Pertumbuhan Bisnis Rental Mobil Indonesia & Tips Bagi yang Ingin Memulai

Berita Pekanbaru Terlengkap – Ketika berbicara tentang industri persewaan mobil di Indonesia, penting juga untuk merujuk pada sejarah transportasi itu sendiri. Perkembangan awal pertama kali terjadi di semua negara besar Eropa, dan selama tahun 1912, sebuah perusahaan Jerman mampu menyediakan tiga mobil untuk disewa pada saat mobil dianggap sebagai barang mewah dan tidak dapat dimiliki oleh mayoritas penduduk.

Lantas bagaimana perkembangan industri rental mobil di Indonesia? Memang bisnis rental mobil mengalami pertumbuhan pesat sejak sepuluh tahun terakhir. Dalam ekonomi berbasis digital saat ini, berbagai perusahaan rental mulai menerapkan apa yang disebut strategi “pick up the ball” melalui penggunaan kampanye pemasaran digital. Layanan rental mobil konvensional yang dulunya, kini mulai mengembangkan literasi digital dengan pesat. Dan semakin dilengkapi dengan aset digital seperti website, media sosial dan sistem rental online yang semakin memudahkan pelanggan mereka untuk melakukan bisnis.

Tips Bisnis Rental Mobil

Bisnis rental mobil bisa dibilang industri yang cukup menjanjikan, apalagi jika Anda tinggal di lokasi wisata. Memulai bisnis ini juga tidak mengharuskan pengusaha memiliki banyak mobil. Setelah bisnis berkembang dan permintaan meningkat, selanjutnya Anda dapat menambah unit mobil. Bagaimana seseorang memulai usaha ini?

Rencanakan bisnis Anda terlebih dahulu

Baik bisnis rental mobil maupun bisnis lainnya tentunya membutuhkan perencanaan yang matang. Untuk memulai, ada baiknya mencari jawaban atas pertanyaan berikut:

  1. Siapa target bisnis Anda?
  2. Siapa pesaing Anda dan apa skema bisnis mereka?
  3. Berapa banyak mobil yang akan Anda gunakan untuk memulai bisnis ini?
  4. Dimana lokasi bisnis dan tempat penyimpanan mobil?
  5. Bagaimana proses persetujuan untuk bisnis rental mobil?
  6. Bagaimana Anda akan menemukan penyewa Anda?
  7. Berapa modal yang dibutuhkan oleh bisnis rental mobil Anda?

Pilih lokasi yang strategis

Lokasi yang strategis memudahkan Anda untuk memulai bisnis Anda. Pilih lokasi yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan, di pinggir jalan, dekat perkantoran, dan dalam lokasi yang mudah dijangkau sehingga penyewa tidak kesulitan untuk mengunjungi lokasi rental mobil Anda.

Manfaatkan mobil yang ada

Untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen akan jasa rental mobil, rental mobil harus dapat memberikan banyak pilihan & model mobil. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa memulai dengan modal yang sedikit saja. Jika Anda memiliki mobil bekas, sewakanlah mobil dengan tarif yang bisa disesuaikan berdasarkan jam pemakaian, misalnya Rp 250.000 untuk 6 jam atau Rp 400.000 untuk 12 jam.

Baca Juga: Cara Membersihkan dan Merawat Earbud Nirkabel Anda

Pilih mobil yang banyak diminati

Namun, jika Anda memiliki modal yang cukup besar untuk memulai bisnis rental mobil ini dan berencana untuk membeli yang baru, ada baiknya Anda memilih mobil yang banyak peminatnya. Mobil yang memiliki kapasitas penumpang yang besar, irit bahan bakar, dan mudah perawatannya akan memudahkan bisnis Anda secara keseluruhan. Mobil seperti Avanza dan Xenia termasuk mobil yang paling banyak dicari mengingat kapasitasnya yang mencapai 6-7 kursi, sehingga cocok untuk perjalanan keluarga.

Hindari pembelian untuk mobil bekas meskipun harganya jauh lebih murah dari mobil baru. Tetapi sebuah mobil baru akan mengurangi biaya perawatan. Dengan memilih mobil baru, bisnis Anda akan memiliki nilai lebih bagi pelanggan Anda karena nyaman digunakan.

Tetapkan syarat & ketentuan yang jelas

Poin yang sangat penting dalam memulai bisnis rental mobil adalah mengurus semua izin dan dokumen yang diperlukan. Mengingat jenis usaha ini tergolong beresiko tinggi, seperti kemungkinan mobil Anda diderek, ada baiknya untuk menetapkan peraturan dan syarat & ketentuan yang jelas saat mendirikan usaha Anda, misalnya:

  • Harus menggunakan surat perjanjian secara tertulis yang ditandatangani di atas materai.
  • Melakukan penahanan KTP atau kartu identitas lainnya dari penyewa.
  • Pengisian formulir untuk pelanggan sehingga mereka dapat memasukkan data pribadi apa pun.
  • Memasang alat pelacak berbasis GPS di mobil sewaan Anda.
  • Ambil foto kondisi mobil sebelum disewa.
  • Daftarkan mobil ke perusahaan asuransi.

Resiko lain dari bisnis ini adalah mobil bisa rusak karena kecelakaan, bahkan hilang. Untuk itu, penting untuk mengasuransikan aset kendaraan Anda agar tidak mengganggu kelancaran bisnis Anda. Saat ini banyak perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan badan usaha modal kecil.

Terlibat dalam promosi digital

Melakukan promosi konvensional, seperti dari mulut ke mulut atau selebaran, bukanlah cara yang sangat efektif dalam menjangkau calon pelanggan akhir-akhir ini, apalagi jika bisnis yang dimaksud adalah wisata sewa mobil yang lokasi calon pelanggannya jauh. Strategi pemasaran online akan membantu Anda untuk memperluas visibilitas dan jangkauan bisnis seseorang. Sehingga menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan kredibilitas secara keseluruhan.

Membangun hubungan

Untuk dapat memperoleh kepercayaan dari setiap calon pelanggan bahkan investor sehingga bisnis Anda dapat semakin berkembang, jangan lupa untuk membangun relasi dan jaringan di seluruh industri. Anda dapat bergabung dengan beberapa komunitas dan asosiasi bisnis rental mobil di wilayah Anda dan mengikuti kegiatan yang disediakan oleh mereka. Dengan begitu Anda dan usaha jasa Anda bisa tetap up to date.

Semua berita yang informatif semacam ini akan terus bisa Anda dapatkan, dengan mengikuti platform DANG MERDU ini. Platform berita bisnis terbaru yang tentunya selalu diperbarui setiap hari dan pastinya ANTI HOAX!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here