5 Jenis Suspensi Sepeda Motor Yang Perlu Untuk Anda Ketahui
5 Jenis Suspensi Sepeda Motor Yang Perlu Untuk Anda Ketahui

Berita Pekanbaru Terkini – Para pengendara tentunya sudah mengerti dengan medan jalan yang ada di tanah air. Dimana tak semua jalanan yang ada memiliki permukaan yang rata, terlebih lagi pada lingkup perumahan, gang kecil maupun beberapa tempat lainnya yang terdapat polisi tidur dengan tujuan untuk mencegah para pengendara ngebut di jalan tersebut. Untuk memberikan rasa nyaman terhadap pengendaranya, setiap sepeda motor tersebut dilengkapi dengan suspensi yang nyaman dan sesuai berdasarkan dengan tekanan pada setiap kendaraannya masing-masing.

Pada umumnya suspensi diletakkan pada bagian depan dan belakang, agar pada saat melintasi jalanan yang tidak rata akan memberikan kenyamanan dan rasa aman saat mengendarainya. Karena fungsi utama dari suspensi tersebut untuk menyerap getaran dari roda agar tak mencapai ke bagian body sepeda motor secara sepenuhnya.

Akan tetapi, setiap jenis kendaraan itu mempunyai kebutuhan suspensi yang memang berbeda-beda untuk memberikan kenyamanan berkendara yang sesuai. Agar anda tak salah dalam memilih, berikut adalah beberapa jenis suspensi sepeda motor yang harus anda ketahui.

1. Plunger Rear Suspension

Jenis suspensi yang satu ini ternyata telah jarang ditemukan, sebab suspensi yang satu ini lebih banyak digunakan pada sepeda motor model lama, seperti pada zaman perang dunia kedua. Komponen suspensi tersebut sangat mirip dengan Pluger, yang mana pada bagian dalamnya terdapat Spring. Untuk pluger tersebut ada 2 yang terletak pada bagian samping roda belakang. sehingga, pada saat terjadi tekanan, roda belakang sepeda motor akan bergerak secara vertikal.

Baca juga : Simak Daftar Harga Terbaru Mobil LCGC Bulan November 2022 di Pekanbaru

2. Pararel Fork

Suspensi ini banyak digunakan untuk motor jaman dahulu contohnya Vespa Clasic, dimana pada satu sisi suspensi bagian depan terdapat dua buah tanki. Tanki yang ada di bagian belakang mempunyai sifat solid yang berfungsi sebagai penyangga dari seluruh rangkaian roda depan Vespa.

Sementara pada tanki depan terhubung dengan poros roda yang dilengkapi dengan pegas yang mengelilingi tangkai tersebut yang berfungsi sebagai penyerap getaran yang ditimbulkan saat dijalan.

Namun rangkaian tersebut tak lagi digunakan pada sepeda motor terbaru karena, kerumitan yang tinggi untuk  sebuah pararel Fork dan gaya suspensi tersebut tak sejajar dengan tungkai penahan pada roda. Sehingga lebih besar berpotensi terjadinya out of way.

3. Telescopic Fork

Suspensi jenis ini sangat sering ditemui, karena banyak digunakan pada sepeda motor bebek, matic hingga motor sport pada bagian depannya. Ciri utamanya ada pada sistem peredaman yang terjadi pada sebuah tungkai penahan roda, sehingga dalam satu sisi roda hanya ada sebuah tungkai aja dimana terdiri dari dua tabung.

Pada tabung bagian bawah itu berfungsi sebagai tabung suspensi yang dilengkapi denga per dan fluida shock absorber atau juga dikenal dengan shock breaker. Sementara untuk tabung yang ada diatasnya yang memiliki warna yang mengkilap disebut dengan fork tube yang terhubung pada kemudi sepeda motor.

4. Telescopic Up Side Down

Suspensi ini justru kebalikan dari Telescopic Fork, dimana slider yang ada pada bagian bawah berada di atas dan fork tube yang memiliki diameter yang lebih kecil ada pada bagian bawahnya yang tepat ada pada sumbu rodanya. Kelebihan dari suspensi tersebut mempunyai handling yang lebih baik akan tetapi harganya lebih mahal. Contohnya ada pada motor Sort New R15 VVA.

5. Swing Arm Rear Suspension

Suspensi ini terdiri dari beberapa tipe pembagi, seperti:

  • Mono Shock Single Swing Arm: Tipe yang satu ini biasanya ada pada motor matic yang terdiri dari satu buah swing yang letaknya ada pada bagian samping kiri roda belakang serta 1 buah coil spring saja.
  • Mono Shock Dual Swing Arm: Tipe ini juga dikenal dengan suspensi monoshock yang ciri-cirinya hanya terdapat 1 pegas coil, letaknya pun ada pada bagian dalam. Contohnya dapat dilihat pada Honda CBR Series.
  • Dual Shock Dual Swing Arm: Tipe yang terakhir ini paling banyak ditemukan, karena hampir semua sepeda motor bebek menggunakan suspensi tersebut. Terdapat 2 buah lengan yang dilengkapi dengan dua buah pegas yang terletak pada sumbu roda.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar Berita Otomotif Terkini hanya di laman Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here