BRI Menyalurkan Pembiayaan Bagi IKM Lokal, Demi Perkuat Supply Chain Industri Otomotif

Berita Pekanbaru Terkini – PT BRI (Bank Rakyat Indonesia) Persero Tbk secara konsisten berkomitmen dalam mendukung percepatan pertumbuhan industri otomotif. Hal ini dimaksudkan supaya para pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) dapat terlibat ke dalam rantai pasok komponen otomotif secara global. Situasi ini direalisasikan dengan cara menyalurkan kredit kepada para pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Lebih lanjut lagi dukungan dari BRI untuk IKM tersebut direalisasikan dengan adanya penandatanganan Akad Kredit oleh Direktur Utama BRI, Sunarso. Juga bersama Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian dan M. Arsjad Rasjid selaku Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan juga Pemimpin Cabang BRI Cikampek Saran Nugoro bersama Mad Ali selaku Direktur PT Arkha Industries.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan di sebuah acara Link and Match IKM Komponen Otomotif dengan Supplier APM di Jakarta pada 01/11 lalu. Acara ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Kementerian Perindustrian serta KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia). Event dari Link and Match IKM Komponen Otomotif dengan Supplier APM tersebut juga menjadi momentum Business Matching para pelaku IKM lokal dengan skala industri besar.

Sunarso selaku Direktur Utama BRI menyampaikan dalam sambutannya, Business Matching yang optimal diharapkan bisa menguatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) di dalam produksi konten lokal. Lebih lanjut lagi, sebagai Lembaga keuangan, BRI terus bersama IKM dalam menyediakan support pembiayaan hingga program pemberdayaan holistik dengan tujuan supaya produktivitas daya saing IKM semakin sukses ke depannya.

Baca Juga: 8 Hal Dasar untuk Membangun Bisnis Kecil di Rumah

Dijelaskan juga di dalam acara tersebut, pembiayaan yang disediakan oleh BRI kepada para pelaku IKM ini menerapkan skema supply chain financing. Dengan kata lain jika dijelaskan lebih lanjut, BRI menyediakan pembiayaan dengan dasar tagihan yang terakseptasi. Hal ini dilakukan dengan harapan bahwa cashflow dari nasabah IKM lebih terjaga, selain BRI juga terus mendukung dengan penyediaan modal kerja serta Kredit Investasi yang akan dipastikan sesuai dengan kebutuhan para nasabah.

Direktur Utama BRI tersebut menambahkan bahwa Bank Rakyat Indonesia juga mempunyai beberapa inisiatif untuk mempertemukan para pelaku UMKM di bermacam-macam sektor industri dengan banyak buyer dari negara-negara lain. Dan salah satunya adalah melalui BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Program ini menjadi usaha dan inisiatif juga dari BRI untuk mengantarkan para pelaku UMKM Go Global melalui sebuah expo yang dihadiri oleh para buyer skala internasional.

Pada tahun yang lalu, setidaknya ada 110 buyers yang berasal dari sebagai 31 negara. Diantaranya adalah Amerika Serikat, Uni Eropa, Timur Tengah, Jepang, Australia, yang mereka berhasil menandatangani kesepakatan dalam commitment deal bersama sebanyak 163 UMKM dengan nilai transaksi yang mencapai hingga US$72,13 juta atau setara 1,13 milliar rupiah. Nominal itu telah melampaui target yang telah ditetapkan oleh BRI sebelumnya yaitu sebesar US$65 juta atau setara 1 milliar rupiah. Hasil ini sangat fantastis dan di luar ekspektasi dari BRI saat itu.

Semua berita yang informatif semacam ini akan terus bisa Anda dapatkan, dengan mengikuti platform DANG MERDU ini. Platform berita bisnis terbaru yang tentunya selalu diperbarui setiap hari dan pastinya ANTI HOAX!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here