Dang Merdu – Apakah anda menyukai fotografi? Apalagi teknik Foto pada saat Hujan rintik dan mengabadikannya dengan kamera DLSR atau Prosumer menjadi hobi yang semakin diminati terutama memanfaatkan pada saat musim penghujan. Sebanarnya banyak obyek yang dapat diabadikan pada saat hujan berlangsung, bukan hanya rintik hujan yang menetes di genteng, aliran air yang menetes di dedaunan, atau saat orang-orang pada berlarian di hujan yang rintik dengan teknik foto sederhana kita dapat membuat sebuah hasil jepretan foto yang memiliki nilai seni. Teknik foto pada saat hujan tidak dapat diartikan sebagai teknik fotografi yang asal jepret karena memang untuk membuat sebuah karya seni fotografi tentang hujan itu membutuhkan suatu kepekaan akan sebuah moment saat terjadi hujan. Lantas, bagaimana menjadikan peristiwa hujan sebuah hal yang biasa menjadi suatu moment yang indah untuk dinikmati dalam media foto?. Mari sama-sama kita simak ulasan dalam artikel teknik fotografi berikut ini.

Mengapa foto tentang suatu hujan bisa menjadi indah?

Sering kali tidak Anda sadari, bahwa adegan sebelum hujan, sesaat saat hujan, ketika hujan sedang berlangsung dan ketika hujan telah berhenti, banyak memberikan kesempatan emas untuk menggunakan kreativitas Anda dan menciptakan beberapa foto terbaik Anda. Hal ini bisa saja menjadi rumit, tetapi dengan kesabaran dan pikiran yang kreatif, Anda dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Kenapa fotogafi di pada saat hujan menjadi menarik ?, karena hasil fotografi dari obyek, bentuk, warna dan bayangan disaat hujan akan terlihat berbeda walaupun Anda seorang fotografer yang belum berpengalaman.

Coba anda bayangkan, ketika hujan jatuh ke permukaan tanah, aspal, payung, jendela ; orang yang berlarian pada saat hujan turun ; tetesan pada rumput, daun atau bunga ; warna yang berbeda-beda atau refleksi obyek pada genangan air hujan; pasti mulai liar imajinasi Anda, ada banyakan bayangan-bayangan dalam pikiran Anda untuk membuat sebuah foto yang indah.

Bagi Anda yang baru memulai hobi fotografi, Anda dapat memilih memotret pada saat hujan telah berhenti. Nah, pada saat itu semua adegan tampak terlihat jelas dan bersih, ingatlah semua teknis foto seperti fokus, sudut pengambilan dan mode setting yang ingin Anda gunakan.

Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan sebuah obyek foto yang bagus?

Hal pertama yang dibutuhkan untuk membuat sebuah foto yang bagus tentu peralatan yang bagus dan dalam kondisi prima. Maka dari itu, sebelum anda memotret di musim hujan, namun, terlebih dahulu anda harus menyiapkan tas atau pelindung untuk kamera DSLR. Anda perlu membawa sejumlah aksesoris tambahan seperti kantung anti air untuk melindungi kamera, lensa dan peralatan elektronik lainnya. Ini akan terasa sangat mudah karena saat ini sudah banyak sekali aksesoris dan tas anti air untuk kamera DSLR. Hanya saja yang perlu diperhatikan yaitu jangan sampai peralatan anda lembab. Jadi siapkan selalu lap kering untuk mengelap kamera dan lensa.

Sebagai seorang fotografer anda juga harus melindungi diri anda. Anda dapat menggunakan jas hujan atau jaket anti air. Usahakan jaket dan tas kamera yang anda bawa tidak menghalangi gerakanmu pada saat memotret. Sekali lagi jangan lupa untuk membawa sebuah kantung kering dan lap kering.

Tips motret di saat musim hujan yang cukup penting yaitu kestabilan kamera. Mendung akan membuat pencahayaan menjadi berkurang. Alhasil untuk dapat memotret sebuah objek anda akan menggunakan shutter speed yang lambat agar subjek tertangkap dengan baik. Sebaiknya anda menggunakan mode optical image stabilization ataupun tripod sehingga kamera menjadi lebih stabil dalam memotret subjek dengan shutter yang lambat. Hal ini juga sangat berguna bila anda hendak memotret rintik-rintik hujan. Anda bisa memfreze foto rintik hujan itu.

Jangan lupa untuk selalu mengecek kembali hasil jepretan?

Pada sebuah kamera digital mungkin anda akan sedikit kesulitan dalam membedakan warna saat kondisi cuaca sedang tidak bersahabat. Apalagi saat kondisi hujan yang berkabut, biasanya kamera akan menghasilkan foto yang terlalu gelap atau underexposure. Pada saat hujan petir, terkadang kamera juga menghasilkan foto yang lebih terang. Maka tips motret pada saat musim hujan, sebaiknya anda selalu mengecek kembali hasil foto yang anda ambil. Masalahnya foto yang dihadirkan dalam monitor kamera DSLR terkadang tidak sama dengan kondisi sesungguhnya. Terkadang di monitor terlihat tampak gelap padahal di kondisi yang asli terlihat terang.

