2 Kakak Beradik di Pekanbaru, Kerap Kali Mengalami Patah Tulang Kaki karena Penyakit Yang Dideritanya
2 Kakak Beradik di Pekanbaru, Kerap Kali Mengalami Patah Tulang Kaki karena Penyakit Yang Dideritanya

Berita Pekanbaru Terkini – Kakak beradik di Pekanbaru, Riau harus menahan sakit karena penyakit yang dideritanya. Rehan yang berumur 11 tahun dan Fajri 7 tahun berulang kali mengalami patah kaki, hal tersebut terjadi karena menderita penyakit kerapuhan tulang kaki yang merupakan genetik sejak lahir.
Keduanya sudah beberapa kali mengalami patah tulang kaki dikarenakan salah bergerak. Seperti Rehan, kakinya yang patah karena berusaha berjalan saat hendak bermain bersama teman-temannya.

Tak hanya sekali ini saja, kerapuhan tulang kakinya tersebut sudah terjadi berulang kali. Reni Angelia ibu dari Rehan dan Fajri yang kerap menggendong Rehan ke dukun patah untuk melakukan pengobatan yang lokasinya dekat dengan rumah tiap kali mengalami patah tulang.

Masalah ekonomi yang membuatnya tak membawa kedua buah hatinya tersebut kedokter, karena khawatir harus mengeluarkan biaya rumah sakit yang cukup mahal. Sementara untuk pergi ke dukun patah dekat rumahnya tak harus mengeluarkan biaya sebab sejak awal saat anaknya mengalami patah tulang tenaga ahli tersebut tak mau diberikan imbalan dan menyuruhnya untuk datang kembali jika mengalami hal yang sama.

Baca juga : Ratusan Guru Honorer Lulus P1 Tahun 2021 Datangi Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Untuk Mempertanyakan Solusi jadi ASN PPPK

Akan tetapi belum juga sembuh kaki yang sebelah kanan justru kaki kiri Rehan mengalami patah tulang. Itulah yang kerap kali terjadi kepada anak keempat Reni saat akan bermain bersama teman-teman disekitar rumahnya.

Reni yang hanya sebagai ibu rumah tangga sementara suaminya Eko yang hanya bekerja serabutan dan tinggal dirumah yang merupakan warisan dari kedua orang tuanya.

2 Kakak Beradik di Pekanbaru, Kerap Kali Mengalami Patah Tulang Kaki karena Penyakit Yang Dideritanya
2 Kakak Beradik di Pekanbaru, Kerap Kali Mengalami Patah Tulang Kaki karena Penyakit Yang Dideritanya

Sebelumnya Rehan dan adiknya hanya bermain dengan gerobak kayu, meski gerobak tersebut tak memiliki rem sehingga terkadang membuat kedua bersaudara itu mengalami celaka.

Kesulitan ekonomi dari keluarga tersebut terdengar hingga ke telinga Kapolda Riau, Irjen Muhammad Iqbal. Bersama dengan Kabid Humas Kombes Sunarto mendatangi rumah Rehan dan Fajri di Padang Bulan Pekanbaru dengan membawakan dua kursi roda bersamaan dengan bantuan lain di kunjungan pertamanya. Tak hanya sampai disitu, Iqbal juga meminta agar kedua kakak beradik itu untuk berada dalam pantauan tim medis dari Biddokes Polda Riau dan RS Bhayangkara.

Saat kunjungan pertama kedua kakak beradik tersebut takut untuk dibawa kedokter, hingga pada akhirnya secara perlahan Rehan dan Fajri mau untuk dirujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru untuk dilakukan penanganan medis. Penganganan tersebut ditangani langsung oleh dokter spesialis tulang yaitu Dokter Jansen.
Secara genetik penyakit yang diderita oleh Rehan dan Fajri adalah tulang kaca, meski terlihat kuat ternyata tulangnya sangat rapuh. Keduanya akan ditangani sampai sembuh, seperti yang disampaikan oleh Iqbal jika tugas polisi tak hanya membantu orang-orang untuk menyeberangi jalan saja, akan tetapi kedua kakak beradik ini juga mempunyai masa depan yang juga harus dibantu.

Iqbal juga mengatakan jika pada saat pertama kali di bawa ke RS keluarga tersebut telah lama menunggak BPJS. Tunggakan tersebut juga sudah terjadi semenjak Fajri lahir sekitar 7 tahun yang lalu.
Akan tetapi seluruh tunggakan tersebut telah ditangani oleh Polda Riau kemudian untu biaya berobat selanjutnya akan ditanggung BPJS dan Polda Riau serta bantuan oleh Pemda setempat.

Penyakit rapuh tulang yang diderita oleh Rehan dan Fajri sudah dialami sejak mereka berdua lahir. Sementara itu, anak pertama Reni dan Eko yaitu Rano Saputra yang kini berusia 23 tahun tersebut juga mengalami hal yang sama hingga dirinya berusia 15 tahun.
Dapatkan informasi seputar Berita Riau Terkini lainnya hanya di laman Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here