AC Milan Kembali Kalahkan Inter Milan, Milan Is Red !
AC Milan Kembali Kalahkan Inter Milan, Milan Is Red !

Dang Merdu – Laga bertajuk Derby della Madonnina ini dimainkan pada Sabtu (3/9/2022) malam WIB. Inter Milan unggul lebih dulu lewat gol Marcelo Brozovic yang dicetak pada menit ke-21.

 

Namun, AC Milan mampu membalikkan skor lewat dua gol Rafael Leao dan satu dari Olivier Giroud. Gol yang dicetak Edin Dzeko pada menit ke-64 tidak berarti banyak bagi Inter karena mereka tetap kalah.

 

Milan memenangkan derby pertama pada musim 2022/2023. Inter, mereka sudah dua kali kalah pada lima laga awal musim di Serie A. Nah berikut daftar pemain pemenang dan pecundang yang sudah kami rangkum untuk Anda.

 

Pemenang – Marcelo Brozovic

 

Brozovic bermain bagus walau Inter Milan kalah. Brozovic menjadi pusat permainan Inter. Dia adalah pemain yang paling banyak melepas umpan (55 kali). Akurasi umpan Brozovic mencapai angka 91 persen.

 

Brozovic juga membuat satu umpan kunci. Kontribusi terbaik Brozovic tentu saja ketika mencetak gol yang membawa Inter unggul 1-0. Sebelum mencetak gol, dia membuat pergerakan yang sangat bagus.

 

Pecundang – Junior Messias

 

Sisi kanan lini serang Milan tidak bekerja dengan bagus. Dua dari tiga gol Milan berasal dari sisi kiri. Satu gol lain lahir dari tengah. Kondisi ini tak lepas dari performa Messias yang tidak maksimal.

 

Messias nyaris tidak terlibat dalam momen penting serangan Milan. Messias hanya melepas satu shost dan bisa diblok lawan. Messias juga tidak membuat satupun umpan kunci untuk Milan.

 

Pemenang – Rafael Leao

 

Leao terus menunjukkan performa yang makin matang. Pada laga ini, Leao menjadi pemain yang sangat tenang di depan gawang. Dia juga bermain sangat efektif.

 

Leao mencetak dua gol dari tiga shots on target yang dilepaskan. Leao juga membuat dua umpan kunci. Kolaborasinya dengan Giroud menjadi senjata yang paling mematikan di lini serang Rossoneri.

 

Baca juga : Pemain Biasa yang Mampu Kalahkan Catatan Antony pada Musim Lalu

 

Pecundang – Hakan Calhanoglu

 

Calhanoglu kesulitan mencapai level terbaiknya. Calhanoglu tenggelam di tengah performa apik Bennacer dan Tonali di lini tengah Milan.

 

Calhanoglu membuat ‘assist’ untuk gol pertama Milan. Dia lengah dan bola jatuh ke tangan Tonali. Calhanoglu sempat mengancam gawang Milan pada menit ke-74. Calhanoglu melepas empat shots dan satu tepat sasaran. Hanya saja, itu tidak cukup untuk membayar ‘assist’ yang dibuatnya.

 

Pemenang – Ismael Bennacer

 

Bennacer menjadi ‘unsung hero’ bagi AC Milan. Di tengah performa brilian Leao dan kegemilangan Giroud, ada Bennacer yang memainkan peran sangat penting di lini tengah.

 

Bennacer membuat Calhanoglu mati kutu. Dia mengalirkan bola dan mengendalikan ritme dengan baik. Akurasi umpan Bennacer mencapai 94 persen dan dia menjadi pemain dengan umpan kunci paling banyak (4 kali).

 

Pecundang – Davide Calabria

 

Calabria mungkin tidak berada dalam kondisi yang baik. Berulang kali area yang dijaga Calabria mampu diterobos pemain Inter dan dari situlah mereka membangun serangan.

 

Calabria kesulitan meladeni Darmian dan Correa. Pada proses gol Edin Dzeko, Calabria harusnya bisa melakukan lebih baik. Calabria ditarik keluar pada menit ke-84.

 

Pemenang – Sandro Tonali

 

Setelah menjadi pengganti pada duel lawan Sassuolo, Tonali bermain sejak menit awal. Tonali tampil bagus dan membuat lini tengah Milan bermain sangat agresif.

 

Tonali melakukan pressing dengan luar biasa. Salah satu hasilnya adalah ketika dia merebut bola dan membuat assist untuk gol pertama Leao. Tonali juga membuat tiga umpan kunci.

 

Pecundang – Samir Handanovic

 

Handanovic masih menjadi andalan di bawah mistar, walau Inter sudah punya Onana. Performanya tidak begitu bagus pada laga melawan Milan. Kebobolan tiga gol dan gagal menyelamatkan Inter.

 

Handanovic harusnya bisa melakukan lebih baik pada proses gol kedua Leao. Dia tidak segera keluar dari kotak kecil untuk menutup gerak Leao dan memblok sepakannya.

 

Pemenang – Olivier Giroud

 

Giroud seolah selalu punya energi lebih pada laga derby. Dia menjadi target serangan Milan dan menjalankan tugas dengan baik. Giroud mencetak satu gol dan assist.

 

Gol Giroud membuat Milan unggul 2-1 di awal babak kedua. Sementara, assist Giroud membuat Milan unggul 3-1. Giroud juga membuat dua umpan kunci dan melepas empat shots.

 

Pecundang – Alessandro Bastoni

 

Bastoni menjadi salah satu titik lemah di pertahanan Inter. Performanya jauh di bawah standar terbaik. Pada babak pertama, Bastoni hampir mencetak gol bunuh diri.

 

Pada babak kedua, Bastoni kesulitan dalam menjaga Giroud. Bastoni juga tidak efektif ketika Inter melakukan build-up. Bastoni ditarik keluar pada menit ke-64, digantikan Federico Dimarco.

 

Pemenang – Mike Maignan

 

Kebobolan dua gol tentu bukan catatan yang bagus bagi Maignan. Namun, itu tidak sepenuhnya bisa dijadikan alasan untuk menyebut Maignan tampil buruk pada laga derby.

 

Maignan membuat tiga penyelamatan pada duel lawan Inter. Dia menepis peluang Calhanoglu pada menit ke-76. Sebelum itu, Maignan melepas tandukan jarak dekat Lautaro yang sangat membahayakan.

 

Baca Berita Sepakbola terbaru lainnya di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here