Ibu Hamil Diminta Rutin Cek Kandungan Agar Tahu Kondisi Bayinya
Ibu Hamil Diminta Rutin Cek Kandungan Agar Tahu Kondisi Bayinya

Berita Pekanbaru Terkini – Saat ini adanya peristiwa bayi yang meninggal dunia saat akan dilahirkan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) baru-baru ini, cukup menyita perhatian masyarakat luas. Agar hal semacam ini tidak terulang kembali, ada juga beberapa hal yang sangat perlu diperhatikan oleh masyarakat.

Kepala instalasi neonatus RSUD Arifin Achmad dr. Nazardi Oyong, Sp.A mengatakan, bahwa untuk mengetahui kondisi bayi yang ada di dalam kandungan. Ibu hamil saat ini diminta agar rutin melakukan cek kandungan saat hamil, dimana saat kedepannya minimal ibu hamil dapat melakukan cek kondisi kehamilannya sebanyak tiga kali.

“Sebaiknya ibu hamil itu selalu melakukan cek kandungan minimal tiga kali, yakni pada tri semester pertama, kedua dan ketiga,” katanya.

Bahkan, lebih lanjut disampaikan oleh dr. Oyong, lebih bagus lagi pada tri semester ketiga pemeriksaan agar lebih sering dilakukan. Karena dengan demikian, dokter juga bisa melihat apakah nantinya ada masalah atau tidak pada kandungan tersebut. Seperti adanya posisi bayi tersebut apakah saat itu sudah sesuai umur kandungan atau tidak.

Baca juga: Simak Prakiraan BMKG Terhadap Cuaca di Wilayah Riau

“Jadi posisi bayi itu akan bisa diketahui saat kita melakukan kontrol, kalau posisinya tidak memungkinkan untuk lahiran normal maka selanjutnya bisa dilakukan tindakan operasi. Tapi kalau mendadak-dadak, payah juga kalau mau dilihat, dikarenakan sudah pertaruhan antara hidup dan mati saat akan melahirkan,” ujarnya.

Sebagai upaya untuk menekan angka kematian pada bayi. RSUD Arifin Achmad juga melaksanakan pelatihan dan juga perawatan intermediet pada bayi yang prematur bagi tenaga kesehatan dokter, perawat dan bidan dari rumah sakit jaringan RSUD Arifin Achmad di kabupaten/kota di Riau.

Sasaran dari pelatihan ini adalah para dokter, perawat dan bidan dari rumah sakit yang selama ini sering mengirimkan pasien bayi ke RSUD Arifin Achmad. Karena selama ini RSUD Arifin Achmad sudah menjadi pusat rujukan dari 12 kabupaten/kota, yang termasuk untuk penangangan kepada bayi prematur.

“Kasus yang ada saat ini bermacam-macam yang sudah kami terima, seperti bedah anak, bayi prematur, jantung anak dan juga lainnya,” infonya.

Simak juga berita lainnya, seputar topik berita riau terkini di Dangmerdu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here