Gubernur Riau Minta Sekolah di Riau Terapkan E-Money, Saat Luncurkan E-Money di SMA 2 Dayun

Berita Pekanbaru Terupdate – Syamsuar selaku Gubernur Riau menyampaikan bahwa peluncuran program uang digital atau e-money bagi pelajar di Siak sangat bagus. Ini karena dunia pendidikan di Riau khususnya dan di Indonesia pada umumnya akan menuju ke arah digitalisasi di masa depan. Hal ini beliau sampaikan saat acara peluncuruan e-money di SMA 2 Dayun Kabupaten Siak pada hari Kamis kemarin tanggal 17 Nopember 2022.

Orang nomor 1 di wilayah Riau ini berharap supaya sekolah-sekolah yang ada di wilayahnya bisa menerapkan e-money yang menjadi program kerja samanya bersama BRI (Bank Rakyat Indonesia). Menurut Syamsuar pendidikan harus menjadi prioritas yang paling diutamakan. Oleh sebab itu, Pemprov (Pemerintah Provinsi) Riau terus mengupayakan untuk memberikan pelayanan terbaiknya, dan salah satunya adalah dengan program pendidikan bebas biaya (gratis) di wilayah provinsi Riau. Jadi seiring dengan program pendidikan ini terus menerus dikembangkan, penguasaan teknologi seperti e-money ini juga harus dikuasai dengan baik.

Syamsuar juga menambahkan, banyak anak-anak yang ada di wilayahnya ini berprestasi di dunia pendidikan. Dan bahkan, prestasi para pelajar yang berasal dari Riau ini tidak hanya ada di dalam negeri, tapi juga di kancah luar negeri. Jadi menurutnya sekolah juga harus mau melakukan inovasi dan mengembangkan kreativitasnya melalui metode pendidikan yang harus dibenahi.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa program Sekolah Merdeka adalah satu dari sekian banyak inovasi untuk metode pendidikan. Dan untuk mendukung program tersebut, sekolah harus memanfaatkan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) serta BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) dengan sebaik mungkin.

Selain bekerja sama melalui program e-money tersebut, BRI juga berinovasi dengan menghasilkan sebuah aplikasi yang dapat memantau kegiatan sekolah. Lebih jauh lagi dengan adanya aplikasi tersebut maka pelajar akan dapat dipantau atau diketahui oleh para orang tua masing-masing. Hal tersebut merupakan sebuah keuntungan tersendiri dari dunia teknologi yang akan membuat semua pihak semakin mudah untuk memberikan dan mendapatkan pelayanan. Dengan harapan tentunya dunia pendidikan di wilayah Riau bisa semakin lebih baik.

Sementara itu, Dewi Rahmayani selaku Kepala Sekolah dari SMAN 2 Dayun menyampaikan, melalui kerja sama dengan BRI pihaknya dapat membuat program e-money tersebut sebagai salah satu alat pembayaran yang sah untuk lingkungan sekolah, yang termasuk saat belanja di kantin sekolah.

Baca Juga: BRI Menyalurkan Pembiayaan Bagi IKM Lokal, Demi Perkuat Supply Chain Industri Otomotif

Pihaknya berharap mereka bisa mengontrol anak didik mereka karena sekolah tersebut tidak memiliki pagar, sehingga anak-anak bebas keluar dan khawatir akan ada anak yang membeli rokok di luar. Harapannya dengan melalui e-money tersebut bisa mengatasi problem yang krusial tersebut bagi siswa karena mereka tidak memiliki uang cash. Tetapi hal ini harus ada kerja sama yang baik antara orang tua siswa dengan pihak sekolah.

Di saat yang sama, M Job Kurniawan selaku Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan) Provinsi Riau berharap, kerja sama dari SMAN 2 Dayun dengan BRI ini menjadi contoh nyata bagi sekolah lain untuk melakukan hal yang sama. Beliau menambahkan, kerja sama ini tidak terbatas dalam hal e-money, tetapi terkait dengan tabungan anak sekolah serta aplikasi untuk memantau kegiatan anak-anak di sekolah.

Menurutnya hal ini sangat luar biasa, apalagi Kepala Sekolah SMAN 2 Dayun ini statusnya masih sebagai PLT (Pelaksana Tugas) tetapi sudah mampu melakukan hal yang luar biasa. Beliau juga berharap hal ini mudah-mudahan bisa definitif.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga ada Arfan Usman selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak. Beliau mengharapkan bahwa kemajuan teknologi semacam ini terus bergerak ke banyak sekolah lain dan bisa dinikmati oleh sekolah-sekolah yang ada di wilayah Siak. Oleh sebab itu, pihak PemKab (Pemerintah Kabupaten) Siak sangat mendukung penuh adanya peluncuran e-money tersebut. Karena ada banyak keuntungan dan keunggulan yang sangat bermanfaat bagi para pelajar.

Di akhir acara launching e-money tersebut, Gubernur Riau Syamsuar yang didampingi oleh Kurniawan, Arfan, serta Dewi mencoba berbelanja di kantin SMAN 2 Dayun dengan menggunakan e-money. Saat itu, struk belanja yang keluar dari mesin EDC (electronic data capture) sebesar Rp 20.000. Setelah mendapatkan barang belanjaan, Syamsuar menyerahkannya barang-barang tersebut kepada pelajar yang kebetulan saat itu berada di kantin.

Sebagai informasi, peluncuran e-money tersebut digelar bersamaan dengan perayaan milad yang ke-15 dari SMAN 2 Dayun, serta peresmian taman literasi sekolah, dan juga rapat koordinasi seluruh kepala sekolah se-Kabupatan Siak bersama dengan Gubernur Riau.

Semua berita yang informatif semacam ini akan terus bisa Anda dapatkan, dengan mengikuti platform DANG MERDU ini. Platform berita bisnis terbaru yang tentunya selalu diperbarui setiap hari dan pastinya ANTI HOAX!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here