Waspada ! Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu
Waspada ! Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu

Dangmerdu – Untuk itu, mengenal ciri-ciri lowongan kerja palsu sangatlah penting terutama bagi para freshgraduate yang belum pernah sebelumnya memiliki pengalaman mencari lowongan kerja sebelumnya.

 

Jadi buat para freshgraduate agar terhindar penipuan lowongan kerja palsu, sebaiknya pahami ciri-ciri lowongan kerja palsu ini sebelum coba-coba melamar kerja.

 

Persyaratan Menjadi Karyawan Terlalu Mudah dan Umum

 

Sebuah lowongan kerja yang baik atau asli pasti akan lebih detail dalam menuliskan persyaratan calon karyawan yang mereka inginkan untuk bergabung ke perusahaan mereka.

 

Hal ini tentu saja tidak hanya untuk mendapatkan orang yang tepat tapi juga mempermudah pihak rekrutmen untuk memperkecil angka pelamar yang melihat iklan tersebut sehingga akan lebih mudah untuk menyaring setiap CV dan mereferensikan pelamar tersebut ke proses berikutnya.

 

Proses Recruitment Terlalu Cepat

 

Secara umum, proses recruitment membutuhkan waktu setidaknya 1-2 minggu setelah pelamaran diterima. Waktu sesingkat itu pun tidak berarti pelamar langsung diterima kerja di sebuah perusahaan, melainkan dalam 1-2 minggu tersebut, pelamar mendapatkan kesempatan untuk melakuakn interview terlebih dahulu.

 

Langsung Diterima tanpa Ada Proses Interview

 

Tidak ada yang namanya diterima kerja tanpa melalui proses interview terlebih dahulu. Lowongan kerja palsu akan memberikan kesan terburu-buru dan urgent seperti ‘Dibutuhkan segera’ ‘Dibutuhkan cepat’ atau ‘Proses Cepat’ untuk membuat korbannya seakan-akan lowongan ini sangat membutuhkan orang baru.

 

Baca juga : Mencegah Serangan Penyakit Musim Hujan

 

Penawaran Gaji yang Tidak Masuk Akal

 

Sebuah lowongan pekerjaan yang asli pasti akan menaruh angka yang masuk akal sesuai dengan pengalaman bekerja si calon kandidat, kemampuannya dan beban kerjanya. Selain itu, kamu akan mengetahui nominal gaji ketika sudah melewati tahapan interview yang akan diberitahukan HRD melalui offer letter.

 

Perlu diketahui, bahwa gaji merupakan suatu hal yang privat dan hanya diketahui oleh HRD dan penerima pekerjaan. Jika di awal diberikan nominal gaji, itu hanyalah sebagai acuan atau rentang angka saja, bukan angka yang pasti. Meskipun demikian, perlu juga dipastikan nominal gaji tersebut masuk akal dan sesuai dengan posisi yang dilamar.

 

Nama Perusahaan Tidak Jelas

 

Segala informasi terkait perusahaan yang buka lowongan pekerjaan harus jelas dan benar. Jika tidak, kamu harus waspada terkait lowongan pekerjaan palsu.

 

Jika ragu dalam dengan nama perusahaannya, kamu bisa melakukan pencarian di Google. Ketik saja “penipuan + nama perusahaan” di mesin pencarian dan kamu akan mengetahui apakah lamaran tersebut palsu atau tidak melalui review pelamar lainnya.

 

Lokasi Interview Jauh dari Alamat Perusahaan yang Ditulis di Lowongan Kerja

 

Memang ada beberapa perusahaan yang memiliki beberapa cabang sehingga alamat perusahaan bisa terdiri dari 2 – 3 alamat yang berbeda. Tapi dalam sebuah lowongan asli, pihak perusahaan pasti akan langsung menulis sebuah lowongan dimana alamat kantor sesuai dengan alamat interview, karena kebanyakan perusahaan akan menulis lokasi interview di alamat kantor tempat calon kandidat tersebut bekerja jika diterima.

 

Menyebarkan Lowongan Melalui SMS

 

Biasanya, lowongan kerja yang disebarkan melalui SMS akan berisi persyaratan dan juga deskripsi pekerjaan. Tapi, pada lowongan kerja sms, biasanya di akhir pesan kamu akan diminta untuk merespon dengan membalas sms tersebut.

 

Setelah kamu merespon, pelaku biasanya akan langsung menelpon untuk meminta data pribadi atau langsung menyuruh kamu datang langsung ke lokasi tertentu untuk segera masuk ke proses wawancara.

 

Baca Berita Nasional Terbaru lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here