2023 UMK Pekanbaru Diperkirakan Naik Sampai 6 Persen
2023 UMK Pekanbaru Diperkirakan Naik Sampai 6 Persen

Dangmerdu – Penetapan Upah Minimum didasarkan pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

 

Apa beda UMK, UMR dan UMP? Umk adalah singkatan dari apa? Lalu arti UMP juga singkatan UMR apa?

 

Kalau membicarakan tentang gaji karyawan ketiga istilah ini selalu disebut-sebut. Bagi calon karyawan, fresh graduate, istilah ini bisa jadi patokan untuk mau mendaftar atau tidak.

 

Kita semua tahu kalau ketiganya adalah standar gaji minimal yang diterima karyawan. Setiap tahun ketiga singkatan ini jadi topik hangat, apalagi di Hari Buruh.

 

Namun bukan itu saja, banyak juga dari karyawan yang masih bingung untuk membedakannya. Padahal mereka tentu perlu tahu untuk memastikan upah yang diterimanya sudah sesuai dengan ketentuan.

 

Untuk memahami arti dan beda UMK, UMR dan UMP tentu tidak bisa dilepaskan dari skema pengupahan di Indonesia.

 

Ada cukup banyak peraturan terkait dengan pengupahan di Indonesia, yang nantinya akan dibahas dalam artikel di bawah ini.

 

Sistem penggajian karyawan swasta menurut Depnaker jadi acuan cara menghitung gaji karyawan yang mesti dicermati oleh pengusaha karena kalau tidak patuh menaatinya bisa menuai sanksi berupa kurungan maupun denda.

 

Hal ini tentu saja tidak diinginkan oleh para pengusaha mengingat akan merugikan perusahaan.

 

UMP ditetapkan dan diumumkan oleh gubernur secara serentak setiap tanggal 1 November. Selain UMP, gubernur dapat menetapkan UMK atas rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi dan rekomendasi bupati/wali kota.

 

UMK ditetapkan dan diumumkan oleh gubernur selambat-lambatnya tanggal 21 November setelah penetapan UMP dengan jumlah yang lebih besar dari UMP.

 

Upah Minimum yang telah ditetapkan, berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari tahun berikutnya dan ditinjau kembali setiap tahun

 

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, telah menerima surat ketetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dari Pemrov Riau. Dalam surat tersebut ditetapkan UMP tahun 2023 sebesar Rp3.105 juta.

 

Baca juga : 17 November 2022 Menurut BMKG, Riau Cerah Berawan Namun Masih Ada Potensi Hujan

 

Kepala Disnaker Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, untuk UMK Pekanbaru tahun 2023 merujuk dari UMP Riau. Pihaknya bakal melakukan rapat dengan dewan pengupahan untuk menentukan UMK Pekanbaru tahun 2023.

 

“Tetap berpedoman pada PP nomor 32 tahun 2021 tentang pengupahan. Kami sidang dulu dengan dewan pengupahan. Ada rumus yang kita gunakan untuk menentukan UMK,” ujar Abdul Jamal.

 

Jamal mengaku, ada kemungkinan UMK di atas UMP Riau yang telah ditetapkan. Ada kenaikan UMK Pekanbaru tahun 2023 sebesar 6-7 persen dibandingkan UMK tahun 2022.

 

Dia menambahkan, setelah melakukan rapat dengan dewan pengupahan untuk menentukan UMK Pekanbaru tahun 2023, hasilnya akan disampaikan ke Pj Walikota Pekanbaru. Sementara untuk UMK Pekanbaru tahun 2022 sebesar Rp3.049 juta.

 

Baca Berita Seputar Pekanbaru di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here