Dang Merdu – Apakah anda pernah mengalami hasil foto yang tidak tajam, atau kurang tajam?
Kemudian berpikiran bahwa setting lensa yang digunakan tidak akan fokus, dan lain sebagainya..
Tunggu dulu, mungkin saja itu berasal dari bagaimana teknik anda dalam memotret.

Berikut ada 7 tips dalam menghasilkan foto yang tajam untuk semua kamera. Mungkin anda dapat praktekkan saat ini.

1. Set kamera ke 1 focus poin saja
Mungkin di kamera anda ini terdapat puluhan atau ratusan titik fokus. Tetapi untuk mendapatkan hasil foto yang benar-benar tajam di satu titik, anda harus dapat menyetel nya dengan 1 titik fokus saja.

2. Gunakan tripod
Bagi beberapa orang, membawa tripod merupakan suatu hal yang sangat merepotkan. Apakah kamu juga demikian? Kita hanya ingin yang fleksibel dalam memotret.
Tetapi, dengan menggunakan tripod foto kita akan dapat menjadi lebih tajam lagi.
Mengapa?

Karena kita dapat meredam getaran pada saat menekan shutter, atau pada saat maju atau mundur mendekati subjek.

Menggunakan tripod ini bukan hanya bagi anda yang suka memotret landscape saja, untuk foto model, produk, dan lain-lain pun juga begitu.

Dengan menggunakan tripod ini maka anda akan mendapatkan hasil foto yang jauh lebih tajam daripada dengan memegang menggunakan tangan saja.

3. Pegang kamera dengan stabil
Apabila anda tidak memiliki tripod, maka anda harus memegang kamera dengan baik.

Posisi memegang kamera jika sedang berdiri
• Berdiri dengan tegak, dapat dengan membuka sedikit kaki lebih lebar
• Pada saat memotret, siku harus menyentuh badan
• Dekatkan kamera dengan wajah

Posisi memegang kamera yang baik bila sedang duduk/jongkok
• Gunakan lutut sebagai tumpuan
• Letakkan siku pada lutut anda

Baca Juga : Agar Hasilnya Tidak Mengecewakan Tips Fotografi Pemula

Semakin rendah, maka kamu akan menjadi lebih stabil dalam menggenggam kamera untuk mendapatkan hasil foto yang lebih tajam.

Dengan memiliki posisi yang seperti itu, maka kamera akan jauh lebih stabil untuk dapat digenggam. Ini akan sangat berpengaruh terlebih lagi bila anda menggunakan shutter speed yang lambat.

4. Gunakan lensa fix
Di dalam lensa fix ini terdapat hanya sedikit elemen lensa yang dapat bergerak untuk mendapatkan fokus. Sedangkan apabila anda menggunakan lensa zoom, seperti 18-55, 18-200, atau 70-200, dan lain sebagainya, elemen di dalam lensa itu lebih banyak. Sehingga kemungkinan akan lebih besar untuk mendapatkan foto tidak tajam lebih tinggi.

Maka dari itu dengan memakai lensa fix ini akan dapat mengurangi efek getar pada lensa.

Selain itu, lensa fix juga dapat digunakan pada 2 stop lebih kecil dari bukaan yang terbesarnya. Misalnya anda menggunakan lensa fix 50mm f/1.4. Maka pada saat menggunakan diafragma tersebut, setel ke f/2.8, atau f/4. Kamu bisa mendapatkan hasil foto yang lebih tajam dari f/1.4, namun dengan ruang ketajaman (dof) yang lebih lebar.
Ini biasa dikenal dengan istilah sweet spot.

5. Kalibrasi lensa
Ada alat yang bernama spider calibrate. Spider calibrate ini adalah sebuah kartu yang berisi garis dan penggaris.

Cara menggunakannya yaitu, dengan meletakkan kartu tersebut di meja. Kemudian letakkan kamera sejajar dengan kartu kemudian foto tepat di tengah. Sehingga akan membentuk satu frame dari kartu tersebut.

Lihat hasilnya di komputer. Kemudian perhatikan apakah fokus kamu tepat di angka 0, bila iya, maka kamera kamu sudah tajam, namun bila tidak, artinya lensa kamu perlu dikalibrasi.

6. Gunakan shutter speed 2 kali daripada focal lenght lensa
Misalnya anda mempunyai lensa 50mm, maka gunakan shutter speed minimal 1/100 atau lebih cepat, atau anda mempunyai lensa tele 135mm, maka gunakan shutter speed minimal 1/250 second atau lebih cepat.

Ini adalah sebuah teori yang lama, tetapi akan selalu berhasil dalam kondisi apapun. Dan apabila kamu tidak mengandalkan image stabilization yang ada di kamera atau lensa, maka cara ini akan lebih ampuh untuk mendapatkan hasil foto yang lebih tajam.

7. Gunakan lensa yang tajam
Pastikan anda membeli lensa yang tajam. Lensa yang terbaik akan memberikan anda hasil foto yang lebih tajam.

Apabila anda hendak memilih lensa, gunakan situs dxomark, bhphoto, lenstip. Di sana anda akan dapat melihat berbagai macam jenis lensa, dan spesifikasinya.

Gunakan chart yang telah dibuat di sana, kemudian pilih lensa yang sesuai dengan kebutuhan anda. Semakin tinggi score lensa tersebut artinya akan lebih baik lensa tersebut secara keseluruhan. Bukan hanya dari ketajamannya saja, tetapi juga bagaimana warna yang akan dihasilkannya.

Demikian 7 tips untuk dapat menghasilkan foto yang tajam. Semoga tips ini bermanfaat bagi anda.

 

Jangan Lupa Baca Berita Seputar Photography lainnya di Dangmerdu.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here