Dang Merdu – Tripod merupakan salah satu alat atau aksesori tambahan untuk fotografer, yang berguna untuk menopang kamera agar tetap diam tanpa harus kita pegangi. Idelanya kita harus menggunakan tripod pada saat memotret dalam kondisi cahaya yang sangat rendah seperti pada malam hari atau di dalam ruangan yang agak sedikit gelap. Hampir semua dari kalangan fotografer tidak mungkin menghindari penggunaan tripod ini. Sedikit goncangan dan goyangan saja akan dapat membuat foto kita akan menjadi kabur atau tidak fokus. Dalam dunia fotografi ini tentunya ketajamanan foto merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Namun sangatlah tidak praktis jika kita harus membawa-bawa tripod karena ukurannya yang cukup besar, terutama pada saat sedang melakukan travelling. Selain itu sekarang ini, semakin banyak tempat-tempat yang melarang penggunaan tripod di dalam gedung atau tempat ibadah seperti museum dan gereja.

Jika kita berada pada situasi di mana menggunakan tripod tidak memungkinkan atau memang kita tidak membawanya, maka ada baiknya mengetahui apa saja yang dapat dilakukan supaya tidak kehilangan momen dan kesempatan yang berharga untuk mendapatkan foto yang bagus.

Berikut ini 5 Tips Memotret Tanpa harus Menggunakan Tripod diantara nya:
1. Menggunakan remote control dan mengaktifkan timer
Sebisa mungkin kita harus dapat menghindari semua hal yang dapat menyebabkan goncangan pada saat pemotretan, termasuk dengan menekan tombol shutter kamera. Sebagai alternatifnya kita dapat menggunakan remote control atau mengatur kamera dengan menggunakan modus timer. Kita dapat memilih waktu tunda selama 2 atau 10 detik pada modus timer.

2. Mengaktifkan Image Stabilization pada lensa
Apabila lensa kita sudah mempunyai dan mendukung fitur Image Stablilization, jangan lupa untuk mengaktifkannya. Teknologi ini mempunyai kemampuan untuk dapat menstabilkan dan menetralisir goncangan pada saat pemotretan.

Baca Juga : Saat Memotret Posisi Memegang Kamera

3. Menggunakan benda di sekitar lokasi pemotretan
Kita dapat meletakkan kamera di atas benda di sekitar lokasi dengan permukaan yang datar dan cukup kokoh serta stabil seperti bangku, teras, pagar beton, tas kamera, buku atau batu sekalipun. Kita harus dapat memilih benda yang cukup kokoh untuk memastikan kamera cukup aman dan tidak jatuh terbentur yang dapat menyebabkan kerusakan fatal.

4. Bersandar pada dinding pada saat pemotretan
Untuk bisa mendapatkan genggaman dan pegangan yang lebih stabil, cobalah bersandar pada sesuatu seperti dinding atau mobil pada saat melakukan pemotretan. Kita juga dapat mencoba posisi yang lain misalnya dengan tengkurap seperti para tentara yang sedang latihan militer untuk dapat menyeberangi kawat berduri. Apabila tubuh kita stabil biasanya genggaman kamera juga akan lebih kokoh. Usahakan juga tangan sebelah kiri yang menopang kamera membentuk siku yang ditarik menempel pada dada. Cobalah untuk dapat menahan napas pada saat menekan tombol shutter untuk dapat mengurangi goncangan.

5. Menggunakan modus high speed continuous shooting
Pada beberapa dari kamera fitur modus high speed continuous shooting sudah tersedia. Kamera ini dapat menghasilkan beberapa foto sekaligus dengan menekan satu kali tombol shutter. Dari beberapa foto tersebut kemungkinan akan mendapatkan foto yang tajam dan bagus tentu saja akan lebih besar.

Tripod memang sangat penting. Oleh karena itu, banyak fotografer yang rela membawanya. Namun, tanpa tripod tidak berarti pemotretan tidak dapat berjalan. Banyak sekali hal yang dapat dilakukan agar hasil foto tersebut tetap tajam ketika sang kaki tiga ini tidak hadir pada saat memotret.

Selama kita selalu mencoba mengkondisikan diri dan bersikap kreatif untuk menemukan sesuatu yang dapat membuat kamera berada dalam posisi stabil pada saat pemotretan.

 

Jangan Lupa Baca Berita Seputar Photography lainnya di Dangmerdu.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here