Dang Merdu – Zooming merupakan salah satu teknik dalam fotografi yang akan memberi kesan bergerak pada sebuah objek yang akan difoto. Teknik zooming yang berhubungan dengan shutter speed dengan menggunakan slow speed. Efek dari zooming ini akan sangat berbeda pada saat menggunakan kecepatan yang rendah pada saat membuat sebuah foto panning.

Bila pada panning efek gerakannya akan membentuk garis yang sejajar horisontal atau vertikal yang mengikuti arah gerakan sebuah objek, pada zooming ini efek garis akan membentuk suatu gerakan garis ke arah tengah. Terkesan seperti bergerak mendekati objek foto yang berada di titik tengah dengan kecepatan yang tinggi.

Zooming ini hanya dapat dilakukan dengan menggunakan lensa zoom. Caranya yaitu dengan mengubah panjang fokus lensa. Lensa tersebut digerakkan dari lensa yang panjang ke lensa yang pendek dengan diputar atau ditarik pada waktu yang bersamaan dengan tombol kamera ditekan untuk merekam sebuah gambar. Berikut ini adalah lima tips dalam melakukan zooming.

1. Gunakan ISO rendah.
ISO rendah akan memungkinkan kita memperoleh shutter speed yang rendah untuk mendapatkan efek gerak. Shutter speed yang rendah akan memungkinkan untuk mendapatkan diafragma dengan bukaan kecil yang dapat menambah ketajaman sebuah objek yang akan difoto. ISO rendah juga akan memungkinkan untuk mendapatkan kecepatan di bawah 1/30 pada saat cahaya berlimpah.

Baca Juga : Ide Yang Terbaik Untuk Memotret Hujan

2. Exposure
Dapat menggunakan Manual atau TV atau S untuk dapat memilih kecepatan yang akan dikehendaki. Gunakan kecepatan yang rendah, jangan sampai melebihi 1/30. Cobalah dengan beberapa kecepatan untuk mendapatkan hasil zooming yang sangat tepat.

3. Focus
Menggunakan fokus manual ini akan lebih mudah karena kamera tidak perlu mencari-cari fokus lagi. Untuk latihan awal, letakkan objek foto di tengah agar dapat membentuk garis yang lebih simetris dan mengarah ke objek yang berada di tengah.

4. Zooming
Gunakan lensa terpanjang pada saat membuat fokus, lalu lakukan zoom out dengan mengubah panjang fokus dari lensa yang paling panjang ke lensa yang paling pendek. Gerakan ring lensa dengan gerakan lembut dari lensa yang paling pajang sampai yang lebih pendek pada saat bersamaan tombol ditekan untuk merekam sebuah gambar. Tidak perlu lagi untuk memutar sampai habis. Selanjutnya dapat mencoba dengan gerakan yang lebih cepat dan memutar ring habis sampai dengan lensa yang paling pendek. Cobalah untuk membuat variasi kecepatan memutar ring dengan shutter speed yang berbeda untuk mendapatkan kombinasi yang sangat tepat.

5. Background yang kontras
Latar belakang atau lingkungan yang kontras akan dapat membuat efek gerakannya lebih kaya warna.
Untuk mendapatkan hasil yang bagus, berlatihlah dengan mencoba beberapa kecepatan. apabila sudah mahir, zooming dapat digunakan pada objek yang sedang bergerak.

 

Jangan Lupa Baca Berita Seputar Photography lainnya di Dangmerdu.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here