Nobar Film Sayap Sayap Patah, Berikut Pesan Gubernur Riau H. Syamsuar
Nobar Film Sayap Sayap Patah, Berikut Pesan Gubernur Riau H. Syamsuar

Berita Pekanbaru – Film Sayap Sayap Patah karya sutradara Rudi Soedjarwo saat ini sedang mencuri atensi perhatian dari masyarakat di Pekanbaru. Bahkan, film yang saat ini sukses sudah menembus lebih dari 1 juta penonton itu memikat perhatian Bapak Gubernur Riau H. Syamsuar.

Film Sayap Sayap Patah yang sudah ditayangkan di seluruh bioskop Indonesia dimulai sejak 18 Agustus 2022 yang lalu. Telah menjadi perbincangan yang hangat di kalangan publik dan saat ini menjadi trending topik di media sosial Twitter maupun TikTok.

Film tersebut, diangkat juga berdasarkan kisah nyata dari peristiwa berdarah yang sudah terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada 2018 silam.

Gubernur Riau H. Syamsuar bersama dengan Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal beserta Jajaran Forkopimda, Tokoh masyarakat, mahasiswa, dan sejumlah wartawan saat itu menyaksikan film tersebut.

Usai dari menonton film tersebut, Gubri H. Syamsuar mengharapkan agar tidak terjadinya tindakan terorisme yang ada di Provinsi Riau. Menurutnya, Film Sayap Sayap Patah ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi kita masyarakat Provinsi Riau.

Dikatakan lebih lanjut oleh Gubri Syamsuar, jika saat ini ada oknum yang mengajak pada hal-hal yang mustahil dan melenceng dari syariat agam, maka patut kita curigai dan sangat tidak dibenarkan untuk diikuti.

“Tentunya inilah jadi pelajaran kita. Mudah-mudahan kedepannya tidak terjadi di Riau seperti yang sudah kita lihat di film ini,” ujar Syamsuar didampingi langsung oleh Irjen Pol M. Iqbal di XXI Mal SKA, Pekanbaru, pada Jumat sore (2/9/2022).

Syamsuar juga mengungkapkan, melalui Film Sayap Sayap Patah ini kita bisa juga sekaligus untuk dapat mengajarkan kepada masyarakat untuk menjadi orang yang bijaksana.

Baca juga: Ibu Hamil Diminta Rutin Cek Kandungan Agar Tahu Kondisi Bayinya

Tidak hanya itu, Film Sayap Sayap Patah ini juga bisa dilihat sebagaimana pengorbanan beberapa orang polisi yang sudah menjadi korban disebabkan adanya peristiwa yang tidak diharapkan (terorisme).

“Film ini (Sayap Sayap Patah) mengajarkan kita agar menjadi pintar (tidak terpengaruh akan terorisme),” ucapnya.

Di Riau sendiri, kata Syamsuar, sudah pernah terjadi peristiwa tersebut, sampai ada yang meninggal dunia petugas Polisi kita.

“Di Riau juga pernah kejadian serupa/teroris hingga ada Polisi yang baik, rajin mengajar anak-anak mengaji menjadi korbannya dan meninggal dunia,” lanjutnya

Syamsuar juga berharap, bahwa tidak akan terjadi lagi aksi teroris yang seperti dulu.Terkait Harkamtibmas di wilayah Riau, ia juga memberikan apresiasi langsung ke Polda Riau dan jajarannya.

Lebih lanjut lagi, dikatakan oleh Mantan Bupati Siak ini juga mengungkapkan, peran Polda Riau beserta dengan jajarannya saat ini sudah sangat membantu dalam menjaga keamanan masyarakat yang ada di seluruh wilayah Riau.

“Jajaran Polda Riau pada saat ini sudah bekerja keras dalam menjaga suasana yang aman dan damai,” ujar Gubernur H. Syamsuar.

Sebagai informasi Film Sayap Sayap Patah ini mengulas kisah 155 narapidana terorisme yang membobol rutan Mako Brimob. Lima anggota Densus 88 yang saat itu sedang bertugas gugur dalam peristiwa itu.

Rudi Soedjawo kemudian menuangkan kisah tersebut ke dalam Film Sayap Sayap Patah. Yang diceritakan salah seorang perwira bernama Aji (Nicholas Saputra) yang saat itu terperangkap dalam kejadian berdarah tersebut.

Ketika Aji saat itu sedang berjuang antara hidup dan mati, di sebuah rumah sakit bersalin, istrinya Nani (Ariel Tatum) juga tengah berjuang melahirkan anak pertama mereka.

Selain Ariel Tatum dan Nicholas Saputra, film ini juga dibintangi oleh Ariel Tatum, Iwa K, Nugie Nugroho, Ariyo Wahab. Lalu, juga diperankan oleh Poppy Sovia, Edward Akbar, Khiva Iskak, Dewi Irawan, Revaldo, Gibran Martin dan Aden Bajaj.

Simak juga berita lainnya, seputar topik berita riau terbaru di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here