWD Seperti Yang Dimilik Toyota Avanza

Seperti pada Toyota Avanza generasi tekini misalnya, terdapat kelemahan penggerak roda belakang yang meliputi beberapa hal. Seperti penyaluran tenaga yang dirasa kurang efisien dan juga ruang kabin jadi terpangkas.

Dirasa wajar kalau muncul rumor baru penggunaan penggerak roda dapan pada Avanza generasi berikutnya degan perubahan menyeluruh. Beberapa rumor pun mengatakan kalau mobil tersebut menggunakan sistem penggerak roda depan.

Bukan terdengar sebagai sesuatu yang baru, karena competitor lainnya sudah banyak yang terlebih dahulu menerapkannya.

Apa yang salah dengan sistem penggerak tersebut, mungkin banyak yang belum mengerti betul apa yang dimaksud dengan sistem penggerak mobil tersebut.

Apa Itu Sistem Penggerak Roda Mobil

Setiap mobil tentunnya dilengkapi dengan sumber tenaga baik berupa motor listrik atau pun mesin pembakaran seperti yang telah berkembang kini. Tenaga tersebut pastinya harus disalurkan ke roda untuk bergerak.

Sehingga produsen memiliki beberapa pilihan, antara Front Wheel Drive/ FWD (roda depan), Rear Wheel Drive/RWD (roda belakang) atau All Wheel Drive/AWD (semua roda)

Masing-masing diciptakan dengan karakter yang berbeda hingga bukan hal mudah untuk memilih diantaranya sebagai penggerak roda terbaik, hingga faktor tertentu menjadi alasan sebagai pertimbangan untuk pilihan.

Jika pabik ingin menciptakan mobil dengan dimensi yang kompak dan irit BBM, sistem penggerak FWD menjadi pilihan yang masuk akal.

Lain halnya dengan AWD yang memiliki kekurangan, diantaranya kaki-kaki roda depan terasa tidak awet sebab bekerja lebih ekstra. Yakni tak hanya menggerakkan mobil tapi juga menarik mobil.

Baca juga : Kekurangan Dan Kelebihan Mesin Turbo Yang Harus Diketahui

Dan jika pabrikan ingin menciptakan mobil dengan performa yang tinggi dengan traksi luar biasa. AWD menjadi sistem yang dapat mengakomodir hal tersebut. Walau harga pun menjadi mahal karena komponen pun menjadi lebih ribet.

Untuk RWD sendiri akan kita bedah secar rinci diantaranya

Apa Saja Kelemahan Penggerak Roda Belakang

Mayoritas mobil memakai sistem penggerak roda belakang (RWD) sebelum era 1960an hingga akhirnya Austin Mini pun ikut meramaikan pasar otomotif.

Lewat mobil-mobil berdimensi mungil Produsen asal Inggri tersebut mempopulerkan sistem penggerak roda depan, dengan kabin yang memadai. Hal tersebut tak akan terealisasi jike menggunakan sistem perangkat roda belakang.

Dalam hal itu sistem penggerak roda belakang tak lantas ditinggalkan, karena mobil RWD masih terus diproduksi hingga kini. Sistem penggerak RWD tak sedikit ditemui pada mobil-mobil SUV dan komersial yang handal untuk tugas yang berat. Sistem tersebut pun banyak ditemui pada mobil lain diantaranya MPV (Multi Purpose Vehicle) Toyota Kijang.

Konsep yang sama kemudian diterapkan untuk Toyota Avanza. Sistem RWD lantas memiliki kekurangan diantaranya seperti :

1. Ruang Kabin Menjadi Terbatas Sebab ada Terowongan Transmisi

Kelemahan fisik pun langsung terlihat. Dinilai mengurangi luas ruang kabin untuk penggunaan sistem penggerak RWD yang disebabkan oleh adanya terowongan transmisi yang ada pada lantai mobil

Sistem penggerak RD memakai drive shaft atau kopel untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang. Yang berbentuk semacam pipa yang terbuat dari baja yang berada di kolong mobil. Itu yang menyebabkan desain lantai mobil RWD seperti memiliki terowongan.

2. Kurangnya Efisien dalam Proses Penyaluran Tenaga.

Kelemahan lainnya ada pada prose penyaluran tenaga yang ada pada mesin ke roda dirasa kurang efisien. Sebelum sampai ke roda tenaga yang dihasilkan mesin harus melewati drive shaft terlebih dahulu.

Hal tersebut justru banyak membuang tenaga dengan percuma. Berbeda dengan sistem penggerak roda bagian depan, tenaga lebih cepat disalur kan ke roda.

3. Kendaraan Lebih Berat

Penggunaan drive haft beserta komponennya akan membuat bobot kendaraan menjadi lebih berat. Berbeda Mobil Toyota Avanza yang justru memiliki bobot yang lebih ringan dibanding para kompetitornya yang menggunakan sistem penggerak depan.

4. Penggunaan BBM Lebih Boros

Berbeda jauh dengan sistem penggerak FWD mobil-mobil yang menggunakan sistem penggerak RWD dikenal boros dengan penggunaan bahan bakar minyaknya.

5. Bunyi atau Getar yang Ditimbulkan Kopel

Umumnya mobil tua atau yang mengalami tabrakan parah dalam kondisi tertentu dapat mengeluarkan dengung pada kopel mobil RWD.

Ataupun kopel menimbulkan getaran pada kecepatan tertentu yang biasanya disebabkan oleh cross joint yang bermasalah.

Kelebihan Penggerak RWD

1. Tangguh dan Juga Bandel

Mobil RWD dikenal tanggul dan bandel, dimana mobil RWD minim perawatan yang membuatnya lebih banyak dipakai mobil dengan desain pekerja keras.

2. Jago Lewati Tanjakan

Mobil RWD handal untuk melewati medan jalan yang menanjak, dengan mesin yang berada didepan serasa mobil bagai didorong dari belakang. Sehingga mobil menjadi lebih mudah melintaasi tanjakan.

3. Mudah Perawatannya

Beberapa sumber menyatakan jika sistem RWD Jauh lebih mudah dalam perawatanya dikarenakan komponen yang terpisah-pisah sehingga lebih mudah dijangkau.

4. Kaki-Kaki Komponen Lebih Awet

Roda depan dan roda belakang pada mobil RWD menjalankan tugasnya maasaing-masing menjadikannya lebih seimbang yang menjadian komponen tersebut menjadi lebih awet.

Seperti itu lah beberapa kelemahan pada penggerak roda belakang seperti pada roda belakan Toyota Avanza dan kelebihannya. Pada semua sistem penggerak memiliki berbagai karakternya masing-masing yang sengaja diciptakan sesuai untuk berbagai kebutuhan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here