Serentak Se-Indonesia, POLDA Riau Luncurkan E-TLE, Ini Dia Letak Kameranya

Berita Pekanbaru Terkini – Bersama dengan 11 Polda yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Polda Riau meluncurkan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Untuk Pekanbaru, tersedia kamera ETLE di 4 titik ruas jalan yang sudah terpasang. Ada beberapa spot yang telah dipasang kamera untuk merekam pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh para pengguna Lalulintas. Diantaranya ada di Jl. Imam Munandar (depan Hotel Alpha), Jl. Tuanku Tambusai (depan Mal Living World), dan di Jl. HR Subrantas (Simpang Tabek Gadang).

Peluncuran sistem ETLE ini dilakukan langsung oleh Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy sebagai Kapolda Riau bersama dengan Syamsuar selaku Gubernur Riau. Mereka melakukan launching ini juga bersama dengan jajaran Forkompinda Riau, jajaran Polda Riau di RSDC Ditlantas Polda Riau yang beralamat di Rumbai, Pekanbaru.

Kapolda Riau tersebut menyebutkan penggunaan sistem ETLE ini memiliki tujuan untuk mengurangi terjadinya interaksi secara langsung antara petugas Polantas dengan masyarakat di jalan raya. Sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalanan. Karena kita semua tahu bahwa apabila ada pelanggar lalu lintas diberhentikan di jalan, hal tersebut bisa mengganggu kenyamanan pengendara lalu lintas yang lainnya. Dengan sistem tilang elektronik tersebut, ini bisa diharapkan akan menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Selanjutnya, Kapolda Riau tersebut menambahkan, sistem tilang elektronik ini tidak hanya ada di Pekanbaru saja. Hal ini akan diterapkan di kabupaten dan kota lain yang ada di wilayah Provinsi Riau. Pihaknya juga sudah melakukan inventarisir rencana untuk menambahkan sistem ETLE di wilayah Provinsi Riau.

Sebelumnya, pihak korlantas dari Polri menyampaikan bahwa ada sebanyak 244 kamera untuk tujuan tilang elektronik yang akan tersebar di 12 wilayah Polda di seluruh Indonesia. Diantaranya Polda Metro Jaya, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Riau, Jambi, Lampung, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, dan juga Sulawesi Selatan.

Hadirnya sistem tilang elektronik secara nasional ini memiliki tujuan dalam meningkatkan sikap disiplin berkendara untuk masyarakat kita. Selain itu juga untuk meminimalisir munculnya para oknum yang melakukan pemerasan ketika mereka melakukan penindakan atas pelanggaran lalu lintas. Karena sistem ini yang bermain adalah robot yang tidak melibatkan pertemuan langsung dengan petugas, sehingga menjadikannya lebih transparan, ini adalah berdasarkan yang dikatakan Kombes Abrianto Pardede selaku Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri.

Baca Juga: Gubernur Riau Minta Sekolah di Riau Terapkan E-Money, Saat Luncurkan E-Money di SMA 2 Dayun

Dengan diterapkannya sistem tilang elektronik secara nasional di wilayah 12 Polda di seluruh Indonesia, akan membuat penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan dapat menjangkau banyak kendaraan bermotor dengan plat Nopol (nomor polisi) yang berbeda dengan wilayah sistem ETLE tersebut. Kombes Abrianto mencontohkan, Yogyakarta bisa menindak kendaraan dengan plat H. Adanya sistem tersebut menjadikan semua Polda manapun bisa menindak nopol semua kendaraan, artinya ini tidak hanya khusus untuk 1 Polda setempat saja. Jadi semua kendaraan yang berasal dari mana pun bisa ditindak dengan sistem ETLE tersebut.

Saat ini terdapat sekitar 10 jenis pelanggaran terkait lalu lintas yang dapat ditindak melalui tilang elektronik secara nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Berikut adalah jenis pelanggaran lengkapnya:

Melanggar rambu-rambu lalu lintas serta marka jalan, tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengemudi dan sambil mengoperasikan smartphone, melanggar limit atau batas kecepatan, menggunakan plat nomor polisi yang palsu, berkendara melawan arus lalu lintas, dan menerobos lampu merah. Kemudian, juga tidak menggunakan helm, berboncengan hingga lebih dari 3 orang dalam 1 kendaraan bermotor roda 2, serta tidak menyalakan lampu ketika berkendara di siang hari untuk sepeda motor.

Dengan demikian, bagi Anda yang berkunjung ke kota lain, Anda harus selalu menerapkan kedisiplinan dalam berlalu lintas, serta mematuhi aturan dan rambu lalu lintas yang berlaku. Semua berita yang informatif semacam ini akan terus bisa Anda dapatkan, dengan mengikuti platform DANG MERDU ini. Platform berita daerah terlengkap yang tentunya selalu diperbarui setiap hari dan pastinya ANTI HOAX!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here