Baca Juga : Wajib Banget Tau! 5 Cara Merawat Kamera Digital

Bagaimana teknik foto pada saat hujan agar hasilnya bagus?
Biasanya pada saat hujan turun, foto terlihat cenderung nge-blur, Anda perlu sedikit cara untuk menghasilkan obyek yang fokus, Anda juga perlu dalam mengontrol kecepatan rana (shutter speed) untuk memperkuat hasil foto dan juga mencegah gambar menjadi kabur, karena tetesan air hujan bila terpotret dalam kecepatan yang lambat maka akan membentuk hasil garis – garis kebawah, yang berakibat foto menjadi kabur.

Pertimbangkan juga jika menggunakan mode Aperture Priority agar menghasilkan ruang tajam yang lebih luas. Memotret dengan diafragma yang tinggi sangatlah ideal dalam mengambil sebuah gambar dari tetes air hujan.

Menggunakan mode makro juga merupakan suatu cara yang menarik untuk membuat foto yang indah terutama setelah turun hujan. Misalnya Anda ingin mengambil sebuah foto close-up dari kelopak bunga atau rumput dengan tetesan air kecil di warna yang tajam. Perlu diingat juga, untuk membuat latar belakang jadi kabur sehingga fokus gambar Anda tetap pada subyek Anda.

Memotret refleksi juga merupakan suatu ide yang baik selama cuaca basah. Setelah hujan, Anda juga dapat melihat refleksi dan bayangan di mana – mana, jadi mengapa tidak menggunakan imajinasi Anda dan membuat foto yang unik. Ketika Anda meng-klik shutter, pastikan bahwa refleksi Anda sendiri tidak terlihat. Anda bisa jadi beruntung apabila pelangi muncul dan Anda dapat mengambil foto – foto tersebut termasuk refleksi di permukaan apa pun yang Anda temukan.

Mau foto pada saat hujan tapi takut kameran rusak kemasukan air

Jangan lupa untuk selalu melindungi kamera digital Anda dan aksesorisnya dari air. Beberapa dari tetes akan baik – baik saja jatuh pada perangkat fotografi Anda tapi masih jadi yang terbaik menggunakan sesuatu untuk menutupi kamera. Jika tidak, Anda dapat memotret di bawah payung atau dari dalam kendaraan. Pilihan lainnya yaitu memotret dari jendela rumah Anda.

Memasang lens hood adalah salah satu cara untuk melindungi bagian depan lensa. Secara langsung aksesoris lensa ini dapat melindungi bagian depan lensa dari cipratan air. Selain lens-hood, bisa menggunakan filter untuk melindungi bagian depan lensa sehingga air tidak mengenai bagian optik lensa secara langsung.

Bagaimana cara mengambil foto air di permukaan kaca?

Anda akan melihat sebuah refleksi kecil yang dihasilkan, jika anda memperhatikan secara dekat sebuah tetesan air. Biasanya mereka akan terlihat lebih jelas jika tetesan air tersebut berada pada jendela kaca atau permukaan metal seperti pada mobil.

Untuk menangkap secara detail dari refleksi tersebut, kamera iPhone harus cukup dekat dengan tetesan air tersebut. Apabila anda mempunyai lensa macro, maka gunakan lensa tersebut untuk memotret secara extreme close up dan mengambil detail yang luar biasa dari refleksi pada tetes air tersebut.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, pastikan ada sesuatu yang menarik yang tercerminkan pada tetesan air tersebut, seperti gedung yang iconoc, pohon, mobil, atau orang.

Bagaimana agar hasil foto tidak terlalu gelap pada saat hujan?
Hujan biasanya itu moodnya gelap, abu-abu, jadi sebuah payung warna-warni akan terlihat sangat menonjol di tengah-tengah lingkungan tersebut. Selain itu, payung juga dapat menciptakan sebuah titik fokus yang kuat pada komposisi, dimana hal ini akan sangat berguna pada saat memotret jalanan/scenery yang sibuk.

Tanpa payung, foto akan menjadi sangat “sibuk” dengan warna-warna yang cerah dan shadow batang pohon dan ranting yang saling menumpuk tanpa adanya point of interest. Secara langsung payung menangkap perhatian, mengarahkan pandangan menuju scene dan langsung menuju subjek di dalam foto.

Anda juga dapat memotret payung dari jarak dekat, sehingga dapat mengisi sebagian besar dari frame malah, agar anda dapat merekam bagian detail dari tetesan air pada payung.

Cara lain untuk dapat memotret payung yaitu dengan menggunakan “high perspective”. Naiklah ke tempat tinggi seperti sebuah jembatan, kemudian lihatlah ke bawah dan potret seseorang yang berjalan dengan menggunakan payung.

 

Jangan Lupa Baca Berita Seputar Photography lainnya di Dangmerdu.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here