Dang Merdu – Hal yang sangat sederhana terkadang dapat menjadi hal yang paling sulit. Bagi anda yang sudah memiliki kamera DSLR atau kamera saku, masalah menekan tombol shutter terasa begitu sepele. Tetapi hal sepele ini bisa cukup sulit bagi orang yang baru saja mengenal kamera.

Seringkali pada saat saya meminta orang lain, entah itu teman atau orang asing untuk memotret dengan menggunakan kamera DSLR, mereka pasti akan kebingungan saat akan mulai menekan tombol shutter. Jadinya harus ada semacam kursus kilat hanya untuk menerangkan bagaimana cara menekan tombol shutter yang benar.

Bahkan ada beberapa orang yang secara frontal menolak pada saat dimintai tolong untuk memotret, alasannya cukup unik, tidak tahu bagaimana cara memencet kameranya.

Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan, pada saat menekan tombol shutter pada DSLR atau kamera saku. Hal yang sama juga bisa kita jumpai pada saat menekan tombol memotret di smartphone.

1. Langsung menekan tombol shutter kamera sepenuhnya
Hal seperti ini lumrah bagi yang baru pertama kali memegang kamera. Sering juga kita jumpai pada saat meminta tolong pada orang asing untuk memotret. Entah karena gugup atau bagaimana, setelah diterangkan cara bagaimana menekan tombol shutter yang benar, orangnya malah langsung menekan sepenuhnya tombol shutter tersebut.

Menekan tombol shutter yang benar yaitu dengan menekan separuhnya, lalu tahan, dan tunggu sampai kamera mengunci fokus, kemudian setelah fokus terkunci (ditandai dengan bunyi bip atau kotak hijau di layar LCD) lalu tekan sepenuhnya tombol shutter.

Beberapa kendala yang sering dialami dengan cara seperti di atas yaitu pada saat memotret dalam kondisi remang atau kurang cahaya, kamera pasti akan kesulitan mengunci fokus sehingga bunyi bip yang ditunggu tidak muncul-muncul.

Untuk mengatasinya hal tersebut, silakan mencari tempat yang cukup terang sehingga tidak sulit bagi kamera untuk mengunci fokus atau silakan pilih titik fokus pada bagian tengah yang biasanya paling sensitif. Dengan begitu kamera akan mudah untuk mengunci fokus.

2. Kamera digerakkan atau berpindah tempat, setelah shutter ditekan separuh dan fokus terkunci,
Hal ini mungkin bagi yang sudah cukup mengerti pada poin pertama tadi, tetapi pada saat kamera sudah mengunci fokus, orang yang memegang kamera tersebut malah bergeser atau kameranya digerakkan. Entah mungkin karena dirasa miring atau bagaimana.

pun ikut bergeser.
Dampaknya juga sama, foto yang dihasilkan akan blur atau tidak fokus. Ketika kamera sudah mengunci fokus, artinya dari jaraka antara kamera ke objek sudah tepat fokusnya. Namun jika anda bergeser otomatis jarak tadi berubah, maka titik fokusnya pun akan ikut bergeser.

Untuk mengatasi hal tersebut pastikan jangan mengubah posisi kamera anda jika sudah terkunci fokusnya atau jika memang harus bergeser atau berpindah, lakukan urutan poin satu dari awal. Lepaskan shutter, kemudian mulai lagi, dan tekan separuh, lalu tahan sampai fokus terkunci dan tekan shutter kamera sepenuhnya.

Baca Juga : Posisi Memegang Kamera Pada Saat Memotret

3. Setelah fokus terkunci ubah zoom lensa
ada beberapa orang malah memutar barel zoom lensa, Sesaat setelah tombol shutter kamera ditekan separuh dan kamera mengunci focus, mungkin karena dirasa ada orang yang tidak masuk frame atau komposisi yang kurang berkenan.

Apabila anda memutar barel zoom lensa setelah anda mengunci fokus, maka secara otomatis titik fokusnya juga akan berubah. Dalam hal ini berlaku juga seperti di poin nomor dua tadi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pastikan sebelum memencet tombol shutter komposisi yang diinginkan sudah tepat. Gunakanlah live view di LCD kamera untuk mempermudah melihat apakah semua orang sudah masuk frame atau tidak.

kan live view akan sangat mempermudah, terutama apabila anda meminta tolong kepada orang yang belum terbiasa memotret dengan menggunakan kamera apalagi jika melihat melalui viewfinder. Selain itu hasil foto akhirnya juga sudah dengan mudah untuk diprediksi.

4. Masih salah fokus atau blur? Gunakan timer !
Jika seandainya orang yang memotret masih saja salah walaupun sudah diterangkan, maka cara yang terakhir adalah gunakan saja timer pada kamera. Cara ini bagi saya sih agak kurang sopan, karena seolah-olah kita hanya memperlakukan orang yang dimintai tolong laksana tripod saja.

Namanya juga minta tolong. Untuk menggunakan cara ini, lebih baik jika yang dipotret lebih dari satu orang, agar mudah untuk mengunci fokus. Sebelum memotret anda harus memastikan semua pengaturan kamera tepat, baik itu bukaan kamera, shutter speed, lampu flash dan sebagainya.

Setelah semuanya tepat, pilihlah timer pada kamera, atur berapa detik yang anda inginkan. Tekan shutter release separuh, sementara orang yang dimintai tolong sudah dalam posisi memegang kamera. Setelah terkunci fokus, minta yang memegang kamera untuk tidak mengubah posisinya atau menggerakkan kamera.

Silakan anda ambil posisi dalam grup tadi dan jepret… Jadilah foto tanpa blur dengan bantuan orang lain.
Demikian beberapa kesalahan yang sering terjadi pada saat akan menekan tombol shutter kamera DSLR atau kamera saku. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Jangan Lupa Baca Berita Seputar Photography lainnya di Dangmerdu.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here